• Home
  • News
  • Kajari Medan Akhirnya Minta Maaf ? Ketua PN Medan : Kunjungan Silaturahmi dan Kordinasi
KSP Makmur Mandiri
Kamis, 25 Juni 2020 11:20:00

Kajari Medan Akhirnya Minta Maaf ? Ketua PN Medan : Kunjungan Silaturahmi dan Kordinasi

BAGIKAN:
IST|Pelita Batak
Medan (Pelita Batak):
Kepala Kejaksaan Negeri Medan Dwi Setyo Budi Utomo SH, MH dengan didampingi Kepala Seksi Pidana Umum Kejari Medan Parada Situmorang melakukan kunjungan silaturahmi dengan Ketua Pengadilan Negeri Medan pekan lalu.

Beragam analisa menilai kunjungan itu tidak semata-mata kunjungan silaturahmi biasa. Pasalnya, sebelumnya ada insiden aksi Walk Out (WO) oknum jaksa Kejari Medan saat persidangan sedang di gelar beberapa waktu lalu. 

Aksi meninggalkan ruangan persidangan atau WO itu pun lantas memantik kritik kepada Kejari Medan yang dianggap dapat mengganggu hubungan relasi antar lembaga Kejaksaan Negeri Medan dengan Pengadilan Negeri Medan. Sehingga beberapa pihak menganjurkan Kejari Medan untuk meminta maaf kepada majelis hakim yang saat itu menggelar persidangan maupun secara kelembagaan.

Ketua Pengadilan Negeri Medan Sutio Jumagi Akhirno, SH. MH membenarkan kunjungan Kajari Medan Dwi Setyo Budi Utomo SH, MH dan Kasi Pidum Parada Situmorang SH, MH  ke ruangan kerjanya pekan lalu.

"Iya benar, Kajari Medan Dwi Setyo Budi Utomo dan Kasi Pidum Parada Situmorang berkunjugan ke ruangan saya, Jumat pekan lalu. Ini kunjungan balasan atas kunjungan silaturahmi yang pernah saya lakukan ke Kejari Medan beberapa waktu lalu. Kunjungan silaturahmi dan kordinasi antar lembaga," jawab Ketua PN Medan Sutio Jumagi Akhirno SH, MH dalam percakapan telepon seluler dengan wartawan ketika dihubungi melalui sambungan telepon seluler, Rabu (24/6).

Ketua PN Medan ini mengapresiasi atas kunjungan silaturahmi yang dilakukan Kajari Medan Dwi Setyo Budi Utomo itu. Pasalnya, ke depan tetap terjalin komunikasi dan kordinasi, khususnya dalam penanganan perkara di kondisi pandemic Covid 19 saat ini.
Menjawab pertanyaan pembahasan insiden aksi WO aknum jaksa yang sempat viral, Ketua PN Medan ini mengelak membahasnya. Karena antara pihaknya PN Medan dengan Kejari Medan persoalan itu dianggap sudah selesai, karena persidangan tetap digelar dan jaksa menjalankan penetapan hakim terkait sidang secara online.

"Sudah selesai itu. Nga lah harus diperdebatkan dan bagi saya sudah klir. Yang penting kedepannya masing-masing pihak dapat menjalankan pekerjaannya sesuai ketentuan perundang-undangan dan saling kordinasi," tutup Sutio Jumagi dalam percakapan telepon seluler saat itu.

Sementara itu, guna mendapatkan keterangan terkait kunjungan Kajari Medan ke Ketua PN Medan pekan lalu itu, apakah sebatas kunjungan silaturahmi dan kordinasi atau untuk penyampaian permintaan maaf atas insiden aksi WO oknum jaksa, Kasi Pidum Parada Situmorang, tidak menjawab konfirmasi wartawan melalui pesan singkat whatssap, Rabu (24/6).
Sementara itu, praktisi hukum Muara Karta Simatupang SH, MH memberi apresiasi atas kunjungan yang dilakukan Kajari Medan ke PN Medan dalam rangka kordinasi. Hanya saja Muara Karta meragukan maksud kunjungan itu sebatas kordinasi antar lembaga, bahkan diduga juga untuk penyampaian maaf atas insiden aksi WO oknum jaksa.

"Ya itu Kajari Medan  didampingi Kasi Pidum.  dengan datang nya  Kajari Medan ada dugaan juga meminta maaf kepada Ketua PN Medan, maka itulah akhir dari karier seseorang sebagai pejabat negara. Karena dengan memohon maaf, berarti mengakui kesalahan nya," kata Muara Karta dalam percakapan pesan whatsapp menanggapi kujungan Kajari Medan ke Ketua PN Medan, Selasa (23/6). (TIM)
  BeritaTerkait
  • Sesuai Perintah Gubsu, GAMKI Terjun Bantu Penanganan Bangkai Babi Terinfeksi Hog Kholera

    8 bulan lalu

    Medan (Pelita Batak):Sebagai bentuk perhatian pemerintah provinsi Sumatera Utara terhadap wabah virus hog kholera yang menyerang hewan ternak berkaki empat (babi) di daerah ini, dengan mengajak DPC Ge

  • Pimpinan Gereja di Sumut Minta Revisi Perpres No 49 Tahun 2016 tentang Badan Otorita Pengelola Kawasan Pariwisata Danau Toba (BOPKPDT)

    4 tahun lalu

    Medan (Pelita Batak): Pemimpin Gereja-gereja di Sumatera Utara mengeluarkan pernyataan sikap, Rabu 22 Juni 2016 sebagaimana ditulis ulang Jendela Toba, terkait Peraturan Presiden No 49 tahun 2016 t

  • Mardiaz Kusin di Mata Warga Medan

    4 tahun lalu

    Medan (Pelita Batak) :Wali Kota Medan, Drs H T Dzulmi Eldin S MSi beserta seluruh jajaran Pemko Medan sangat mengapresiasi dan memberikan penghargaan yang setinggi-tingginya kepada Kombes Pol H Mardiaz Kusin Dwihananto yang selama ini telah mendharmabakti

  • Akhyar Nasuiton Apresiasi Reuni Akbar Perguruan Al Azhar

    4 tahun lalu

    Medan (Pelita Batak) :Wakil Wali Kota Medan, Ir Akhyar Nasution MSi sangat mengapresiasi dan menyambut positif digelarnya Reuni Akbar Ikatan Keluarga Alumni Al-Azhar Medan 1987-2016. Slain untuk membina kembali tali silaturahmi, kegiatan ini merupakan mom

  • Terbukti Tidak Macet, PDIP Minta Pedagang Pasar Bulan Tidak Digusur

    3 tahun lalu

    Medan (Pelita Batak) : Penggusuran terhadap pedagang tradisional di Jl Bulan Medan dinilai tidak begitu mendesak. Hal itu sesuai dengan hasil kunjungan anggota Fraksi PDI Perjuangan DPRD Kota Med

  •   komentar Pembaca
    Copyright © 2020 Pelita Batak Online. All Rights Reserved. Design by. heriweb