• Home
  • News
  • Kunker Sejumlah Anggota DPRD Padangsidimpuan Ke Madina Diduga Illegal
KSP Makmur Mandiri
Selasa, 04 Agustus 2020 15:26:00

Kunker Sejumlah Anggota DPRD Padangsidimpuan Ke Madina Diduga Illegal

BAGIKAN:
Saut Togi Ritonga| Pelita Batak
Padangsidimpuan (Pelita Batak) :
Kunjungan kerja sejumlah anggota DPRD Kota Padangsidimpuan ke Kabupaten Mandailing Natal pada Kamis 30 Juli 2020 yang lalu ternyata masih meninggalkan sejumlah polemik.

Pasalnya, Kunker yang terungkap melalui pemberitaan salah satu media di facebook diduga illegal tanpa teragenda secara kelembagaan.

Menjawab konfirmasi wartawan di ruang kerjanya, Selasa 4 Agustus 2020, Sekretaris DPRD Kota Padangsidimpuan Irfan Bahri mengaku tidak mengetahui terkait kunjungan kerja DPRD ke kabupaten Mandailing Natal itu. 

"Saya tidak tahu itu," ujarnya singkat seraya mengatakan tidak ada agenda, menjawab  pertanyaan wartawan terkait SPPD.

Sebagaimana diketahui, perjalanan dinas pejabat dapat dilakukan dengan adanya undangan maupun surat yang ditayangkan ke tempat tujuan kunjungan dan perjalanan dinas itu dibekali SPT maupun SPPD sebagai pertanggungjawaban penggunaan belanja perjalanan dinas dalam maupun luar daerah yang ditampung dalam Anggaran Pembangunan Belanja Daerah (APBD).

Sebagaimana diberitakan sebelumnya, salah seorang Wakil Ketua DPRD  RN bersama  NP, MHR, KS dari Fraksi Gerindra, TAT, AH dari Fraksi PDI Perjuangan,  IH dan AH dari Fraksi Demokrat disebut melakukan kunjungan kerja ke Kabupaten Mandailing Natal yang menuai protes dari Warganet karena tidak menjalankan protokol kesehatan Covid 19, memakai masker maupun menjaga jarak (physical distancing).(STR)
  BeritaTerkait
  • Viral Di FB, Warganet Sesalkan DPRD Sidimpuan Acuhkan Protokol Kesehatan Covid Saat Kunker Ke Madina

    2 bulan lalu

    Padangsidimpuan  (Pelita Batak) :Kunjungan Kerja Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Padangsidimpuan ke Kabupaten Mandailing Natal, Kamis (30/7) mendadak viral di Facebook karena dinilai m

  • Sambut Puasa dan Hari Raya Idul Fitri 1438 H, Ini 151 Titik Pasar Murah

    3 tahun lalu

    Medan (Pelita Batak) : Pemko Medan menggelar pasar murah di 151 titik yang tersebar di 21 kecamatan yang ada di Kota Medan. Kehadiran pasar murah ini untuk membantu masyarakat kurang mampu dalam

  • Pemprov Sumut Diminta Segera Ambil Alih Lahan di Bandung

    4 tahun lalu

    Santer disorot publik Sumut kini adalah adanya tanah seluas 3.000 meter persegi, di jalan Batu Tulis III, Kelurahan Batu Nunggal, Kota Bandung, Provinsi Jawa Barat, yang terdaftar sebagai aset pemerintah provinsi Sumut. Terkait tanah ini, Komisi C menda

  • Pedagang Pasar Aksara Datangi DPRD Medan

    4 tahun lalu

    Pedagang yang selama ini berjualan di Pasar Aksara mendatangi kantor DPRD Kota Medan, Kamis (14/7/2016) siang. Mereka meminta agar pemerintah segera menyediakan lokasi penampungan sementara dan dengan tegas menolak alih fungsi Pasar Aksara untuk kepenting

  • Aksi Begal Masih Meresahkan Warga Medan

    4 tahun lalu

    Pemko Medan diminta untuk ikut serta dalam memberantas begal yang kini keberadaannya sangat meresahkan masyarakat. Salah satunya dengan menurunkan petugas Satpol PP dan Dinas Perhubungan untuk menertibkan para pedagang sparepart bodong yang menggelar lapa

  •   komentar Pembaca
    Copyright © 2020 Pelita Batak Online. All Rights Reserved. Design by. heriweb