• Home
  • News
  • Pemuda Masa Kini Dituntut Memiliki Kemampuan Jurnalistik
KSP Makmur Mandiri
Senin, 17 April 2017 22:00:00

Pemuda Masa Kini Dituntut Memiliki Kemampuan Jurnalistik

BAGIKAN:
ist|PelitaBatak
Medan (Pelita Batak) :
Keberadaan pemuda yang sentral saat ini dituntut untuk menjadi agen perubahan dalam merespon perkembangan media dan jurnalistik yang begitu pesat. Untuk itu melalui Pendidikan dan Pelatihan Jurnalistik yang diselenggarakan Pemerintah Kota Medan melalui Dinas Pemuda dan Olahraga Kota Medan, Senin (17/4/2017) sore dapat menjadi media bagi pemuda dan mahasiswa dalam memberikan warna kreatifitas dalam keprofesian jurnalistik nasional saat ini.
 
Hal tersebut ditekankan Walikota Medan Drs. H T Dzulmi Eldin S, M.Si dalam arahannya yang dibacakan oleh Kadis Pemuda dan Olahraga Kota Medan Marah Husin Lubis, SH dan didampingi Kabid Kepemudaan, Suryadi, ketika membuka Diklat Jurnalistik bagi Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah (IMM) Kota Medan Tahun 2017 di Hotel Garuda Citra Medan.
 
“Pemuda bagi saya adalah harta dan kekuatan untuk pembangunan bangsa karena memiliki jiwa muda yang siap menggebrak dengan pemikiran kritis dan tindakan nyata. Untuk itu para pemuda harus aktif dan selalu memberikan sumbangan pemikiran kepada perkembangan Kota Medan ke depannya,” ajak Walikota Medan.
 
Di hadapan Ketua DPD IMM Sumatera Utara, Ketua IMM Kota Medan, Ketua Fokal IMM Kota Medan dan peserta Diklat Jurnalistik Walikota juga menambahkan agar transfer ilmu bidang jurnalistik yang diberikan oleh para narasumber harus dipahami dan dikembangkan untuk menghasilkan generasi muda dengan keterampilan jurnalistik yang kritis, kreatif dan berkarakter.
 
“Kami sangat terbuka akan masukan dari orang-orang kreatif. Berilah kepada kami saran, masukan dan kritik yang membangun dan berdampak luas, sehingga hubungan antara pemerintah daerah dan pemuda terus bersinergi dalam mendukung pembanguna kota dan masyarakatnya,” pesan Walikota.
 
Dan jangan lupa, tambahnya, jurnalis yang baik harus memberikan informasi yang bermanfaat dan dapat diterima maknanya dengan baik oleh masyarakat sebagai pembacanya, jangan sampai justru memberikan berita yang hoax.
 
Sementara itu Ketua IMM Kota Medan Ridho Suwarno, berterima kasih kepada Pemerintah Kota Medan yang memfasilitasi kegiatan pembinaan kepemudaan di Bidang Jurnalistik bagi IMM Kota Medan.
 
“Kami sangat berterima kasih atas dukungan Pemko Medan yang memberikan ruang kepada generasi muda untuk terus mengembangkan dirinya diberbagai bidang dan disiplin ilmu. Tentunya hal ini akan sangat bermanfaat bagi kader-kader IMM Kota Medan,” sebut Ridho.
 
Diklat jurnalistik ini diikuti oleh ratusan kader IMM Kota Medan yang terdiri dari berbagai komisariat IMM di Kota Medan. Selain itu Diklat ini menghadirkan pemateri yang merupakan para akademisi dan praktisi di bidang jurnalistik. (HS|Tap)
  BeritaTerkait
  • Jaringan Jokowi Millenial Sumut Deklarasi Menangkan Capres 01

    tahun lalu

    Medan (Pelita Batak):Seribuan mahasiswa dari berbagai perguruan tinggi negeri dan swasta di Kota Medan menyamakan persepsi untuk mendukung pasangan Calon Presiden dan Calon Wakil Presiden nomor urut 0

  • Pemuda Pancasila di Era Industri 4.0

    8 bulan lalu

    SUMPAH pemuda 91 tahun yang lalu merupakan sebuah peristiwa yang sangat historis dan juga heroik bagi bangsa ini. Melalui sumpah pemuda anak-anak muda kala itu dengans ebuah kebulatan tekad yang satu

  • Pak Wali Minta 'Anak Medan' Jangan Jadi Soft Generation

    4 tahun lalu

    Medan (Pelita Batak) :Peran para generasi muda kian signifikan dalam mempercepat proses pembangunan di segala bidang. Untuk itu para pemuda dituntut tidak hanya mempersiapkan dirinya secara pribadi, tetapi juga mempersiapkan atmosfir lingkungan sosial di

  • Dies Natalis GMKI ke-67 di UKDW, Yogyakarta: Membangun Kembali Kebhinnekaan Indonesia

    3 tahun lalu

    Yogyakarta(Pelita Batak): Indonesia dalam bingkai NKRI merupakan suatu realitas yang final. Pernyataan ini disampaikan Sultan Hamengkubuwono X dalam acara Seminar Nasional dan Perayaan 67 Tahun Ger

  • Dies Natalis Ke-64 GMKI Cabang Medan, Yudi Latif : Saya Heran Kenapa Danau Toba Dibiarkan Begitu Saja

    3 tahun lalu

    Medan (Pelita Batak) : Tahun 2015 BPS melakukan survey nilai kebangsaan tetapi tidak dirilis. Setiap 24 dari 100 penduduk Indonesia tidak lagi hafal Pancasila. 53% penduduk Indonesia tidak bisa l

  •   komentar Pembaca
    Copyright © 2020 Pelita Batak Online. All Rights Reserved. Design by. heriweb