• Home
  • News
  • OJK : Aset Perusahaan Asuransi Jiwa di Indonesia Tumbuh 16,06%
KSP Makmur Mandiri
Rabu, 08 Februari 2017 16:01:00

OJK : Aset Perusahaan Asuransi Jiwa di Indonesia Tumbuh 16,06%

BAGIKAN:
TAp|PelitaBatak
Kepala Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Kantor Regional 5 Sumatera Bagian Utara (Sumbagut), Lukdir Gultom

Medan (Pelita Batak) :
Indeks Literasi Keuangan Sektor Perasuransian berdasarkan hasil survey literasi keuangan 2016 mengalami penurunan dari indeks 17,84% (survey 2013) menjadi 15,76% (survey 2016). Sebaliknya, Indeks Inklusi Keuangan Sektor Perasuransian menunjukkan perbaikan dari 11,81% (survey 2013) menjadi 12,08% (survey 2016).

"Artinya, bahwa agregasi perusahaan perasuransian nasional dalam mencapai target bisnisnya terealisasi dengan baik, tetapi upaya atau kampanyenya untuk semakin gencar mencerdaskan masayrakat Indonesia agar paham atau kompeten berasuransi masih belum optimal dan perlu ditingkatkan," ujar Kepala Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Kantor Regional 5 Sumatera Bagian Utara (Sumbagut), Lukdir Gultom usai mengikuti peresmian kantor pelayanan nasabah AXA Mandiri di Medan, Rabu (8/2/2017).

Hal itu dikatakannya, mengingat Indeks Inkluasi Keuangan Sumatera Utara (Sumut) merupakan yang terbaik di pulau Sumatera dengan indeks sebesar 75,27% lebih baik dari Kepulauan Riau (74,55%) bahkan lebih baik daripada Jawa Barat (68,31%), Jawa Tengah (66,23%) dan Jawa Timur (73,25%). Meski Indeks Literasi Keuangan Sumut baru 32,36% yang lebih rendah dari Aceh (32,73%), dan Kepulauan Riau (37,09%).

Bisa dikatakan, bahwa peran perasuransian dalam mengayomi kebutuhan keuangan masyarakat dalam berasuransi (khususnya asuransi jiwa dan umum) belum tuntas. Eksistensi unit customer care Sumatera Utara hanya salah satu jawaban yang mendukung upaya perlindungan konsumen yang lebih baik.

"Masih terdapat potensi, peluang dan mitigasinya dalam rangka memberikan perlindungan konsumen yang lebih baik dan tetap sinergis dengan perkembangan zaman yang menuntut financial technology semakin kompleks dan bijak tentunya," katanya.

Namun pada kesempatan itu, Lukdir menyampaikan apresiasi kepada seluruh pelaku industri perasuransian di tanah air atas capaian kinerja tahun 2016. Dimana total aset perusahaan asuransi jiwa di Indonesia mencapai Rp382,61 triliun (tumbuh 16,06% dari realisasi tahun 2015) dengan rasio kecukupan premi terhadap pembayaran klaim terbesar 175,22%. (TAp)
 

  BeritaTerkait
  • OJK Apresiasi Pembukaan Kantor Layanan AXA Mandiri di Medan

    3 tahun lalu

    Medan (Pelita Batak) : otoritas Jasa Keuangan mengapresiasi peluncuran layanan AXA Mandiri Customer Care Corner (CCC) di Medan, Rabu (8/2/2017). Kehadiran unit layanan tentunya dinilai sebagai be

  • OJK Gelar ASEAN Insurance Regulators Meeting (AIRM) Ke-19 di Yogyakarta

    3 tahun lalu

    Yogyakarta(Pelita Batak): Otoritas Jasa Keuangan menjadi penyelenggara sekaligus pemimpin pertemuan ASEAN Insurance Regulators Meeting (AIRM) ke-19 yang digelar 21-25 November 2016 di Yogyakarta.

  • Perkuat Industri Perasuransian, OJK Ganti Pengurus AJB Bumiputera 1912

    3 tahun lalu

    Jakarta (Pelita Batak): Otoritas Jasa Keuangan (OJK) terus mendorong upaya penguatan industri perasuransian nasional dengan meningkatkan kemampuan perusahaan asuransi untuk bisa bersaing semakin ko

  • OJK Catat Likuiditas dan Permodalan Lembaga Jasa Keuangan Tetap Baik

    3 tahun lalu

    Jakarta(Pelita Batak): Rapat Dewan Komisioner (RDK) Otoritas Jasa Keuangan memandang kondisi stabilitas sektor jasa keuangan Indonesia hingga akhir Oktober dalam kondisi yang normal meski beberapa

  • Prudential Menerima Lisensi untuk Mengoperasikan Bisnis Asuransi Jiwa di Myanmar

    3 bulan lalu

    HONG KONG, CHINA / YANGON, MYANMAR (Pelita Batak):Prudential Corporation Asia ("Prudential"), perusahaan asuransi jiwa terkemuka di Asia, hari ini mengumumkan telah menerima lisensi asuransi jiwa dari

  •   komentar Pembaca
    Copyright © 2020 Pelita Batak Online. All Rights Reserved. Design by. heriweb