• Home
  • News
  • HBB Minta Orang Batak yang Jadi Pengacara Kondang Beri Advokasi untuk Jonatan Sihotang yang Dituntut Mati di Malaysia
KSP Makmur Mandiri
Selasa, 28 Juli 2020 07:45:00

HBB Minta Orang Batak yang Jadi Pengacara Kondang Beri Advokasi untuk Jonatan Sihotang yang Dituntut Mati di Malaysia

BAGIKAN:
IST|Pelita Batak
Medan (Pelita Bataj):
Tuntutan hukuman mati kepada Tenaga Kerja Indonesia (TKI) asal Pematangsiantar Jonatan Sihotang, di pengadilan negara Malaysia, Pomparan Raja Sigodang Ulu Sihotang se Indonesia akan datang ke Malaysia dan pihak keluarga Sea Seok Nee (keluarga korban) mendapat tanggapan dan respon dari marga Sihotang yang akan meminta pengampunan kepada pemerintah Malaysia dan keluarga.

Disebutkan, pihak keluarga akan ke Malaysia meminta pengampunan. "Dalam waktu dekat kami akan berkunjung ke Malaysia, kami akan minta maaf terutama kepada pihak keluarga atas khilaf yang dilakukan Jonatan mengakibatkan Sea Seok Nee meninggal dunia. Karena kalau pihak keluarga memaafkan akan ada keringanan hukuman, paling tidak hukuman seumur hidup," kata Ketua Umum Punguan Pomparan Raja Sigodang Ulu Sihotang Sumut-Aceh Manahan Sihotang kepada wartawan, Rabu (22/7/2020).

Seperti diketahui, Jonatan Sihotang telah membunuh majikannya, Sea Seok Nee, warga Kilang Toto Food Trading, Kampung Selamat, Tasek Gelugor, Malaysia. Peradilan Malaysia menuntut hukuman mati. Persidangan tinggal satu kali lagi yakni putusan. Sebelum vonis dijatuhkan, harus ada upaya advokasi, terutama dari pemerintah Indonesia agar ada keringanan hukuman.

Oleh karenanya, Manahan Sihotang mengharapkan dukungan moral warga Batak dimanapun berada ikut berpartisipasi memberikan dukungan atau permohonan kepada pemerintah membelanya. Jonatan menjadi TKI untuk menghidupi dua anak anak dan istrinya yang tinggal di P Siantar, bukan untuk membunuh. Menghilangkan nyawa majikan dilakukannya dalam keadaan terpaksa.

"Ini adalah persoalan gaji, majikannya tidak konsekuen dalam penggajian, seharusnya dibayar RM 15.000 per tahun, tapi sering tidak digaji. Kalaupun digaji hanya RM 3000 setahun, akibatnya terdakwa emosi dan melakukan pembunuhan. Dia seorang TKI yang taat, terbukti, meski sudah 5 tahun dizolimi majikannya, dia tidak melakukan tindakan apa-apa, dan tetap bertahan meski tidak digaji. Mungkin Jonatan sudah tidak sanggup lagi dengan kekejian majikannya sampai-sampai ia sanggup membunuh," kata Manahan.

Bermohon kepada Presiden Jokowi melakukan lobi-lobi kepada pemerintahan negara Malaysia agar Jonatan diberi keringanan hukuman sehingga terhindar dari vonis mati.  Kepada Pomparan Raja Sigodang Ulu Sihotang yang telah menyurati yang telah menyurati Presiden Jokowi, Menko Polhukam, Menkum dan HAM, Mendagri, Menteri Tenaga Kerja, Komnas HAM dan Konjen Malaysia. Semoga surat dari marga Sihotang se Indonesia lewat divisi hukumnya diketuai pengacara Dr Tommy Sihotang bisa ditanggapi pemerintah, karena sidang Jonatan Sihotan tinggal sekali lagi.

Ketua Umum DPP Horas Bangso Batak (HBB) Lamsiang Sitompul SH juga beraksi. Dia berharap kepada orang Batak yang menjadi pengacara papan atas tanah air dapat memberikan advokasi kepada Jonatan. Sebagai orang Batak harus 'mangkuling mudar' (terpanggil) ikut membantu tanpa imbalan. Dia juga memikirkan akan membuat perwakilan HBB di Malaysia karena sudah sangat banyak orang Batak yang jadi TKI. "Tapi sekarang belum ada yang bisa kita kirimkan sebagai advokasi karena belum ada perwakilan kita disana," kata Lamsiang.

Untuk itu, Lamsiang berharap orang-orang Batak supaya bergabung di HBB, karena masalah akan tetap ada. Karena, setelah ada permasalahan orang Batak di luar negeri barulah kalang kabut. Apalagi sampai saat ini, perkumpulan orang Batak di Malaysia belum ada yang memberikan advokasi terjadap rekannya yang tersangkut masalah hukum. "Perwakilan HBB juga belum ada di sana, kita juga memikirkan ke depan perwakilan HBB ada di Malaysia, agar orang Batak bisa mendapat bantuan hukum. Orang Batak yang sudah jadi warga negara Malaysia juga ada, kita berharap bisa jadi perwakilan HBB di sana. Proses hukum di Malaysia kita hormati, tapi harus ada rasa kemanusiaan, jangan sampai hukuman mati, itulah yang perlu kita advokasi. Tidak hanya untuk persoalan hukum, mereka yang di PHK atau terlantar di negeri jiran, bisa kita bantu, itulah perlunya perkumpulan orang Batak," tuturnya.

Menurut dia, cukup banyak permasalahan TKI di luar negeri. Tpi semua itu disebabkan pemerintah tidak sanggup menyediakan lapangan kerja sehingga mereka bekerja di sana. Pekerja juga harus memilih perusahaan jasa tenaga kerja (PJTKI) yang berdedikasi baik sehingga bisa memberi perlindungan. Dia melihat banyak PJTKI orientasinya mencari laba lebih dominan, perlindungan kepada TKI kurang. Sehingga dia menyarankan pemerintah membentuk BUMN untuk  perusahaan tenaga kerja, agar pekerja lebih terlindungi. (Tim)
  BeritaTerkait
  • Kasus Pembunuhan Anak di Doloksanggul: Hakim Vonis Bebas Ayah Almarhum Aldi Sibarani. Jadi Siapa Sebenarnya Pembunuh Aldi Sibarani ?

    3 tahun lalu

    Doloksanggul(Pelita Batak): Tokoh masyarakat Kabupaten Humbanghasundutan Erikson Simbolon kepada pelitabatak.com mengaku terkejut setelah mengetahui hal ini. Ia menanggapi vonis bebas majelis hakim ke

  • PIKI Sumut Dorong Pemerintah dan Aparat Negara Cegah Gerakan Intoleran

    3 tahun lalu

    Medan (Pelita Batak) : DPD PIKI Provinsi Sumatera Utara mendorong pemerintah dan aparat penegak hukum untuk mencegah gerakan–gerakan intoleran yang cenderung sangat masif dan berkembang dew

  • Tiga Pembicara Kondang Motivasi Mahasiswa FE UNPRI Kopertis Beri Apresiasi

    3 tahun lalu

    Medan (Pelita Batak) :Seminar Nasional "Entrepreneurship in the Digital Era" yang digelar Fakultas Ekonomi (FE) Universitas Prima Indonesia (UNPRI) Medan bersama UNPRi Creative, di Selecta Hall Sabtu

  • Nommensen Berangkatkan Peserta Student Exchange Angkatan ke IV ke Taiwan dan Korea Selatan

    3 tahun lalu

    Medan (Pelita Batak) :Visi dan Misi Universitas HKBP Nommensen (UHN) Mendunia (NHU Goes International) adalah untuk menaikkan dan meninggikan derajat bangsa Indonesia.Demikian ditegaskan Dr. Ir. Sabam

  • Satgas HBB Dideklarasikan di Medan, Diketuai Adventus Purba

    2 minggu lalu

    Medan (Pelita Batak):Satuan Tugas Himpunan Bangso Batak (Satgas HBB) akhirnya dideklarasikan di Hotel Antares Jalan Sisimangaraja Medan, Saptu (01/08/2020) sore sekira pukul 14.00 WIB.Acara yang cukup

  •   komentar Pembaca
    Copyright © 2020 Pelita Batak Online. All Rights Reserved. Design by. heriweb