• Home
  • News
  • Pasca Masyarakat Sigapiton Hadang BODT, Bupati Tobasa Bakal Gelar Mediasi Dengan Masyarakat Raja Paropat
KSP Makmur Mandiri
Jumat, 13 September 2019 15:20:00

Pasca Masyarakat Sigapiton Hadang BODT, Bupati Tobasa Bakal Gelar Mediasi Dengan Masyarakat Raja Paropat

BAGIKAN:
Maria|PelitaBatak
Bupati dilokasi sebelum gelar koordinasi dengan SKPD terkait dan institusi pengamanan

Toba Samosir (Pelita Batak):

Bupati Toba Samosir Darwin Siagian kambali meninjau pelaksanaan pelebaran jalan di kawasan BODT akibat bentrok dengan sejumlah warga yang menamakan diri warga Sigapiton.

Melihat situasi terkini di lokasi BODT masih memanas Bupati Toba Samosir akan memanggil para penatua dari Raja Naopat yakni Marga Manurung, Butar butar, Sirait dan Nadapdap guna duduk bersama membahas persoalan yang timbul.

Massa ini berupaya menghentikan jalannya pembukaan jalan di kawasan Kaldera Otorita Danau Toba di Kaldera Sigapiton.

Bupati Toba Samosir Darwin Siagian sebagai Pemerintah Kabupaten Toba Samosir berusaha menjadi mediator untuk masyarakat demi pencapaian BODT yang pro rakyat dan tetap mendukung perpres No 49 tahun 2016.

Dihadapan masyarakat dan beberapa media Bupati Darwin Siagian mengatakan bahwa BODT adalah program pusat yang diatur dalam Peraturan Presiden No 49 Tahun 2014 ,secara struktur pengelolaan panitia BODT sama sekali tidak melibatkan pemerintah daerah dalam hal ini Pemkab Tobasa kecuali sebagai fasilitator.

"Saya sebagai Bupati Tobasa berupaya memediasi masyarakat dengan pihak BODT guna menghindari adanya pertikaian yang semakin memanas dan menghimbau agar massa penghadang pembukaan jalan Dusun Sileang menuju Batu Silali sepanjang 1900 M tetap menjaga stabilitas keamanan dan jangan terprovokasi dari pihak pihak lain yang memperkeruh suasana," katanya.

Dikatakannya pembangunan BODT harus tetap berjalan karena itu sudah diikat oleh peraturan presiden ,kendala dan masalah yang timbul tetap harus diatasi sebaik mungkin,terkait permasalahan di Dusun Sileang jauh sebelum nya pemerintah sudah mensosialisasikan program ini ke masyarakat Sigapiton, bahwa daerah tersebut adalah kawasan Hutan Lindung yang diserahkan oleh masyarakat kepada negara pada tahun 1952 .(Maria)

  BeritaTerkait
  • Bupati Tobasa Bicara Soal Aksi di Sigapiton, Pemerintah Tidak Mau Sengsarakan Rakyatnya

    11 bulan lalu

    Tobasa (Pelita Batak):Pembukaan akses jalan dari Dusun Silean - Batu Silali sebagai sarana penunjang pembangunan Destinasi Parisata Danau Toba yang dilaksanakan oleh Badan Otorita Danau Toba  pan

  • Ratusan Masyarakat Sigapiton Aksi Tuntut Tanah Adat Dibebaskan

    11 bulan lalu

    Balige (Pelita Batak): Ratusan Massa yang menamakan diri keturunan Adat Turunan Bius Raja Naopat gelar aksi demo di Kantor Bupati Toba Samosir, Kamis (26/9).Kehadiran masyarakat Desa Sigapiton di

  • Komisi A DPRD Sumut Gelar RDP Bersama Bupati Tobasa, Direksi BODT, Dishut Provsu Bersama Masyarakat Adat Marga Butarbutar Sigapiton

    2 tahun lalu

    Medan (Pelita Batak):Menindaklanjuti aspirasi masyarakat terkait sengketa lahan seluas 500 hektar antara masyarakat adat Desa Sigapiton, Sibisa dan Motung sekitarnya dengan Badan Pelaksana Otorita Par

  • Mengapa Tragedi Sigapiton ?

    11 bulan lalu

    SETELAH kunjungan Presiden Joko Widodo dan Ibu Negara Iriana ke Kawasan Wisata DanauToba Juli lalu, ada tulisan di kompasiana.com berjudul: "Tragedi Sigapiton" yang disembunyikan dari Jokowi di Danau

  • Doa dan Harapanku: Sang Bupati Darwin Siagian - Wakil Hulman Sitorus Buat Masyarakat Tobasa

    2 tahun lalu

    Oleh: Maria Sirorus Tidak banyak yang ingin saya ceritakan pada para pembaca, ketika saya menulis artikel ini. Tapi ingin kuceritakan  tentang bupati kami Ir Darwin Siagian dan wakilnya Hulman S

  •   komentar Pembaca
    Copyright © 2020 Pelita Batak Online. All Rights Reserved. Design by. heriweb