• Home
  • News
  • Pasca Rusuh Antar Desa, Warga Benteng Huraba Ditetapkan Sebagai Tersangka
KSP Makmur Mandiri
Jumat, 29 Mei 2020 06:40:00

Pasca Rusuh Antar Desa, Warga Benteng Huraba Ditetapkan Sebagai Tersangka

BAGIKAN:
Saut Togi Ritonga| Pelita Batak
Tapanuli Selatan (Pelita Batak) :
Pasca bentrok kelompok warga Desa Benteng Huraba dan Kelurahan Pintu Padang Kecamatan Batang Angkola Kabupaten Tapanuli Selatan (Tapsel), polisi sudah mengamankan satu orang warga diduga tersangka, Kamis 28 Mei 2020.

"Satu orang warga yang diduga sebagai pelaku pengroyokan dan pembakaran sudah kita amankan," ujar Kapolres Tapsel AKBP Roman Smaradhana Elhaj seraya mengatakan akibat penangkapan tersebut, warga Desa Benteng Huraba melakukan aksi menutup jalan lintas.

Kapolres mengimbau kepada masyarakat untuk membuka jalan agar arus lalu lintas kembali lancar. Dan sampai saat ini pihaknya dibantu petugas dari Brimob, Kodim, Batalyon dan Pemkab Tapsel masih terus melakukan pengamanan.

Sementara Pantauan wartawan, Pasca bentrok antar kelompok warga Desa Benteng Huraba dan Kelurahan Pintu Padang di Kecamatan Batang Angkola, Tapanuli Selatan (Tapsel) pada Selasa (26/5) malam, hingga kini situasi belum kondusif.

Bahkan, Kamis (28/5) malam dua kelompok warga dari Desa Benteng Huraba dan Kelurahan Pintu Padang kembali berkumpul dan memblokade jalinsum sehingga akses jalan yang menghubungkan antara Kabupaten Tapsel-Mandailing Natal itu kembali tidak dapat dilewati.

Seperti di Pintu Padang, ratusan warga tampak berkumpul dan siaga, mengantisipasi terjadinya aksi penyerangan. Begitu juga di wilayah Desa Benteng Huraba. Antara dua daerah yang bertikai itu dipisahkan Markas Polsek Batang Angkola.

"Kami spontan berkumpul dan siaga untuk berjaga-jaga. Karena kami dapat informasi warga dari Desa Benteng Huraba akan melakukan penyerangan," ujar beberapa warga Pintu Padang.

Informasi yang didapat, kelompok warga Desa Benteng Huraba diduga merasa tidak suka atas adanya satu warga mereka yang ditangkap dan menuntut untuk dibebaskan.

Ratusan personel Polisi, Brimob dan TNI turun ke lokasi dan kembali berusaha menenangkan warga. Pukul 22.15 WIB, kelompok warga dari kedua belah pihak membubarkan diri. Arus lalu lintas kembali dibuka.

Sebelumnya, Bentrok antarwarga Desa Benteng Huraba dan Kelurahan Pintu Padang, di Kecamatan Batang Angkola, Kabupaten Tapanuli Selatan, Sumatera Utara, pecah Selasa (26/5) malam.

Akibat kejadian itu, satu unit rumah dan sepeda motor dibakar warga.

Kejadian yang dipicu akibat tembakan dari senjata mainan itu juga menyebabkan sedikitnya lima orang warga luka-luka dan satu personel polisi terkena lemparan batu. (STR)
  BeritaTerkait
  • Jargon Minoritas-Mayoritas Keagamaan Belum Hilang

    4 tahun lalu

    Jakarta (Pelita Batak) : Ketua Umum Dewan Pimpinan Pusat Persatuan Inteligensia Kristen Indonesia (PIKI) Masa Bakti 2015 – 2020, Baktinendra Prawiro,MSc,MH mengatakan persoalan politik di I

  • Satres Narkoba Polres Labuhanbatu tangkap BD di Ajamu

    5 hari lalu

    Rantauprapat (Pelita Batak):Berdasarkan pengembangan pasca tertangkapnya Rusli als Uli (43)warga Desa Tanjung Sarang Elang Kabupaten Labuhanbatu oleh Polsek Panai Hulu pada 11 Juni yang lalu, akhirnya

  • Dalam Sehari, Dua Bentrok Warga Antar Desa Terjadi di Tapsel, Satu Tewas

    2 bulan lalu

    Padangsidimpuan (Pelita Batak) :Kondusifitas wilayah Kabupaten Tapanuli Selatan tampaknya mulai di guncang bentrokan warga antar desa yang terjadi dalam hari yang sama, Selasa 26 Mei 2020.Bentrok anta

  • Urgensi Partisipasi elemen Organisasi Sosial dan Politik dalam Demokrasi

    2 tahun lalu

    A. PendahuluanManusia hidup dengan membangun peradaban dunia agar ia mampu mempertahankan kehidupannya di muka Bumi ini. Cara mempertahankan manusia tersebut berbeda-beda tergantung tingkat pemahaman

  • Ditetapkan Tersangka, Linda Bantah Jadi Perantara dan Bendahara Redi

    4 tahun lalu

    "Ibu RH dan Ramadhan Pohan memang saling mengenal. Kehadiran Ibu RH di Posko Paslon Redi, karena memandang Ramadhan Pohan sebagai calon Wali Kota Medan. Jadi tidak benar kalau saya disebut yang mengenalkan atau menjadi perantara mereka,"

  •   komentar Pembaca
    Copyright © 2020 Pelita Batak Online. All Rights Reserved. Design by. heriweb