• Home
  • News
  • Pansel Hakim Mahkamah Konstitusi Segera Dibentuk Setelah Patrialis Mundur
KSP Makmur Mandiri
Rabu, 01 Februari 2017 14:12:00

Pansel Hakim Mahkamah Konstitusi Segera Dibentuk Setelah Patrialis Mundur

BAGIKAN:
Humas/Deni
Seskab menjawab pertanyaan wartawan usai mengikuti Rapat Terbatas di Istana Kepresidenan Bogor, Jawa Barat (31/1).

Jakarta (Pelita Batak) :
Presiden Joko Widodo (Jokowi) sampai hari ini belum menerima surat pemberhentian Patrialis Akbar, yang telah mengundurkan diri dari Mahkamah Konstitusi menyusul Operasi Tangkap Tangan (OTT) terhadap dirinya oleh Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) atas dugaan menerima suap terkait dengan permohonan uji materi Undang-Undang Nomor 41 Tahun 2014 tentang Peternakan dan Kesehatan Hewan.

Namun demikian, menurut Sekretaris Kabinet (Seskab) Pramono Anung, Presiden sudah memutuskan dan meminta untuk segera disiapkan Panitia Seleksi (Pansel) MK yang dilakukan secara transparan dan terbuka.

“Nantinya akan diambil dua orang. Berdasarkan pengalaman yang ada pada saat Presiden Jokowi memilih Dewa Gede Palguna, mekanisme itulah yang akan dijalankan,” kata Pramono menjawab pertanyaan wartawan usai mengikuti Rapat Terbatas, di Istana Kepresidenan, Bogor, Jawa Barat, Selasa (31/1) sore.

Seskab meyakinkan, tentunya mereka yang akan mengisi Pansel MK adalah  orang-orang yang kredibel. Ia menegaskan, pemerintah ingin prosesnya segera, karena Patrialis sudah mengundurkan diri, sehingga Pansel bisa segera dibentuk.

Yang paling penting, lanjut Seskab, mekanismenya dilakukan secara terbuka dan melibatkan partisipasi publik. “Karena belajar dari pengalaman yang ada, kalau mendapatkan sorotan di ruang publik, pasti akan mendapatkan calon hakim MK yang lebih baik,” pungkas Pramono.

Sebelumnya Patrialis Akbar yang kini ditahan KPK telah mengirimkan surat pengunduran diri kepada Ketua MK Arief Hidayat.  “MK baru saja menerima surat yang ditulis tangan, dari rekan kita Pak Patrialis Akbar. Pak Patrialis mengatakan mengundurkan diri dari jabatan hakim konstitusi,” kata Arief dalam konferensi pers di Gedung MK, Jalan Medan Merdeka Barat, Jakarta Pusat, Senin.(TAp/Setkab)

  BeritaTerkait
  • Benarkah Hakim Konstitusi MK Patrialis Akbar OTT di Hotel Bersama Perempuan?

    3 tahun lalu

    Jakarta(Pelita Batak): Hakim Konstitusi MK Patrialis Akbar dikabarkan terjaring operasi tangkap tangan (OTT) Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK). Dia ditangkap bersama dua orang lainnya pada Rabu 25

  • Keterangan Ahli Kuatkan Gugatan YPDT Tentang Cacat Substansi Izin Usaha KJA PT Aquafarm Nusantara

    2 tahun lalu

    Jakarta(Pelita Batak): Sidang lanjutan Gugatan YPDT melawan BKPM (Badan Koordinasi Penanaman Modal) sebagai tergugat, dan PT Aquafarm Nusantara (disingkat Aquafarm) sebagai tergugat II intervensi, kem

  • Pasca OTT KPK, Seleksi Pengganti Hakim MK akan Lebih Ketat

    3 tahun lalu

    Jakarta (Pelita Batak) : Sekretaris Kabinet (Seskab) Pramono Anung mengemukakan, Operasi Tangkap Tangan (OTT) Hakim Mahkamah Konstitusi (MK) Patrialis Akbar oleh Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK

  • Ini Perjalanan Karier Patrialis Akbar yang Kena OTT KPK: Dari Sopir Angkot Hingga Hakim Konstitusi MK

    3 tahun lalu

    Jakarta(Pelita Batak): Hakim Konstitusi MK Patrialis Akbar dikabarkan terjaring operasi tangkap tangan (OTT) Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK). Dia ditangkap bersama dua orang lainnya pada Rabu 25

  • Ketua KPK Benarkan Ada OTT Terkait Lembaga Penegak Hukum

    3 tahun lalu

    Jakarta(Pelita Batak): Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) akhirnya memberikan keterangan resmi soal operasi tangkap tangan (OTT) terhadap pejabat Mahkamah Konstitusi (MK). Saat ini, KPK tengah mela

  •   komentar Pembaca
    Copyright © 2020 Pelita Batak Online. All Rights Reserved. Design by. heriweb