• Home
  • News
  • OTK Aniaya Penjab Aksi Aliansi Masyarakat Peduli Taput (AMPT)
KSP Makmur Mandiri
Rabu, 31 Agustus 2016 17:47:00

OTK Aniaya Penjab Aksi Aliansi Masyarakat Peduli Taput (AMPT)

BAGIKAN:
Freddy Hutasoit
Tulus Gok Tua Nababan menunjukkan bukti visum akibat pengeroyokan yang dialaminya

Taput (Pelita Batak) :
Aksi unjuk rasa yang dilakukan oleh Aliansi Masyarakat Peduli Taput (AMPT) berbuntut kericuhan, dimana sekelompok orang tak dikena (OTK) yang diduga terorganisir melakukan pengeroyokan atau penganiayaan terhadap penanggung jawab unjuk rasa Tulus Gok Tua Nababan di depan Gedung Nasional Tarutung. Tulus pun melaporkan tindak kekerasan penganiayaan tersebut ke Polres Tapanuli Utara, Rabu (31/8/2016).

Tulus kepada sejumlah awak media di Mapolres Tapanuli Utara mengatakan, pihaknya secara resmi telah mengirim surat pemberitahuan kepada pihak Polres sebelum melakukan unjuk rasa. Dan surat pemberitahuan telah dilayangkan pada tanggal 24 Agustus 2016 sesuai dengan STTP/14/VIII/2016/Intelkam dan menyatakan pelaksanaan aksi Rabu 31 Agustus 2016.

Aksi yang menuntut dan mendorong agar DPRD Kabuapten Tapanuli Utara membentuk Pansus, seputar tanah yang ada di Desa Partali Julu Kecamatan Tarutung. Juga mendesak pihak Polres menindaklanjuti pengaduan LSM OMCI atas Gratifikasi Fee Proyek. Kemudian pihak Kejaksaan juga menuntaskan kasus tentang Bansos TIK 2014 Serta mendesak agar Kepala Bappeda Indra Simaremare di copot dari jabatannya, sebab telah di tetapkannya sebagai tersangka oleh Poldasu pada kasus judi.

"Akibat maksud dan tujuan yang saya sampaikan pada pihak Kepolisian, sekelompok masyarakat organisasi tiba-tiba datang dan melakukan pengeroyokan terhadap saya tanpa perkataan dan bertanya kepada saya, langsung saja mengeroyok saya," katanya.

Tulus berharap pihak polres Tapanuli Utara segera mengungkap para pelaku pengeroyokan terhadap dirinya. "Kita juga ingin tahu, siapa di balik ini semua," harapnya.

Kapolres Tapanuli Utara AKBP Dudus HD Sik kepada melalui Kasubbag Humas Polres AIPTU W Barimbing mengatakan, pihaknya akan segera melakukan penyelidikan. "Secepatnya akan kita ungkap, kita telah memiliki dokumen siapa-siapa saja pelakunya," katanya.

Juga disampaikan, proses pelaksanaan aksi sudah sesuai dengan prosedur yang berlaku.(FH)

  BeritaTerkait
  • Tulus Nababan : Rencana Unjuk Rasa Selanjutnya di Pesta Danau Toba

    4 tahun lalu

    Taput (Pelita Batak) :Walau mendapat perlawanan dari orang tak dikenal (OTK), Aliansi Masyarakat Peduli Tapanuli Utara (AMPT) berencana melakukan aksi kembali di hari yang akan datang. Aksi akan digelar di lokasi pelaksanaan Festival Danau Toba di Muara p

  • Aliansi Masyarakat Peduli Tapanuli Utara (AMPT) Besok akan Unjuk Rasa di Tarutung

    4 tahun lalu

    Tarutung (Pelita Batak): Besok, Rabu 31 Agustus 2016, ratusan massa yang menyebut dirinya Aliansi Masyarakat Peduli Tapanuli Utara (AMPT) akan melakukan aksi damai di Tarutung, Tapanuli Utara.

  • AMPD Unjuk Rasa di Gedung DPRD Taput

    4 tahun lalu

    Taput (Pelita Batak) :Aliansi Masyarakat Pemantau Demokrasi (AMPD), melakukan aksi unjuk rasa di Gedung DPRD Taput, Sumut, Selasa (27/9/2016). Puluhan massa yang tergabung meminta agar anggota DPRD Taput memahami tugas Jurnalis. Aksi ini dilakukan, terkai

  • Protes Pembangunan Tower Kelistrikan SUUT, Aliansi Masyarakat Peduli Nias Terang Gelar Unjukrasa

    4 tahun lalu

    Medan (Pelita Batak) : Puluhan massa dari Aliansi Masyarakat Peduli Nias Terang menggelar aksi di Jalan Dr Cipto, Medan, tak jauh dari Kantor PT PLN (Persero) UIP II Sumbagut, Selasa (31/1/2017).

  • Aliansi Masyarakat Anti Kekerasan & Intimidasi: Berdemonstrasi

    2 tahun lalu

    Laporan : Jeje TobingTaput (Pelita Batak):Suhu politik dalam masa kampanye Pilkada 2018 di Taput, menimbulkan berbagai pertanyaan ditengah masyarakat, khususnya bagi kubu atau pihak yang mengalami per

  •   komentar Pembaca
    Copyright © 2020 Pelita Batak Online. All Rights Reserved. Design by. heriweb