• Home
  • News
  • Mau Nikah Tahun 2020, Warga Medan Perlu Sertifikat Layak Nikah?
KSP Makmur Mandiri
Kamis, 27 Februari 2020 15:43:00

Mau Nikah Tahun 2020, Warga Medan Perlu Sertifikat Layak Nikah?

BAGIKAN:
ist|pelitabatak
Medan (Pelita Batak):
Awal tahun 2020, warga dihebohkan dengan informasi akan pemberlakukan pernyataan Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Kemanusiaan dan Kebudayaan (Menko PMK) Muhadjir Effendy untuk mendorong penerapan sertifikat pernikahan untuk calon pengantin baru.

"Setiap siapapun yang memasuki perkawinan mestinya mendapatkan semacam upgrading tentang bagaimana menjadi pasangan berkeluarga, terutama dalam kaitannya dengan reproduksi. Karena mereka kan akan melahirkan anak yang akan menentukan masa depan bangsa ini," kata Muhadjir di SICC, Bogor, Jawa Barat, Rabu 13 November 2019 diberitakan liputan6.

Bagaimana dengan warga Kota Medan di tahun 2020? Apakah syarat menikah tersebut berlaku di Medan? Kepala Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil Kota Medan Zulkarnain mengatakan bahwa kebijakan tersebut pelaksanaannya di Kantor Urusan Agama.

"Mengenai sertifikat layak nikah dikelola kementerian agama, KUA. Itu untuk pernikahan muslim," kata Zulkanain kepada PelitaBatak, Kamis (27/2/2020).

Sebagaimana diberitakan diberbagai media, selain pernyataan Muhadjir Effendy juga telah diberlakukan di DKI Jakarta sejak 2017 sesuai Peraturan Gubernur Provinsi Daerah Khusus Ibukota (DKI) Jakarta Nomor 185 Tahun 2017, bahwa calon pengantin yang akan melangsungkan pernikahan dapat memeriksakan kesehatan di puskesmas atau rumah sakit terdekat.

Program ini bertujuan untuk mengetahui kondisi kesehatan calon pengantin, membekali informasi kesehatan fisik dan psikis, serta memastikan calon pengantin siap berumah tangga.

Untuk mendapatkan sertifikat layak kawin pun cukup mudah. Calon pengantin cukup membawa surat pengantar dari kelurahan dan mendaftar di puskesmas terdekat.

Tujuannya agar bisa mendeteksi penyakit genetik calon pengantin.

Kedua, calon pengantin melakukan tes pemeriksaan fisik. Tes pemeriksaan fisik ini meliputi status gizi dan jiwa atau konseling.

Sedangkan konseling bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan, serta kesadaran dan kepedulian dalam menjalankan fungsi dan perilaku reproduksi yang sehat dan aman.

Ketiga, calon pengantin akan melakukan tes darah yang dilakukan di laboratorium puskesmas.

Tes darah ini meliputi pemeriksaan gula darah sewaktu (GDS), lnfeksi Menular Seksual (IMS), HIV (Human Imunodeficiency Virus), malaria, thalasemia, dan hepatitis.

Terakhir, calon pengantin akan diberi vaksin TT (Tetanus Toxoid). Bagi calon pengantin wanita, imunisasi TT diperlukan agar ketika hamil dan punya bayi, sang bayi terhindar dari tetanus.(TAp|Int)
  BeritaTerkait
  • Tulisan Kedua: Menyambut Seminar Ekklesiologi HKBP - Komisi Teologi HKBP Menuju Sebuah Gereja Pendeta?

    3 tahun lalu

    Oleh: Ephorus Emeritus HKBP Pdt. Dr.  J.R. Hutauruk   Paparan ini merupakan lanjutan dari paparan terdahulu yang telah terkirim kepada Komisi Teologi HKBP via email, 17 April lalu

  • Wali Kota Terima Penghargaan Dari Badan POM RI

    12 bulan lalu

    Medan (Pelita Batak):Wali Kota Medan Drs H T Dzulmi Eldin S MSi MH kembali mendapatkan penghargaan. Kali ini yang memberikan penghargaan adalah Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) Republik Indonesi

  • Badan POM RI Beri Penghargaan untuk Wali Kota Medan

    12 bulan lalu

    Medan (Pelita Batak):Wali Kota Medan Drs H T Dzulmi Eldin S MSi MH kembali mendapatkan penghargaan. Kali ini yang memberikan penghargaan adalah Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) Republik Indonesi

  • Kukuhkan DPD N4J Sumut, Dr RE Nainggolan MM Ajak Pengurus Fokus Memenangkan Jokowi-Ma'ruf

    12 bulan lalu

    Medan (Pelita Batak): Ketua Umum Nusantara Untuk Jokowi (N4J) Dr RE Nainggolan MM melantik dan mengukuhkan Kepengurusan Dewan Pimpinan Daerah (DPD) N4J Provinsi Sumut periode 2018-2020, Selasa (09/4/

  • Pemko Medan Bagikan 75 Kartu KIA

    10 bulan lalu

    Medan (Pelita Batak):Pemko Medan melalui Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil (Disduk & Capil) Kota Medan memberikan Kartu Identitas Anak (KIA) kepada 75 orang anak di Kantor Camat Medan Barat, Ja

  •   komentar Pembaca
    Copyright © 2020 Pelita Batak Online. All Rights Reserved. Design by. heriweb