• Home
  • News
  • Pemuda Pancasila Turut Suarakan Penuntasan Krisis Listrik di Binjai
KSP Makmur Mandiri
Minggu, 17 Juli 2016 13:29:00

Pemuda Pancasila Turut Suarakan Penuntasan Krisis Listrik di Binjai

BAGIKAN:
Massa Pemuda Pancasila saat melakukan aksi mendorong pemerintah segera tuntaskan krisis listrik di Binjai.
Medan (Pelita Batak) Seperti diketahui Listrik di Sumut dan kota Binjai sering padam karena alasan defisit cadangan energi, tak seimbang energi yang ada dengan energi yang dibutuhkan masyarakatnya. Kelemahan ini sudah diatasi oleh Presiden Jokowi dengan menginstruksikan pembangunan 35.000 MW listrik. Namun listrik yang sudah ada ini tidak bisa sampai dan dinikmati oleh masyarakat Binjai karena kabel penghantar listrik (transmisi) tidak tersambung. Pembangunannya dihalang-halangi oleh segelintir orang.

Demikian disampaikan oleh puluhan massa Pemuda Pancasila (PP), dipimpin oleh Junaidi Sembiring, saat menggelar aksi unjuk rasa damai di jalan AR Hakim Kelurahan Nangka Kecamatan Binjai Utara Kota Binjai, Sabtu siang ini (16/7/2016).

"Kami Pemuda Pancasila Peduli Penuntasan Pembangunan Transmisi Listrik Kota Binjai (PP Peduli Listrik)," terang Junaidi, yang juga adalah Ketua PAC Binjai Timur.

"Siapa pun yang menghalangi terwujudnya 'Binjai Terang' tanpa pemadaman, demi anak cucu adalah musuh kami, dan kami yakin, orang-orang ini tidak hanya jadi musuh kami, namun juga musuh seluruh warga kota Binjai," jelasnya.

Aksi yang berlangsung di perkampungan padat penduduk ini membuat heboh warga, apalagi kehadiran seratusan aparat kepolisian yang berjaga-jaga di sekitar lokasi membuat aura semakin mencekam.

Dalam salah satu isi spanduknya, massa juga meminta Kapolres Binjai mengusut tindakan provokasi yang menghalangi program pemerintah pusat demi kebaikan masyarakat Binjai ini.

"Kami juga meminta Walikota Binjai Idaham dan para pejabat pemerintahan Kota Binjai lebih giat lagi turun ke masyarakat bawah untuk mengedukasi pentingnya pembangunan transmisi dan gardu listrik ini," ungkap Syamsul Bahri selaku Koordinator Aksi.

Sementara itu, salah seorang ibu muda di sekitar lokasi aksi unjuk rasa ini mengungkapkan bahwa rumah yang didemo massa PP itu merupakan kediaman Farid, yang disebut warga pernah bertugas mengabdi pada negara namun warga enggan menyebutkan dimana Farid pernah bertugas. Farid memang selama ini dikenal sebagai tokoh yang mengajak masyarakat untuk menggagalkan pembangunan tower listrik di Binjai Utara.

"Itu rumah pak Farid, di sampingnya rumah Ridwan. Orang itu memang ngajak-ngajak warga untuk demo menolak tower listrik kemarin itu," ujarnya sembari menolak menyebutkan namanya. Ketika ditanyakan tanggapannya atas aksi demo massa PP, ibu muda dengan tahi lalat di samping matanya ini mengatakan bahwa tindakan PP itu sudah tepat. 

"Jangan tahunya berantam aja sama OKP yang lain. Ini lah yang paten, dukung pemerintah bagusin listrik supaya gak mati-mati lagi," pungkasnya.

Pantauan media ini, setelah aksi unjuk rasa massa kemudian bergerak ke kantor Walikota Binjai untuk memasang spanduk aspirasi mereka di sana. (Tap)
  BeritaTerkait
  • Alperklinas: Pembangunan Listrik PLTPB PT SOL di Taput Sarat Pelanggaran

    3 tahun lalu

    Bali (Pelita Batak) : Aliansi Lembaga Perlindungan Konsumen Listrik Nasional (Alperklinas) sangat mendukung program pemerintah dalam pembangunan Listrik Nasional 35.000 Mega Watt, yang telah dica

  • 15 Menit KIDUNG NATAL 2017 di Siborongborong Kembali Digelar, Jalan Ditutup dan Listrik Dipadamkan

    3 tahun lalu

    Siborongborong(Pelita Batak): "Pada saat Natal, Senin 25 Desember 2017 malam, di Siborongborong bakal kembali meriah dan khidmat merayakan Kelahiran Yesus Kristus dengan mengumandangkan 15 Menit Kidun

  • Pengembangan Kepulauan Nias Dan Pembangunan Kawasan Strategis di Indonesia

    2 tahun lalu

    Oleh : Firman Jaya Daeli Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI) merupakan Indonesia Raya dengan ideologi Pancasila, yang dapat diletakkan dan dipetakan dalam beberapa pertimbangan. Indonesia R

  • Jadikan Hari Kemerdekaan Momentum Lakukan Perubahan

    4 tahun lalu

    Wali Kota Medan, Drs H T Dzulmi Eldin S MSi  mengajak seluruh masyarakat Kota Medan agar memaknai Hari Kemerdekaan ini sebagai momentum  untuk bisa mengembangkan diri sekaligus melakukan perubahan menuju ke arah yang lbs baik lagi dalam rangka m

  • Eldin Ingin Jadikan Eks TPA Namo Bintang Jadi Lokasi Agrowisata

    4 tahun lalu

    Wakil Wali Kota Medan, Ir Akhyar Nasution MSi meninjau bekas Tempat Pembuangan Akhir (TPA) sampah Namo Bintang Jalan Jamin Ginting Km 14, Minggu (28/8). Direncanakan, lahan seluas lebih kurang 16 hektar ini akan dijadikan lokasi agrowisata. Selain menamba

  •   komentar Pembaca
    Copyright © 2020 Pelita Batak Online. All Rights Reserved. Design by. heriweb