• Home
  • News
  • Lima Tahun ke Depan, Indonesia Butuh Rp 4.900 Triliun
KSP Makmur Mandiri
Jumat, 22 Juli 2016 10:56:00

Sosialisasikan Pengampunan Pajak

Lima Tahun ke Depan, Indonesia Butuh Rp 4.900 Triliun

BAGIKAN:
Istimewa
Gubernur Sumut Tengku Erry Nuradi menyambut kedatangan Presiden Jokowi dan rombongan, sesaat setelah mendarat di Bandara Kualanamu Internasional Airport (KNIA), Kamis (21/7/2016)

Medan (Pelita Batak)

Dalam 5 tahun kedepan, Indonesia membutuh biaya pembangunan infrastuktur mencapai Rp 4.900 triliun. Sementara dana yang memungkinkan diambil dari APBN hanya Rp 1.500 triliun.

"Kurang 3.400 triliun. Dari mana uangnya? Ya dari bapak-ibu semuanya. Dikumpulkan. Hingga bisa kita pakai untuk bangun infrastruktur. Kalau infrastruktur rampung, baru kita bisa bersaing dengan negara lain. Biaya logistis cost akan lebih murah, biaya logistik transportasi juga akan lebih murah," ujar Jokwi optimis dalam acara Sosialisasi Pengampunan Pajak (Tax Amnesty) di Hotel Santika Dyandra, Jl Maulana Lubis Medan, Kamis (21/7/2016).

High coast di Indonesia dua setengah kali lipat dibanding Singapura. Kondisi tersebut mengancam Indonesia dalam bersaing dengan negara lain.

"Kalau tinggi biaya logistik, bisa ditingal kita. Karena itu, bapak-ibu ikut partipasi dalam amnesti pajak ini. Kalau di luar dapat bunga berapa sih? Kalau di dalam negeri dapat berapa? Kita blak-blak saja," sebut Jokowi.

Baca: Jokowi Ajak Pengusaha Sumut Investasi di Dalam Negeri


Hadir dalam kegiatan tersebut Menteri Keuangan Bambang Brodjonegoro, Gubernur Bank Indonesia (BI) Agus Martowardojo, Ketua Dewan Komisioner Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Muliaman D Hadad, Menteri BUMN Rini Soemarno, Gubernur Sumatera Utara (Sumut) Tengku Erry Nuradi dan ratusan pengusaha serta milyarder asal Sumut.

Jokowi juga mengajak pengusaha di Sumut untuk terlibat dalam membangun kawasan industri, industri manufaktur, garmen, otomotif, guna membuka lapanga pekerjaan.(TAp)

  BeritaTerkait
  • Rahasia Hati dan Sebiji Kacang Ijo Dari Elia Massa Manik ( Anak Kos Cisitu, Bandung, TL 83)

    3 tahun lalu

    ELIA Massa Manik berhasil melalui masa-masa sulit dan mampu menyelamatkan "kapal" PT Elnusa Tbk yang hampir tenggelam. Ia memimpin Elnusa ketika kasus pembobolan dana perusahaan Rp 111 mi

  • Ini Pendapat Ephorus Emeritus HKBP Pdt JR Hutauruk tentang Pdt Robinson Butarbutar

    3 tahun lalu

    Sipoholon (Pelita Batak) :<br></br> Emeritus Ephorus HKBP (Periode 1998-2004) Pdt Dr JR Hutauruk meminta kepada seluruh warga jemaat dan para calon untuk tetap menjaga semangat kedamaian serta persatuan HKBP dalam melaksanakan Sinode Godang d

  • Credit Suisse: Kekayaan Global tumbuh 6.4%, dipimpin oleh Amerika Serikat

    2 tahun lalu

    Jakarta (Pelita Batak) :Data Global Wealth Report 2017 yang dipublikasikan Credit Suisse Research Institute menemukan kekayaan global meningkat sebesar 30% sejak krisis keuangan global dimulai 10 tahu

  • Ini Dia 5 Film Benedict Cumberbatch dengan Pendapatan Tertinggi

    3 tahun lalu

    Jakarta(Pelita Batak): Benedict Cumberbatch adalah salah satu aset berharga Hollywood. Performa aktor asal Inggris ini selalu dinantikan, apalagi dalam hitungan beberapa hari ke depan kita akan dim

  • BODT Bersama Pemkab Tobasa Sosialisasi Destinasi Pariwisata di Sigapiton Ajibata

    3 tahun lalu

    Balige (Pelita Batak) : Upaya peningkatan dan pengembangan destinasi pariwisata di kawasan danau toba, Tim dari Badan Pelaksana Otorita Pariwisata Danau Toba (BODT) bersama Pemkab Toba Samosir me

  •   komentar Pembaca
    Copyright © 2020 Pelita Batak Online. All Rights Reserved. Design by. heriweb