• Home
  • News
  • LAPK : BPSK Medan Tidak Pro-Konsumen
KSP Makmur Mandiri
Selasa, 31 Januari 2017 17:25:00

LAPK : BPSK Medan Tidak Pro-Konsumen

BAGIKAN:
Ist|PelitaBatak

Medan (Pelita Batak) :
Lembaga Advokasi Perlindungan Konsumen (LAPK) menilai bahwa keberadaan Badan Penyelesaian Sengketa Konsumen (BPSK) Kota Medan belum berpihak kepada konsumen.

Pasalnya, masih banyak konsumen yang mengadu ke BPSK, justru mendapat respon negatif dari petugas penerima pengaduan.

Tak hanya itu, prosedur yang berbelit-belit dan memberatkan konsumen menyebabkan konsumen "frustasi" dan enggan mengadu ke BPSK Medan. Sehingga, hak masyarakat akibat praktek curang pelaku usaha tidak terpenuhi.

"Proses berperkara di pengadilan yang menghabiskan waktu, tenaga dan materi yang besar membuat konsumen enggan menuntut haknya di pengadilan. Semangat UU Konsumen mengamatkan lahirnya BPSK di Kota Medan memutus mata rantai "angkernya" pengadilan bagi konsumen. Tetapi, itu BPSK Kota Medan yang dulu. Sekarang sama ribetnya, bahkan lebih buruk dari pelayanan pengadilan sendiri," kata sekretaris LAPK, Padian Adi S Siregar dalam rilisnya, Selasa (31/1/2017).

Padian menilai, Ketua BPSK Medan disinyalir berkomplot dengan pelaku usaha dengan membuat aturan yang memberatkan, bahkan mengganjal konsumen miskin agar tidak dapat mengadu.

Sehingga, kata Padian, anggaran BPSK Medan seharusnya digunakan untuk biaya operasional pengaduan konsumen diduga masuk ke kantong oknum yang tidak bertanggungjawab.

"Konsumen miskin tidak mendapat perlindungan dari BPSK tetapi malah dibebani prosedur sulit yang berbiaya tinggi," ujarnya.

Kebijakan BPSK Medan yang tidak berpihak terlihat dari konsumen dipaksa merogoh "kocek" untuk membuat pengaduan yang dijilid sebanyak 6 rangkap dan harus menyerahkan bukti tertulis.

Padahal, Pasal 28 UU Konsumen menyatakan pembuktian dibebankan bagi Pelaku Usaha dan berperkara di BPSK tidak dikenakan biaya.

"Konsumen dijebak dan dibenturkan kembali dengan pelaku usaha melalui kebijakan adu domba memaksa konsumen yang mengantar pemberitahuan sidang kepada pelaku usaha. Jika, konsumen tidak mau mengantar proses pengaduan akan ditunda-tunda bahkan digugurkan," ungkapnya.

Konsumen tidak jarang mendapat intimidasi dari pegawai dan Majelis BPSK Medan yang menyidangkan sengketa konsumen seolah-olah berpihak kepada pelaku usaha.

Konsumen juga sering kali dibatasi kesempatannya dalam membela diri dan menyalahkan konsumen karena menandatangani Klausula Baku.

"Padahal klausula baku yang merugikan konsumen dilarang dalam UU Konsumen dan semestinya tugas BPSK-lah yang membatalkannya, bukan malah mengakuinya," jelasnya.

Lemahnya pengawasan yang dilakukan Pemerintah terhadap BPSK Kota Medan, menyebabkan kebijakan BPSK Medan selalu berpihak bagi pelaku usaha.

"BPSK Medan sangat berbeda sekali dengan BPSK lain yang selalu memberi keputusan berpihak bagi konsumen. Proses rekruitmen yang asal-asalan menjadi akumulasi anggota BPSK Medan tidak memahami semangat perlindungan konsumen yang terkandung dalam UU Konsumen," katanya.(TAp/bt)
 

  BeritaTerkait
  • Teknisi HP Layak Untuk Dapatkan Sertifikasi

    3 tahun lalu

    Medan (Pelita Batak) : Lembaga Advokasi Perlindungan Konsumen (LAPK) menilai, teknisi HP dinilai layak untuk mendapatkan sertifikasi.

  • Masyarakat Frustrasi Melihat Kondisi Jalan di Medan

    4 tahun lalu

    Medan (Pelita Batak) : Sekretaris Lembaga Advokasi dan Perlindungan Konsumen (LAPK) Sumut, Padian Adi Syahputra menilai masyarakat telah frustrasi dengan fasilitas jalan di Kota Medan. Banyak masya

  • Besok, DPW PPSHI Sumut Gelar Workshop

    3 tahun lalu

    Medan (Pelita Batak) :Pengurus Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) Persatuan Pengusaha Service HP Indonesia (PPSHI) akan menggelar workshop Repair Software box dan non box Xiaomi dan Oppo pada Jumat (9/12/2016).

  • Pemerintah Diminta Tinjau Ulang Pencabutan Listrik Subsidi

    3 tahun lalu

    Medan (Pelita Batak) :Pencabutan subsidi bagi pelanggan 900VA mulai Januari 2017 dan efektif Juli 2017, merupakan kebijakan yang tidak tepat untuk diterapkan pada saat ini. Pasalnya, hampir semua kebutuhan pokok rakyat sedang mengalami kenaikan harga.

  • Panduan untuk Berbelanja yang Aman di Hari Libur Menjelang 2017

    3 tahun lalu

    Medan(Pelita Batak): Kita akan segera memasuki musim membeli holiday gift. Toko-toko sudah memenuhi stoknya dengan banyak sekali perangkat terhubung yang wajib dimiliki, dimulai dari aksesoris dan

  •   komentar Pembaca
    Copyright © 2020 Pelita Batak Online. All Rights Reserved. Design by. heriweb