• Home
  • News
  • Kapolda Sumut Irjen Rycko Amelza Dimutasi Bukan karena Habib Rizieq Syihab
KSP Makmur Mandiri
Senin, 05 Juni 2017 14:24:00

Kapolda Sumut Irjen Rycko Amelza Dimutasi Bukan karena Habib Rizieq Syihab

BAGIKAN:
Ist
Mutasi
Jakarta(Pelita Batak): Kapolri Jenderal Tito Karnavian membantah isu yang beredar di media sosial mengenai pergantian Kapolda Sumut Irjen Rycko Amelza karena berkaitan dengan Imam Besar Front Pembela Islam (FPI) Habib Rizieq Syihab. Dia mengatakan Rycko dimutasi menjadi Gubernur Akpol sebab untuk membenahi institusi pendidikan di ranah kepolisian itu.

"Bukan. Nggak ada. Polda Sumut sangat berprestasi di sana. Pak Rycko. Pak Rycko ini Adhi Makayasa, sangat bagus bekerja di Sumatera Utara tapi saya memerlukan pak Rycko utk menjadi Gubernur Akpol karena saya ingin memperbaiki Akpol," ujar Tito di Rupatama Mabes Polri, Jl Trunojoyo, Kebayoran Baru, Jaksel, Senin 5 Juni 2017.

Isu mengenai mutasi Rycko itu berhembus di media sosial. Irjen Rycko dianggap memberikan kesan positif terhadap peserta Aksi Bela Islam yang digelar di Medan dan dihadiri oleh Habib Rizieq pada 28 Desember 2016. 

Dari situ, kemudian muncul isu bahwa mutasi tersebut dilatarbelakangi oleh kehadiran Rycko di Aksi Bela Islam. Namun seperti disampaikan Tito di atas, isu tersebut dipastikan tidak benar.

Tito juga menerangkan bahwa Akpol merupakan institusi yang sangat penting sebab dianggap sebagai dapur pimpinan Polri. Dia berharap Rycko dapat melakukan upaya perbaikan pasca terjadinya insiden tewasnya seorang taruna yang diduga dipukul senior.

"Itu lah dapur pimpinan polri, calon pimpinan polri, tapi kemarin aya jujur saja agak menyesali peristiwa meninggalnya taruna yang diduga dipukul oleh seniornya," terangnya.

Selain itu, Tito juga mengungkapkan Gubernur Akpol sebelumnya Irjen Anas Yusuf memang benar dimutasi karena adanya insiden tewasnya taruna beberapa waktu lalu. Peristiwa pemukulan terhadap taruna ini merupakan sesuatu yang harus dihilangkan dalam tradisi pendidikan di institusi kepolisian.

"Saya pikir karena saya sama pengurus sudah saya ingatkan agar hentikan budaya pemukulan di Akpol karena ngga ada gunanya. Nanti habis mukulin juniornya dia keluar nanti mukulin tahanan, mukulin tersangka," ungkapnya.(R2/detikcom)
  BeritaTerkait
  • Irjen Pol Paulus Waterpauw Sahabat Anak dan Perempuan Sumut

    3 tahun lalu

    Jakarta (Pelita Batak) :Penunjukan Kapolri Jenderal Polisi Tito Karnavian terhadap Irjen Polisi Paulus Waterpauw sebagai Kapolda Sumatera Utara menggantikan Irjen Polisi Rycho Amelza Dhaniel yang sebe

  • Konsolidasi Kepemimpinan Polri dan Makna Reformasi Polri Terhadap Nawacita

    2 tahun lalu

    Oleh : Firman Jaya Daeli (Mantan Tim Perumus UU Polri Dan Anggota Komisi Politik & Hukum DPR-RI)Institusi Polri di bawah kepemimpinan Kapolri Jenderal Pol. Prof. Tito Karnavian, MA, Ph.D sudah sem

  • Seluruh Pemangku Kepentingan Diminta Jamin Keamanan dan Kenyamanan Berinvestasi di Sumut

    3 tahun lalu

    Medan (Pelita Batak) : Gubernur Sumatera Utara (Gubsu) HT Erry Nuradi meminta kepada seluruh stakeholder agar mendukung investasi di Sumatera Utara yang merupakan motor penggerak perekonomian.

  • Ribuan Warga Ramaikan Apel Nusantara di Medan

    3 tahun lalu

    Medan (Pelita Batak) :Gubernur Sumatera Utara (Gubsu) HT Erry Nuradi menyebutkan arus globalisasi yang diwarnai dengan pergunaan internet dan media sosial (medsos) turut menyumbangkan kebudayaan asing yang tidak sesuai dengan kebudayaan dan kearifan lokal

  • Kidung Pujian di Malam Natal Khidmat di Medan

    3 tahun lalu

    Medan (Pelita Batak) :Kapolda Sumatera Utara (Kapoldasu), Irjen Pol Rycko Amelza Dahniel bersama Kasdam I BB, Brigjen TNI T Aritonang serta Wali Kota Medan, Drs H T Dzulmi Eldin S MSi mengecek sejumlah gereja di Kota

  •   komentar Pembaca
    Copyright © 2020 Pelita Batak Online. All Rights Reserved. Design by. heriweb