• Home
  • News
  • Ketidakpastian Pandemi, Muncul Urgensi Bagi Perusahaan Kecil Hingga Besar Beralih ke Cloud Computing
KSP Makmur Mandiri
Kamis, 17 September 2020 17:35:00

Ketidakpastian Pandemi, Muncul Urgensi Bagi Perusahaan Kecil Hingga Besar Beralih ke Cloud Computing

HRIS berbasis cloud menjadi solusi yang relevan mendukung produktivitas kerja dan kolaborasi HR menjalani remote working
BAGIKAN:
IST|Pelita Batak
Jakarta (Pelita Batak):
Pandemi yang telah berlangsung lebih dari 6 bulan ini berdampak besar pada operasional bisnis. Penerapan kebijakan kerja dari rumah dan dan dari kantor dilakukan secara parsial oleh mayoritas bisnis dan perusahaan. Kini, Jakarta kembali memberlakukan PSBB Ketat dimana hanya 11 sektor industri saja yang diperbolehkan bekerja dari kantor dengan kapasitas yang minimum. Sementara sektor industri non-esensial kembali bekerja dari rumah. Perubahan kebijakan ini menjadi tantangan, khususnya bagi HR, untuk memastikan operasional bisnis dan kinerja perusahaan tetap berjalan dengan baik di tengah ketidakpastian saat ini.

Untuk mendukung bisnis dan perusahaan tetap berjalan secara optimal di tengah pandemi ini, dibutuhkan tools yang dapat membantu perusahaan dalam mengakses data perusahaan dengan mudah serta mendukung produktivitas kerja. Hal yang tidak dapat dipenuhi oleh infrastruktur on-premise karena tidak bisa diakses secara fleksibel saat bekerja dari rumah. Misalnya, saat PSBB ketat ini HR tidak bisa datang ke kantor menarik data kehadiran karyawan, sehingga dapat berpengaruh pada keterlambatan proses payroll. Rekapan manual klaim karyawan yang mungkin masih dilakukan satu persatu melalui email atau chat tentu saja akan menambah waktu pengerjaan. Masalah - masalah yang muncul ini memperkuat fakta bahwa cloud computing, salah satunya Human Resources Information System (HRIS) berbasis cloud,  menjadi jawaban dari kebutuhan bisnis dimana pengguna bisa dengan fleksibel mengakses data dimana saja dan kapan saja. Sehingga jika bisnis dan perusahaan ingin memastikan kinerja dan produktivitas tetap terjaga, migrasi ke cloud menjadi penting dilakukan. 

Dondy Bappedyanto, CEO Biznet Gio, menyebutkan bahwa, “Masa pandemi ini mendorong percepatan transformasi bisnis, di mana cloud memungkinkan kolaborasi jarak jauh dengan rekan kerja walau dari lokasi yang berbeda. Kami mencatatkan ada peningkatan sekitar 20% permintaan penggunaan teknologi cloud dari sisi Biznet Gio.”

Suwandi Soh, CEO Mekari, juga menegaskan, “Muncul kesadaran akan pentingnya membangun sistem di atas infrastruktur cloud demi mencapai operasional bisnis yang lebih efektif dan efisien di masa ini. Kita benar - benar diakselerasi masuk ke apa yang disebut “future of workplace” yaitu remote working dan online collaboration. Bisnis yang sudah melakukan migrasi ke cloud akan bertahan dan mampu bersaing dibandingkan bisnis yang masih mengandalkan sistem manual dengan situasi workplace yang hybrid saat ini. Sekarang merupakan momen yang penting dan tepat bagi pemilik bisnis untuk beralih ke cloud computing dan bagi pelaku industri SaaS untuk menggencarkan edukasi atas solusi bisnis yang dapat ditawarkan oleh cloud computing, salah satunya HRIS.”

“Agar meyakinkan bisnis dan perusahaan beralih ke cloud, keamanan data internal menjadi prioritas utama. SaaS provider menjamin bahwa data bisnis aman yang didukung beberapa strategi seperti telah tersertifikasi  standar internasional seperti ISO27001 terkait standar penyimpanan dan pengelolaan data atau dengan memberikan level proteksi Two Factor Authentication saat mengakses data,” tambah Dondy”

Mekari sebagai perusahaan software as a service untuk bisnis UKM dan mid-enterprise, selalu berinovasi untuk menghadirkan solusi bagi operasional bisnis berbasis cloud, salah satunya melalui produk Talenta, software HRIS & Payroll. HRIS sendiri merupakan sistem yang berfungsi untuk mengumpulkan, mengarsipkan serta menganalisa data - data terkait pengelolaan karyawan seperti gaji, absensi, klaim dan lainnya. Lalu, manfaat apa yang dapat ditawarkan oleh HRIS berbasis cloud?

Mendukung Fleksibilitas Kerja HR

HRIS berbasis cloud memungkinkan HR mengakses data karyawan dengan mudah kapanpun dan dimanapun. HR bisa mengurus payroll, reimburse, hingga administrasi lainnya secara tepat waktu dan lancar tanpa bergantung pada software di kantor. Produktivitas kerja HR tetap terjaga meskipun sedang bekerja dari rumah.

Peningkatan Skala Operasional HR Melalui Automasi

Dengan kembali diberlakukannya PSBB ketat, perusahaan membutuhkan fungsi HR secara strategis untuk mempersiapkan proyeksi dan perencanaan operasional bisnis kedepannya pasca pandemi hingga infrastruktur yang dibutuhkan untuk meningkatkan performa bisnis menghadapi future of workplace. Automasi yang ditawarkan oleh HRIS berbasis cloud seperti Talenta akan membantu HR mengurus hal - hal administratif yang biasanya memakan waktu, sehingga mereka bisa fokus pada perencanaan strategis tersebut. 

Efisiensi Biaya
  
Bisnis dan perusahaan bisa mulai menggunakan HRIS berbasis cloud tanpa mengeluarkan investasi yang besar. Sebagai pertimbangan bagi bisnis dan perusahaan yang pastinya sangat cermat mengatur pengeluaran atau investasi tambahan di masa krisis ini, jika dihitung secara Total Cost of Ownership penggunaan HRIS berbasis cloud pun masih lebih terjangkau.

Kemudahan akses yang ditawarkan oleh HRIS berbasis cloud seperti Talenta ini diyakini menjadi solusi relevan bagi pemilik bisnis yang ada di seluruh Indonesia untuk mengelola karyawan di situasi saat ini. “Saat ini kita lihat bahwa secara ekonomi sentris, pulau Jawa masih menjadi pusatnya. Namun, banyak pemilik bisnis di luar Jawa yang butuh solusi atas permasalahan yang sama. Dengan HRIS berbasis cloud misalnya, pemilik bisnis di mana saja dapat mengakses solusi pengelolaan HR & payroll tersebut hanya dengan koneksi internet. Kehadiran teknologi cloud ini memungkinkan semua jenis perusahaan kecil hingga besar memiliki kesempatan mendapat solusi yang sama,” tambah Suwandi. Untuk informasi lebih lanjut, silakan klik http://bit.ly/talentacloud. (TAp|*)
  BeritaTerkait
  • Mengenal Teknologi Cloud, Solusi Cerdas UKM Tahan Krisis Selama Covid - 19

    6 bulan lalu

    Jakarta (Pelita Batak): Indonesia memasuki Ramadan tahun ini berbeda. Dengan adanya pandemi Covid - 19 dan pemberlakuan pembatasan sosial berskala besar (PSBB), roda perekonomian Indonesia terhambat.

  • Lima Bidang untuk Inovasi Keamanan Cyber di 2017

    4 tahun lalu

    Dunia tidak pernah diam. Dalam ruang teknologi, ini berarti inovasi dan penemuan yang konstan merupakan kunci dari kelangsungan dan perkembangan penyedia solusi.   Dalam arena keamanan

  • Avnet Memperluas Strategi E-commerce di Tiongkok Bersama Alibaba

    tahun lalu

    PHOENIX dan HANGZHOU, CHINA (Pelita Batak):Penyedia solusi teknologi global terkemuka, Avnet (Nasdaq: AVT) telah meluncurkan Avnet Super Store di pasar pembelian grosir dan B2B yang fokus pada pembeli

  • Menyingkap Upaya Pelaku Usaha Untuk Tetap Bertahan dan Bangkit Ditengah Pandemi COVID-19

    7 bulan lalu

    Medan (Pelita Batak):Memasuki bulan keempat di tahun 2020, iklim bisnis tanah air sedang lesu, pasalnya pandemi COVID-19 yang sedang merebak membuat aktivitas usaha mengendur. Sejumlah sektor usaha ya

  • Demo Disebut Hanya Memperburuk Kondisi Ekonomi yang Tengah Lesu

    4 tahun lalu

    Jakarta(Pelita Batak): Yopie Hidayat, kolumnis ekonomi yang juga mantan Juru Bicara Wapres Boediono, menegaskan, saat ini, kondisi ekonomi global tengah dalam kondisi sangat tidak bagus, bahkan bis

  •   komentar Pembaca
    Copyright © 2020 Pelita Batak Online. All Rights Reserved. Design by. heriweb