• Home
  • News
  • Ingin Semua Terbang dengan Aman, KSAU Marsekal Hadi Tjahjanto Susun Program Kerja
KSP Makmur Mandiri
Kamis, 19 Januari 2017 12:36:00

Ingin Semua Terbang dengan Aman, KSAU Marsekal Hadi Tjahjanto Susun Program Kerja

BAGIKAN:
(Foto: Humas/Agung)
KSAU Marsekal Hadi Tjahjanto melakukan salam komando dengan Marsekal Agus Supriatna yang digantikannya, di Istana Negara, Jakarta, Rabu (18/1) siang.

Jakarta (Pelita Batak) :
Marsekal Hadi Tjahjanto mengaku sudah memiliki program yang akan dilaksanakannya seusai dirinya dilantik menjadi Kepala Staf TNI Angkatan Udara (KSAU), di Istana Negara, Jakarta, Rabu (18/1/2017) siang. Program tersebut mulai dari perencanaan yang transparan sampai dengan pengadaan barang atau alat utama sistem persenjataan (alutsista).

“Dengan demikian, maka seluruh kekuatan udara bisa melaksanakan terbang dengan aman sehingga kita terhindar dari accident atau kecelakaan pesawat terbang. Itu yang benar-benar akan saya awasi dan saya akan turun ke bawah,” tegas Hadi kepada wartawan usai dilantik sebagai KSAU oleh Presiden Joko Widodo (Jokowi).

Menurut KSAU, pihaknya sedang melakukan evaluasi terhadap banyaknya peristiwa kecelakaan pesawat udara, yang nanti hasilnya akan menjadi koreksi agar tidak lagi melakukan kesalahan yang sama. Ia mengingatkan, faktor manajemen sangat penting, karena kalau memiliki manajemen yang baik maka niscaya kecelakaan pesawat itu bisa dihindari.

Saat disinggung mengenai pesan Presiden Jokowi, KSAU mengaku tidak ada pesan khusus. “Saya hanya foto biasa saja tadi dengan Presiden dan menerima ucapan selamat (usai pelantikan, Hadi menemui presiden untuk foto bersama),” jelas Hadi.

Peremajaan Pesawat

Disinggung mengenai peremajaan pesawat TNI AU, KSAU Marsekal Hadi Tjahjanto mengatakan, sesuai dengan Renstra (Rencana Strategis), sampai dengan 2024 akan ada satu peremajaan pesawat, yaitu pesawat F-5, pengganti pesawat F-5 yang lama.  “Karena pesawat F-5 ini kan hampir 1 tahun sudah tidak terbang lagi. Jadi penggantinya itu direncanakan apa itu masih dalam perencanaan,” ujarnya.

Selain itu, lanjut Hadi, akan ada penambahan radar. Ia menjelaskan, jumlah radar yang dimiliki TNI AU untuk pertahanan udara seluruh Indonesia hanya 20. Karena itu, sampai dengan Renstra ketiga akan ada penambahan sebanyak 12 sehingga total menjadi 32. Dengan demikian, diharapkan tidak ada bolong-bolong lagi apabila ada pesawat yang melanggar.

Menurut Hadi, penambahan radar dilakukan di Nusa Tenggara,  Pontianak, Jayapura, dan di bagian Sumatera. “Tentunya adalah daerah-daerah  yang masih bolong, yang masih belum bisa ter-cover radar itu akan ditempatkan radar. Jadi itu perencanaan sampai dengan 2024 ini, mudah-mudahan 32 radar sudah terpasang,” papar Hadi.

Adapun terkait hibah pesawat luar negeri, KSAU menjelaskan, saat ini sedang berjalan, dan untuk pesawat F-16 dari 24 sudah datang 14, kurang 10. Kemudian pesawat Hercules juga sudah berdatangan. “Hercules semuanya baik untuk melaksanakan terbang dan semuanya dioperasionalkan oleh skuadron angkatan udara 32 di Malang,” terang Hadi.

Sementara untuk Sukhoi, menurut Hadi, masih dalam perencanaan. Ia menjelaskan ada rencana pengadaan 35 Sukhoi, namun hal itu sampai saat ini masih dalam perencanaan di Kemenhan.

KSAU menjelaskan, untuk pengadaan alutsista semuanya kewenangan dari Kementerian Pertahanan. TNI Angkatan Udara hanya sebagai pembina, dan juga akan memberikan spek-nya. Sedangkan kontrak akan dilakukan oleh Mabes TNI, dan proses pembeliannya adalah dari Kementerian Pertahanan.

"Tentunya, kita akan terus koordinasi melekat, terutama adalah pada spek yang kita inginkan. Kita tidak melihat merk, kalau spek-nya memang tidak sesuai akan kita sampaikan," tegas Hadi.

Dalam kesempatan itu KSAU Hadi Tjahjanto juga menanggapi penilaian sejumlah pihak yang menyebut karirnya melesat.  Hadi menegaskan, dirinya adalah seorang tentara yang memiliki sumpah prajurit dalam Sapta Marga. Sedangkan  pembinaan karir itu tentunya adalah dari pimpinan. “Mau jadi apa selanjutnya itu adalah urusan pimpinan, sehingga saya hanya bisa melaksanakan dan menolakpun saya tidak bisa. Jadi, hanya satu, bahwa siap melaksanakan perintah atasan,” pungkas Hadi. (TAp/Setkab)

  BeritaTerkait
  • Buka Puasa Bersama Panglima TNI & Kapolri di Medan

    5 bulan lalu

    Medan (Pelita Batak):Wali Kota Medan Drs H T Dzulmi Eldin S MSi MH menghadiri buka puasa bersama dengan Panglima TNI Marsekal TNI Hadi Tjahjanto SIP dan Kapolri Jenderal Tito Karnavian di Hanggar Lanu

  • Effendi Simbolon Silaturahmi ke Kelompok Cipayung Plus Sumut

    2 tahun lalu

    Medan (Pelita Batak):Anggota Komisi I DPR RI, Effendi Muara Sakti Simbolon bersilaturahmi dengan para pimpinan kelompok Cipayung Plus Sumatera Utara (Sumut) di Medan, Kamis (31/8/2017).Effendi Simbolo

  • Daebak ! Inilah Sepuluh Aplikasi Kota Pintar di Kota Seoul Metropolitan

    2 tahun lalu

    Ditulis ulang: Flemming PANGGABEANSmart City atau kota pintar  merupakan sebuah konsep perkotaan yang sudah banyak diterapkan di negara maju di dunia seperti Denmark, Belanda, Dubai, Amerika Seri

  • 3 Nama Calon KSAU Diajukan Panglima TNI

    3 tahun lalu

    Jakarta (Pelita Batak) :Tiga calon pengganti KSAU yang diajukan ke Presiden itu, kata Panglima TNI,

  • Mendikbud Minta Hasil Akreditasi Digunakan Untuk Program pengembangan Sekolah

    3 tahun lalu

    Jakarta(Pelita Batak): Menteri Pendidikan dan Kebudayaan (Mendikbud) Muhadjir Effendy, membuka Rapat Koordinasi Nasional (Rakornas) I Badan Akreditasi Nasional – Sekolah/Madrasah (BAN-S/M) da

  •   komentar Pembaca
    Copyright © 2019 Pelita Batak Online. All Rights Reserved. Design by. heriweb