• Home
  • News
  • Pasca Jatuhnya Pesawat Hercules di Padang Bulan, TNI AU Dirikan Prasasti
KSP Makmur Mandiri
Senin, 18 Juli 2016 15:56:00

Pasca Jatuhnya Pesawat Hercules di Padang Bulan, TNI AU Dirikan Prasasti

BAGIKAN:

Medan (Pelita Batak)
Peristiwa jatuhnya pesawat C-130 Hercules registrasi A- 1310 di Jalan Jamin Ginting, pada Selasa (30/6/2015) meninggalkan kisah pilu, khususnya di kalangan keluarga korban. Sebagai penghormatan dan mengenang peristiwa itu, Panglima Komando Operasi TNI Angkatan Udara I, Marsekal Muda TNI Yuyu Sutisna menandatangani prasasti yang didirikan di makam masal jatunya pesawat, Jalan Adi Sucipto, tepatnya di depan Komando Sektor Pertahanan Udara Nasional (Kosekhanudnas) Lanud Soewondo eks Bandara Polonia Medan, Senin (18/7/2016).

Tujuh korban jatuhnya pesawat Hercules yaitu Defri, Diah Catur Khairani, Orai Sri Ramdani, Reisa Purba, Sufiah Marawati, Siti Sarah Saragi dan Wan Despita, yang tidak dapat teridentifikasi dimakamkan ditempat tersebut. Acara tersebut dihadiri oleh istri Panglima Komando Operasi TNI Angkatan Udara I, Komandan TNI AU Lanud Soewondo, keluarga korban dan lainnya.

"Ini sebagai bentuk penghargaan dan penghormatan dari kelaurga besar TNI AU terhadap korban jatuhnya pesawat C-130 Hercules registrasi A-1310.Prasasti ini didirikan atas prakarsa dari Komandan TNI AU Lanud Soewondo," katanya.

Prasasti ini juga didirikan agar para keluarga dapat mengenang para korban jatuhnya pesawat tersebut. "TNI AU dengan rasa duka yang mendalam selalu mendoakan para korban jatuhnya pesawat Hercules agar mendapat tempat yang layak disisinya. Keluarga korban yang ingin berziarah dapat datang kesini," ucapnya.

Yuyu menjelaskan, pesawat C-130 Hercules A-1310 jatuh  sesaat setelah lepas landas dari Lanud Soweondo, untuk menjalankan misi rutin angkutan umum militer.
 
"Dalam setiap misi penerbangan yang dilakukan TNI AU telah direncanakan dengan baik, termasuk dengan persiapan alusista yang digunakan. Prajurit TNI Au dalam melaksanakan tugasnya juga sudah sesuai dengan prosedur," ungkapnya.

Yuyu menjelaskan, sebanyak 131 orang menjadi korban dalam kecelakaan pesawat. Dan  124 orang jenazah telah teridentifikasi  serta telah diserahkan kepada pihak keluarga untuk dimakamkan.

"Untuk tujuh jenazah yang tidak dapat teridentifikasi berdasarkan tim DVI Polda Sumut, maka dimakamkan secara massal ditempat ini," pungkasnya.

Janson Halomoan Sinaga, salah seorang keluarga korban mengatakan, merasa terharu dengan kegiatan itu."Merasa terharu saat melihat keluarga kita yang mengalami musibah ini dan tidak dapat teridentifikasi. Ada lima kelaurga kami yang menjadi korban jatuhnya pesawat tersebut. Yang dimakamkan di sini adalah istri dari pendeta Sahat Martua Sinaga," kata Sinaga. (TAp)

  BeritaTerkait
  • Bernilai Rp. 4,04 Triliun, Pembangunan Kawasan Kaldera Resort Ditenggat Enam Bulan

    9 bulan lalu

    Sigampiton (Pelita Batak):Badan Pelaksana Otorita Danau Toba (BPODT) melakukan acara peletakan batu pertama (Groundbreaking) Pembangunan Toba Kaldera Resort dan Glamping Camp, di kawasan wisata The Ka

  • Langkah dan Antisipatif yang Dilakukan Pemko Medan Atasi Covid-19

    3 bulan lalu

    Medan (Pelita Batak):Jauh hari sebelum Corona Virus Disease 2019 (Covid-19) menerpa Kota Medan, Pelaksana tugas (Plt) Wali Kota Medan Ir H Akhyar Nasution MSi bersama sejumlah organisasi perangkat dae

  • Begini Pesta Oang-oang di Pakpak Bharat

    4 tahun lalu

    Salak (Pelita Batak) :Tari kolosal yang dibawakan oleh para pelajar putri se-Kecamatan Sitellu Tali Urang julu (STTU Julu) menjadi acara yang paling menarik menjelang jeda tengah hari pada puncak pesta Oang-oang Kabupaten Pakpak Bharat di Lapangan Napasen

  • BKSDA Jakarta dan Scorpion Relokasi 6 Siamang Untuk PPS Kalaweit

    4 tahun lalu

    Jakarta(Pelita Batak): Balai Konservasi Sumber Daya Alam (BKSDA) Jakarta bersama Scorpion Wildlife Trade Monitoring Group hari Selasa pagi 6 Desember 2016, memberangkatkan enam siamang (Symphalangu

  • Jenazah Kapten Jhan Saragih Disemayamkan di Simalungun

    4 tahun lalu

    Medan (Pelita Batak) :Jenazah Kapten Pnb Jhan Hotlan Farlin Saragih, salah seorang kru Hercules C-130 yang jatuh di Wamena, Papua pada Minggu (18/12/2016) dilepas secara militer.

  •   komentar Pembaca
    Copyright © 2020 Pelita Batak Online. All Rights Reserved. Design by. heriweb