• Home
  • News
  • PPKM Hingga 25 Juli, Pemerintah Alokasikan Anggaran Hingga 55 Triliun
KSP Makmur Mandiri
Selasa, 20 Juli 2021 21:09:00

PPKM Hingga 25 Juli, Pemerintah Alokasikan Anggaran Hingga 55 Triliun

BAGIKAN:
IST|Pelita Batak
PPKM Hingga 25 Juli, Pemerintah Alokasikan Anggaran Hingga 55 Triliun

Medan (Pelita Batak):

Pemerintah memutuskan untuk melanjutkan penerapan PPKM Darurat hingga 25 Juli 2021. Penerapan PPKM Darurat yang dimulai tanggal 3 Juli 2021, adalah kebijakan yang tidak bisa kita hindari, yang harus diambil pemerintah meskipun sangat berat.

"Ini dilakukan untuk menurunkan penularan Covid-19, dan mengurangi kebutuhan masyarakat untuk pengobatan di Rumah Sakit, sehingga tidak membuat lumpuhnya rumah sakit lantaran over kapasitas pasien Covid-19, serta agar layanan kesehatan untuk pasien dengan penyakit kritis lainnya tidak terganggu dan terancam nyawanya. Namun alhamdulillah, kita bersyukur, setelah dilaksanakan PPKM Darurat, terlihat dari data, penambahan kasus dan kepenuhan bed rumah sakit mengalami penurunan," kata Presiden Joko Widodo dalam keterangannya, Selasa (20/7/2021) lewat kanal YouTube kepresidenan.

Dijelaskan, saat ini, pemerintah memutuskan untuk melanjutkan pelaksanaan PPKM sampai tanggal 25 Juli 2021. "Namun kita selalu memantau, memahami dinamika di lapangan, dan mendengar suara-suara masyarakat terdampak PPKM. Karena itu, jika tren kasus terus mengalami penurunan, maka tanggal 26 Juli 2021, pemerintah akan melakukan pembukaan bertahap," ujarnya.

Kemudian, pasar tradisional yang menjual kebutuhan pokok sehari-hari, diizinkan dibuka sampai pukul 20.00 dengan kapasitas pengunjung 50%. Pasar tradisional, selain yang menjual kebutuhan pokok sehari-hari, diizinkan dibuka sampai dengan pukul 15.00 dengan kapasitas maksimal 50%, dengan penerapan protokol kesehatan yang ketat yang pengaturannya ditetapkan oleh Pemerintah Daerah;

Pedagang kaki lima, toko kelontong, agen/outlet voucher, pangkas rambut, laundry, pedagang asongan, bengkel kecil, cucian kendaraan, dan usaha kecil lain yang sejenis, diijinkan buka dengan protokol kesehatan ketat sampai dengan pukul 21.00 yang pengaturan teknisnya diatur oleh Pemerintah Daerah.

Warung makan, pedagang kaki lima, lapak jajanan dan sejenisnya yang memiliki tempat usaha di ruang terbuka diijinkan buka dengan protokol kesehatan ketat sampai dengan pukul 21.00 dan maksimum waktu makan untuk setiap pengunjung 30 menit.

Sedangkan kegiatan yang lain pada sektor esensial dan kritikal, baik di pemerintahan maupun swasta, serta terkait dengan protokol perjalanan, akan dijelaskan terpisah.

"Saya minta kita semua bisa bekerjasama dan bahu membahu untuk melaksanakan PPKM ini, dengan harapan kasus akan segera turun dan tekanan kepada rumah sakit juga menurun. Untuk itu, kita semua harus meningkatkan kedisiplinan dalam menerapkan protokol kesehatan. Melakukan isolasi terhadap yang bergejala dan memberikan pengobatan sedini mungkin," kata Jokowi.

Pemerintah akan terus membagikan paket obat gratis untuk OTG dan gejala ringan yang direncanakan sejumlah 2 juta paket.

Lalu bagaimana dengan bantuan untuk masyarakat yang terdampak Untuk meringankan beban masyarakat yang terdampak, Pemerintah mengalokasikan tambahan anggaran perlindungan sosial Rp55,21 Triliun, berupa: bantuan tunai, bantuan sembako, bantuan kuota internet dan subsidi listrik. Pemerintah juga memberikan insentif untuk usaha mikro informal sebesar sebesar Rp1,2 juta untuk sekitar 1 juta Usaha Mikro.
"Saya sudah memerintahkan kepada para Menteri terkait untuk segera menyalurkan bansos tersebut kepada warga masyarakat yang berhak," ujarnya.

Presiden Jokowi mengajak seluruh lapisan masyarakat, seluruh komponen bangsa, untuk bersatu padu melawan Covid-19 ini. "Dengan usaha keras kita bersama, Insya Allah kita bisa segera terbebas dari Covid-19. Dan kegiatan sosial dan kegiatan ekonomi masyarakat bisa kembali normal," ajaknya. (TAp)

  BeritaTerkait
  • Malam Ini Tokoh Sumut Bareng Menpar Arief Yahya Launching Calendar of Event Pariwisata Danau Toba 2017

    4 tahun lalu

    Jakarta(Pelita Batak): Bagi yang kangen musik tradisional Batak? Kangen dengan suasana kampung halaman di Sumatera Utara? Ada baiknya menyimak acara di Balairung Soesilo Soedarman, Gedung Sapta Pes

  • Eldin : Jangan Ada yang Coba Keluar !

    5 tahun lalu

    Pemko Medan menggelar rapat koordinasi evaluasi pelaksanaan program dan kegiatan pembangunan Kota tahun 2016 sampai semester I di Grand Aston Hotel Medan, Senin (15/8/2016). Selain untuk mengetahui secara lengkap apa yang sudah dikerjakan dan belum belum

  • Mentan Optimis Sumut Kembali Lima Besar Produksi Padi

    5 tahun lalu

    Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman mendorong Pemerintah Provinsi (Pemprov) Sumut untuk mengejar target produksi pertanian padi, jagung dan kedelai (Pajale) di tahun 2016. Dengan demikian, Sumut dapat kembali menempati urutan lima besar nasional sebagai

  • Pemprov Sumut Diminta Segera Ambil Alih Lahan di Bandung

    5 tahun lalu

    Santer disorot publik Sumut kini adalah adanya tanah seluas 3.000 meter persegi, di jalan Batu Tulis III, Kelurahan Batu Nunggal, Kota Bandung, Provinsi Jawa Barat, yang terdaftar sebagai aset pemerintah provinsi Sumut. Terkait tanah ini, Komisi C menda

  • Proyek Rumah DP 1 Persen di Kalimantan Timur Diresmikan Presiden

    4 tahun lalu

    Balikpapan (Pelita Batak) :Komitmen Presiden Joko Widodo untuk mewujudkan program satu juta rumah bagi masyarakat berpenghasilan rendah semakin nyata. Dalam kunjungannya ke Balikpapan, Kalimantan Timu

  •   komentar Pembaca
    Copyright © 2021 Pelita Batak Online. All Rights Reserved. Design by. heriweb