• Home
  • News
  • Obati Novel Baswedan, Jokowi Putuskan Dibiayai Anggaran Pos Kepresidenan
KSP Makmur Mandiri
Selasa, 18 April 2017 11:50:00

Obati Novel Baswedan, Jokowi Putuskan Dibiayai Anggaran Pos Kepresidenan

BAGIKAN:
ist|PelitaBatak
Jakarta (Pelita Batak) :
Presiden Joko Widodo (Jokowi) memutuskan untuk membiayai pengobatan dan perawatan penyidik senior KPK Novel Baswedan. Hal itu dilakukan setelah menerima dan membawa surat yang disampaikan oleh Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Agus Rahardjo terkait dengan pengobatan Novel Baswedan, yang kini sedang dirawat di Singapura akibat disiram dengan air keras oleh orang tidak dikenal.
 
“Presiden telah memutuskan untuk membiayai pengobatan dan perawatan penyidik KPK Novel Baswedan,” kata Staf Khusus Presiden bidang Komunikasi, Johan Budi SP, melalui pesan pendek yang diedarkannya kepada sejumlah wartawan, Senin (17/4) .
 
Menurut Johan, dana untuk menanggung biaya pengobatan dan perawatan Novel Baswedan itu diambil dari pos anggaran yang ada di Kepresidenan.
 
Sebelumnya Ketua KPK Agus Rahardjo mengatakan, bahwa biaya yang dibutuhkan untuk pengobatan dan perawatan Novel Baswedan yang disiram air keras di wajahnya, dan saat ini tengah dirawat di Singapura, sangat besar.
 
KPK, lanjut Agus, terpaksa meminta bantuan karena pihaknya tidak bisa serampangan menggunakan dana untuk keperluan pengobatan Novel yang biayanya cukup besar. “Biayanya cukup besar. Kalau ‎kami pergunakan anggaran KPK secara serampangan kan bisa jadi temuan,” ujarnya.
 
Oleh karena itu, Agus memohon dukungan penambahan anggaran terutama terkait dengan pembiayaan supaya ini dibiayai oleh negara.
 
Sebagaimana diketahui penyidik senior KPK Novel Baswedan disiram dengan air keras oleh orang yang tidak dikenal saat pulang dari melaksanakan salat subuh di Masjid Al Ihsan, beberapa ratus meter dari kediamannya di kawasan Kelapa Gading, Jakarta, Selasa (11/4) pagi.
 
Presiden Jokowi mengutuk keras aksi penyiraman air keras itu, dan berharap agar semangat pemberantasan korupsi di Tanah Air tidak padam oleh karena kejadian tersebut.
 
“Jangan sampai orang-orang yang mempunyai prinsip teguh seperti itu dilukai dengan cara-cara yang tidak beradab. Saya kira ini tidak boleh terulang hal-hal yang seperti itu,” kata Presiden Jokowi kepada wartawan Selasa (11/4) lalu. (TAp|Setkab)
  BeritaTerkait
  • Hari Ini Presiden Reshuffle Kabinet, Delapan Wajah Baru Termasuk Sri Mulyani Jadi Menteri

    4 tahun lalu

    Jakarta (Pelita Batak): Presiden Joko Widodo disebut akan melakukan perombakan kabinet alias reshuffle. Pelantikan jajaran menteri baru tersebut direncanakan digelar di Istana Negara, Jakarta, Rabu

  • Pemerintah Alokasikan Rp 58,293 Triliun untuk Tunjangan Sertifikasi Guru di Tahun 2018

    3 tahun lalu

    Jakarta(Pelita Batak): Presiden Joko Widodo (Jokowi) telah mengajukan Rancangan Undang-Undang (RUU) Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) disertai Nota Keuangan pada Sidang Paripurna DPR RI, S

  • Presiden Jokowi Serahkan KIP Dan PKH untuk Siswa dan Masyarakat Langkat

    3 tahun lalu

    Langkat (Pelita Batak):Presiden RI Joko Widodo (Jokowi) menyerahkan Kartu Indonesia Pintar (KIP) untuk siswa yatim dan bantuan Program Keluarga Harapan (PKH) kepada masyarakat di gedung Serba Guna Lan

  • Jokowi Mendesak Pengembangan 10 Bali Baru Dipercepat

    3 tahun lalu

    Bogor (Pelita Batak):Presiden Joko Widodo kembali meminta jajarannya mengembangkan 10 Bali baru yang telah ditetapkan sebagai destinasi pariwisata prioritas nasional. Hal ini disampaikan Jokowi -sapaa

  • Pertemuan Kapolri dengan Firman Jaya Daeli, Ini yang Dibahas

    4 tahun lalu

    Jakarta (Pelita Batak) : Kapolri Jenderal Pol. Tito Karnavian bertemu dengan Firman Jaya Daeli (Mantan Tim Perumus UU Polri Di Pansus DPR-RI) yang membahas tentang komitmen dan konsistensi akan reformasi Polri, pemaknaan dan percepatan program Polri, pen

  •   komentar Pembaca
    Copyright © 2020 Pelita Batak Online. All Rights Reserved. Design by. heriweb