• Home
  • News
  • Membangun Pariwisata Danau Toba, Perlu Manajemen Penanggulangan Becana
KSP Makmur Mandiri
Selasa, 29 Januari 2019 17:35:00

Membangun Pariwisata Danau Toba, Perlu Manajemen Penanggulangan Becana

BAGIKAN:
Tap|pelitabatak
Wakil Gubernur Sumut, Drs. H. Musa Rajekshah,M.Hum, Sekretaris Dewan Pengarah Laksda TNI (Purn) Agus Purwoto, Kordinator Tim Kelompok Ahli Dr RE Nainggolan MM, Prof Cyccu, Drs H Afifuddin Lubis MSi, Prof Sukaria Sinulingga, Dirut BOPDT Arie Prasetyo usai
Medan (Pelita Batak):
Peristiwa bencana alam, longsornya tebing danau Toba di kawasan Jembatan Siduadua, Kabupaten Simalungun menjelang akhir tahun 2018 mengakibatkan turunnya kunjungan wisatawan ke kawasan Danau Toba. Bahkan, pelaku pariwisata yang bergerak di bidang perhotelan khususnya mengalami penurunan omzet lebih 60 persen dari tahun sebelumnya dengan periode yang sama.

Sebagaimana disampaikan Dirut BOPDT Arie Prasetyo dalam rapat kordinasi Tim Kelompok Ahli Dewan Pengarah BOPDT pada Jumat, 25 Januari 2019 yang lalu. Dari hasil survey yang mereka lakukan, bahwa penghasilan atau omzet hotel di kawasan Danau Toba khususnya kota Parapat hanya 1/3 dari omzet tahun-tahun sebelumnya.

Dalam rapat yang dihadiri Wakil Gubernur Sumut, Drs. H. Musa Rajekshah,M.Hum, Sekretaris Dewan Pengarah Laksda TNI (Purn) Agus Purwoto, dan dipimpin Kordinator Tim Kelompok Ahli Dr RE Nainggolan MM tersebut, juga hadir Kepala Dinas Pariwisata Sumut Dr Ir Hj Hidayati, MSi yang mengatakan hal sama. "Pelaku pariwisata rugi besar," katanya.

Menurut Hidayati, ke depan sudah harus ada pengelolaan dan manajemen bencana alam di kawasan Danau Toba yang secara tanggap melakukan penanganan saat bencana terjadi. "Bagaimana Jepang yang rawan gempa, tidak mengurangi minat wisatawan ke sana. Nah, kita harus memberikan penanganan yang cepat, supaya bencana alam seperti longsor tidak menghalangi kunjungan wisatawan," katanya.

Untuk itulah, kata Hidayati, dalam pembahasan tentang Danau Toba ke depan, supaya melibatkan Badan Penanggulangan Bencana Alam Daerah Provinsi Sumut. (TAp)
  BeritaTerkait
  • Melalui Kedaulatan Pangan dan Ekonomi Kerakyatan Menuju Humbang Hasundutan Hebat dan Bermentalitas Unggul

    tahun lalu

    PendahuluanKITA patut bersyukur kepada Tuhan Yang Maha Esa. Kini Kabupaten Humbanghasundutan usianya mencapai 16 Tahun setelah terbentuk menjadi daerah pemekaran otonomi daerah baru salah satunya di I

  • Dengan Dana Rp 100 Miliar, Kereta ke Danau Toba Jadi Dibangun

    3 tahun lalu

    Jakarta (Pelita Batak) :Penyediaan layanan kereta api menuju daerah wisata Danau Toba di Sumatera Utara membutuhkan dana sekitar Rp100 miliar."Perlu sekitar Rp100 miliar," kata Menteri Pariwisata Arie

  • Danau Toba Siap Sambut Presiden Jokowi pada Perayaan Natal Nasional di Humbahas

    4 tahun lalu

    Medan(Pelita Batak): Menjadi salah satu destinasi prioritas yang ditetapkan Presiden Joko Widodo dan Kementerian Pariwisata (Kemenpar), membuat Danau Toba semakin banjir acara. Jumlah wisatawan yan

  • Pembangunan Danau Toba Tak Boleh Hilangkan Budaya Batak

    4 tahun lalu

    Geliat pembangunan di wilayah Danau Toba, Sumatera Utara, mulai terlihat sejak 2016. Kala itu, melalui Peraturan Presiden Nomor 49/2016 tentang Badan Otorita Pengelola Danau Toba tertanggal 1 Juni

  • Sektor Pariwisata Sumut Potensi Besar, Perlu Dikemas

    4 tahun lalu

    "Dua bulan lalu waktu kita ke Danau Toba, saya perintahkan menteri BUMN supaya ada penerbangan langsung semingga 3 kali ke Bandara Silangit. Begitu flight, semua ramai kesana. Ini tinggal keberanian kita saja untuk memulai,"

  •   komentar Pembaca
    Copyright © 2020 Pelita Batak Online. All Rights Reserved. Design by. heriweb