• Home
  • News
  • Masyarakat Desa Pariksabungan Demo Kantor Bupati Taput
KSP Makmur Mandiri
Jumat, 11 November 2016 05:38:00

Masyarakat Desa Pariksabungan Demo Kantor Bupati Taput

BAGIKAN:
Freddy Hutasoit
Satya Darma Nababan selaku Kabag Tapem sekaligus Plt Assisten 1 Pemkab Taput menerima pendemo dari Pariksabungan
Tarutung(Pelita Batak): Ratusan masyarakat Desa Pariksabungan Kecamatan Siborongborong Kabupaten Tapanuli Utara, Kamis 10 Novermber 2016 sekitar pukul 11.30 WIB demo kantor Bupati Taput di Tarutung.
 
Morton Lumbantobing, SH selaku kuasa hukum masyarakat Desa Pariksabungan yang turut mendampingi mengatakan adan perbuatan yang semena-mena terhadap harta yang dimiliki masyarakat Desa Pariksabungan berupa tanah. Sampai saat ini warga tidak mengerti dan mengetahui siapa oknum-oknum yang melakukan jual beli tanah mereka dan siapa oknum yang melakukan pembuldoseran dengan alat berat di tanah warga.
 
"Masyarakat Desa Pariksabungan sudah merasa resah dengan oknum-oknum yang tidak bertanggung jawab yang telah membuldoser, mengkaplingkan serta menjual tanah klien kami", ujarnya.
 
Padahal sebelumnya pihak Pemkab Taput sudah pernah melakukan rapat kepada masyarakat Desa Pariksabungan dengan dihadiri pihak-pihak terkait dan menghasilkan suatu keputusan bahwa kedua belah pihak tidak boleh melakukan apapun di sana sampai ada keputusan inkrah dari pengadilan.
 
Tetapi realitanya kegiatan tetap terus dilakukan dengan menggunakan alat berat, hal itu kami duga salah satu indikasi untuk menghilangkan bukti bukti tapal batas kepemilikan mereka.
 
Pongat Simanjuntak selaku penanggung jawab aksi menjelaskan jika tanah tersebut lebih kurang 160 hektare dan merupakan warisan dari nenek moyang mereka. Namun tanah tersebut saat ini tinggal 140 hektare, karena 20 hektare sudah diserahkan kepada pengusaha pabrik kopi dan nenas.
 
Sebelum tanah tersebut diserahkan kepada Dinas Kehutanan pada tahun 1952. Jauh sebelumnya tanah itu sudah dikerjakan warga dengan membuat kolam ikan, persawahan dan menanam ipon (bahan membuat tikar).
 
"Seiring waktu berjalan, kami menyurati Bupati Taput, untuk menyerahkan kembali tanah Pariksabungan dan Bupati setuju dengan bukti Pemkab bersama warga Pariksabungan menyampaikan surat permohonan kepada Menteri Kehutanan. Dan Menteri Kehutanan setuju mengembalikan tanah tersebut kepada masyarakat Pariksabungan", terangnya.
 
Namun, sampai saat ini pengunjuk rasa mengaku tidak mengerti mengapa Bupati Kabupaten Tapanuli Utara tidak juga mau menyerahkannya kepada masyarakat Pariksabungan, padahal tanah itu sekarang sudah diperjual belikan oleh oknum yang tidak ketahui warga.
 
"Kami meminta agar Pemkab Taput sesegera mungkin menyerahkan tanah tersebut kepada kami. Dan kami meminta kepada Bupati dan Kapolres agar memberhentikan kegiatan alat berat yang ada ditanah kami. Dan jika aspirasi kami ini tidak ditanggapi, seperti kata pepatah Habis Takut Timbul Berani. Jangan salahkan kami kalau terjadi sesuatu disana, karena kami menuntut hak kami bukan mengambil hak orang lain. Sampai titik darah penghabisan kami sudah siap", tegasnya.
 
Satya Darma Nababan selaku Kabag Tapem sekaligus Plt Assisten 1 Pemkab Taput yang menerima pendemo mengatakan jika aspirasi masyarakat akan ditindaklanjuti. Mereka akan koordinasi kepada pihak polres bagaimana untuk menghentikan kegiatan di sana. "Tuntutan masyarakat pariksabungan akan kita tindaklanjuti terlebih dalam menghentikan kegiatan yang ada di sana", kilahnya.
 
Pantauan Pelita Batak di lapangan setelah massa memberikan tuntutannya kepada Pemkab Taput, massa melanjutkan aksinya ke Kantor DPRD Kabupaten Taput.(FH)
  BeritaTerkait
  • Warga Dipimpin Mantan Ketua KPK Tumpak Panggabean Demo Bupati Taput

    4 tahun lalu

    Tarutung (Pelita Batak): Ratusan warga melakukan aksi unjuk rasa di Kantor Bupati Taput, Senin 17 Oktober 2016. Massa yang dipimpin oleh mantan Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Tumpak Pangg

  • Ratusan Masyarakat Sigapiton Aksi Tuntut Tanah Adat Dibebaskan

    12 bulan lalu

    Balige (Pelita Batak): Ratusan Massa yang menamakan diri keturunan Adat Turunan Bius Raja Naopat gelar aksi demo di Kantor Bupati Toba Samosir, Kamis (26/9).Kehadiran masyarakat Desa Sigapiton di

  • Wabup Taput Serahkan 463 Kartu Keluarga Sejahtera Kecamatan Siborong-borong dan Muara

    satu bulan lalu

    Taput (Pelita Batak):Bupati Tapanuli Utara Drs. Nikson Nababan, M. Si diwakili Wakil Bupati Sarlandy Hutabarat, SH didampingi Kadis Sosial Erwan Hutabarat, Kadis PMD Donny Simamora, Kadis Pertanian SE

  • Rencana Pembangunan Kawasan Danau Toba dan Peluang Masyarakat Adat Diseminarkan di Parapat

    4 tahun lalu

    Parapat (Pelita Batak): KSPPM, BAKUMSU, CAPPA dan Sajogyo Institute bekerjasama dengan Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (Kemen LHK) dan Kantor Staf Presiden (KSP) menyelenggarakan seminar

  • Panitia Lomba Antar Desa dan Masyarakat Kecewa, Pemkab Simalungun dan Tobasa Tak Hadiri Pengumuman

    4 tahun lalu

    Ambarita-Samosir (Pelita Batak) : Panitia Lomba Antar Desa kawasan Danau Toba beserta masyarakat kecewa ketidakhadiran perwakilan Pemerintah Kabupaten Simalungun dan Toba Samosir (Tobasa) pada pe

  •   komentar Pembaca
    Copyright © 2020 Pelita Batak Online. All Rights Reserved. Design by. heriweb