• Home
  • News
  • Peluang Besar Ekonomi Hijau dan Digital bagi Indonesia
KSP Makmur Mandiri
Kamis, 21 Januari 2021 12:45:00

Peluang Besar Ekonomi Hijau dan Digital bagi Indonesia

BAGIKAN:
IST | Pelita Batak
Jakarta (Pelita Batak):
Ekonomi hijau dan ekonomi digital merupakan dua tren ekonomi yang tengah berkembang secara global, utamanya di negara-negara maju. Dua hal ini harus dapat diikuti dalam jangka panjang oleh Indonesia untuk dapat menyelaraskan perekonomiannya dengan perkembangan global.

"Dalam jangka panjang, saya melihat kita memiliki kekuatan di _green product_ dan _green economy_ yang saya kira sekarang ini semua negara kawasan mulai melihat itu," kata Presiden saat menjadi pembicara kunci dalam Kompas100 CEO Forum Tahun 2021 pada Kamis, 21 Januari 2021 di Istana Negara, Jakarta.

Semakin tingginya kesadaran masyarakat akan kelestarian lingkungan hidup menjadikan produk dan ekonomi hijau terus berkembang. Pada tahap selanjutnya, hal tersebut diyakini akan turut memengaruhi ekonomi dan bisnis global, yang tentunya juga akan berdampak pada perekonomian Indonesia.

"Ini yang akan berkembang. Kita memiliki kesempatan yang besar masuk ke produk hijau dan ekonomi hijau ini baik dari sisi produksi, distribusi, dan konsumsi," kata Presiden.

Selain ekonomi hijau, Presiden juga melihat bahwa di masa saat ini, semua sektor mau tidak mau harus masuk kepada tahapan digitalisasi. Di tengah melesatnya perekonomian digital dewasa ini, Kepala Negara menyebut bahwa industri dituntut untuk dapat beradaptasi dengan perkembangan teknologi.

"Pemerintah, pendidikan, hingga sektor kesehatan semuanya harus masuk pada digitalisasi sehingga makin efisien, kompetitif, dan kita bisa bersaing dengan negara-negara lain," ujarnya.

Terkait hal tersebut, Kepala Negara meminta seluruh pihak untuk dapat menjawab tantangan sekaligus peluang yang ada tersebut. Menurutnya, tahun 2021 ini dapat dijadikan momentum bagi semuanya untuk bangkit dan melewati masa krisis hingga menjadikan negara kita sebagai sebuah negara yang semakin tangguh dan maju.

"Tahun 2021 adalah momentum kita untuk bangkit. Jika kita mampu melewati masa krisis ini dengan baik, kita akan lebih siap menjawab tantangan-tantangan ke depan dan bertransformasi karena kita menjadi sebuah kekuatan ekonomi baru, semakin tangguh, dan menjadi negara maju," tuturnya.(Biro Pers, Media, dan Informasi Sekretariat Presiden)
  BeritaTerkait
  • Menelusuri Liku-liku Jalan di Bonapasogit dan Merajut Semangat Leluhur

    4 tahun lalu

    Pulang ke kampung saya, Sigolang di lereng pebukitan Bukit Barisan di deretan Tapanuli Selatan sangat berkesan. Keberangkatan kali ini, diawali dihari Kamis, tanggal 27 April 2017 dengan bangun san

  • Jokowi dan HKBP

    4 tahun lalu

    HARAPAN Jokowi agar HKBP menyuarakan semangat pluralisme di negara ini harus kita respon karena memang sudah menjadi tanggung jawab semua elemen bangsa untuk mendorong kebhinnekaan sebagai anugerah

  • New ICT, New Games: Berkontribusi dalam Pertumbuhan Ekonomi

    5 tahun lalu

    Jakarta (Pelita Batak): Kementerian Pemuda dan Olahraga, Kementerian Komunikasi dan Informatika, Pemerintah DKI Jakarta, Komite Olimpiade Indonesia, dan PT Huawei Tech Investment (Huawei Indonesia)

  • Dukung Transformasi Masyarakat Jadi Techpreneur, IndiHome Gandeng BOSQU Berikan Insight Peluang Usaha di Era Ekonomi Digital

    3 tahun lalu

    Medan(Pelita Batak): Platform layanan yang mempermudah pengguna untuk memulai usaha lewat penjualan voucher digital, BOSQU, hadir di acara Gathering IndiHome Gamer di Medan. Acara yang diselenggarakan

  • Sharp dan LG Akan Relokasikan Pabriknya dari Thailand dan Vietnam ke Indonesia

    2 tahun lalu

    Jakarta (Pelita Batak):Dua perusahaan elektronik asal Jepang dan Korea Selatan, yaitu Sharp dan LG akan merelokasikan sejumlah pabriknya dari negara Thailand dan Vietnam ke Indonesia.Direktur Industri

  •   komentar Pembaca
    Copyright © 2021 Pelita Batak Online. All Rights Reserved. Design by. heriweb