• Home
  • News
  • Himma Dicopot dari Kepala Arsip USU, Rektor: Status Dosennya Menunggu Putusan Pengadilan
KSP Makmur Mandiri
Senin, 21 Mei 2018 18:31:00

Himma Dicopot dari Kepala Arsip USU, Rektor: Status Dosennya Menunggu Putusan Pengadilan

BAGIKAN:
ist|pelitabatak
Ilustrasi
Medan (Pelita Batak):
Gara-gara memasang status di Facebook bahwa teror bom di Surabaya merupakan skenario, Himma Dewiyana Lubis alias Himma (46) warga Jalan Melinjo II Komplek Johor Permai, Medan Johor, Kota Medan, ditangkap polisi, Sabtu (19/5/2018).

Dosen Fakultas Sastra Universitas Sumatera Utara (USU) ini menjalani pemeriksaan sampai akhirnya ditetapkan menjadi tersangka. Himma mengaku menyesal atas perbuatannya.

"Saya sangat menyesal sekali, saya tidak tahu itu hoaks. Saya sebenarnya bodoh sekali, saya pesan kepada masyarakat, jangan asal membagikan status orang lain. Ini sudah saya rasakan akibatnya," kata Himma, dengan suara parau, Minggu (20/5/2018), melansir Kompas.com.

Dia mengaku tidak ada maksud apa-apa memasang status yang disebut bukan miliknya itu. Begitu membaca tulisan yang menyebutkan, "3 bom gereja di surabaya hanyalah pengalihan isu" Skenario pengalihan yg sempurna...#2019 Ganti Presiden", Himma langsung menyebarkannya.

Himma mengaku lupa dari akun siapa dia mengambil tulisan itu. "Ah, masa sih mungkin seperti itu? Makanya saya bagikan, tidak ada dasar apa-apa, spontanitas saja. Tapi, ternyata ini yang membuat saya jadi tersangka," kata dia.

Saat itu, Himma sempat pingsan. Seorang perwira polisi, Kompol Elly Iswana Torech yang mendampingi lantas menangkap tubuh Himma.
Dibantu beberapa petugas lain, pelaku dipapah lalu didudukan ke kursi. Tak lama dia kembali siuman.

Ujaran kebencian

Kepala Bidang Humas Polda Sumut AKBP Tatan Dirsan Atmaja mengatakan, pelaku ditahan Direktorat Krimsus Subdit Cyber Crime Polda Sumut akibat perbuatannya menyebarkan ujaran kebencian pasca tragedi bom bunuh diri di tiga gereja, yang terjadi Minggu (13/5/2018) lalu.

Setelah mengetahui postingannya viral, pelaku langsung menutup akun Facebook-nya. Namun, postingan itu sudah terlanjur di screenshootnetizen dan dibagikan ke media daring.(tbn/kps|Tap)
  BeritaTerkait
  • Kasus Pembunuhan Anak di Doloksanggul: Hakim Vonis Bebas Ayah Almarhum Aldi Sibarani. Jadi Siapa Sebenarnya Pembunuh Aldi Sibarani ?

    4 tahun lalu

    Doloksanggul(Pelita Batak): Tokoh masyarakat Kabupaten Humbanghasundutan Erikson Simbolon kepada pelitabatak.com mengaku terkejut setelah mengetahui hal ini. Ia menanggapi vonis bebas majelis hakim ke

  • Di Mana Tanah Dipijak, Di Situ Langit Dijunjung

    3 tahun lalu

    Oleh: Ronsen LM PasaribuPepatah Melayu ini sudah kita dengar ketika akan berangkat merantau disampaikan oleh orangtua sebagai sebuah bekal diperjalanan bahkan resep utama dalam kehidupan ditempat yang

  • Sidang Prapid Polsek Sunggal, Kuasa Hukum Ruslan Usman : Diduga Keras Terjadi Pemalsuan

    3 tahun lalu

    Medan (Pelita Batak):Jumat (16/3/2018), sidang praperadilan Polsek Sunggal kembali di gelar di Kantor Pengadilan Negeri Medan Kelas I A Khusus tepatnya di Ruang Cakra 7 yang dipimpin oleh Hakim Sontan

  • Russel Butarbutar, SH, ST, MH, MM : Penerbitan Sertifikat HPL BPODT Abaikan Prosedur dan Salah Objek

    tahun lalu

    Medan (Pelita Batak):Pasca dilaksanakannya pemeriksaan lapangan terkait sengketa lahan di zona pariwisata Kaldera Danau Toba antara masyarakat dari Keturunan Ompu Ondol Butarbutar Sigapiton selaku pen

  • Saksi Tergugat Akui Permasalahan Lahan belum Clear and Clean, Didalam Dokumen Desa Sigapiton Masuk Objek HP BPODT

    tahun lalu

    Medan (Pelita Batak):Suasana sidang gugatan atas dua bidang sertipikat Hak Pengelolaan Lahan (HPL) seluas 279 hektar atas nama Badan Pelaksana Otorita Danau Toba oleh masyarakat Sigapiton dari Keturun

  •   komentar Pembaca
    Copyright © 2021 Pelita Batak Online. All Rights Reserved. Design by. heriweb