• Home
  • News
  • Gubernur Sumut Ngadu ke Presiden Jokowi
KSP Makmur Mandiri
Jumat, 17 Februari 2017 14:43:00

Gubernur Sumut Ngadu ke Presiden Jokowi

BAGIKAN:
Ist|PelitaBatak
Gubsu HT Erry Nuradi saat mendampingi Presiden Jokowi eninjau ruas jalan tol Medan Binjai beberapa waktu lalu.

Jakarta (Pelita Batak) :
Gubernur Sumatera Utara (Gubsu) H Tengku Erry Nuradi melaporkan masalah pembebasan lahan yang menjadi kendala pelaksanaan proyek strategis nasional di Provinsi Sumut.

"Kami melaporkan kondisinya, perkembangannya, dan kendala- kendalanya mengenai beberapa proyek strategis nasional di Sumatera Utara antara lain jalan tol, pelabuhan Kuala Tanjung, kawasan Danau Toba, dan kawasan industri. Jadi kendala itu banyak di masalah tanah, pembebasan lahan," kata Erry seusai menghadiri rapat terbatas (ratas) di Kantor Presiden di Jakarta, Kamis (16/02/2017)

Dalam ratas tersebut, Presiden Joko Widodo menekankan percepatan pembangunan infrastruktur sebagai kunci bagi kesejahteraan Provinsi Sumatera Utara.

"Alasannya karena di atas lahan tersebut ada sengketa, kemudian ada penduduk yang menempati tempat itu sudah cukup lama, kemudian ada yang berada di kawasan hutan sehingga berdasarkan aturan kita tidak boleh memberikan ganti rugi karena kawasan hutan, tetapi masyarakat sudah ada di sana sejak puluhan tahun. Nah inilah tadi yang kita sampaikan untuk dicarikan solusinya," ungkap Erry.

Sebagai salah satu solusi, Presiden akan mengeluarkan peraturan presiden (perpres) khusus untuk pembebasan lahan yang berhubungan dengan kawasan hutan.

"Tadi Menteri ATR (Agraria dan Tata Ruang) menyampaikan akan ada Perpres mungkin khusus yang akan dikeluarkan untuk pembebasan lahan yang berhubungan dengan kawasan hutan tersebut. Bukan hutan adat, tapi kawasan-kawasan hutan. Itu yang tadi disampaikan. Tapi pembangunan secara umum sih OK semuanya," tambah Erry.

Erry juga mengaku ada pembahasan khusus mengenai pengembangan pelabuhan internasional Kuala Tanjung. "Pak Menteri Perhubungan sudah pernah mengeluarkan surat mengenai Kuala Tanjung bahwa itu tidak lagi menjadi hub (penghubung) internasional, tetapi tadi ditegaskan oleh Pak Presiden bahwa Kuala Tanjung tetap menjadi hub  internasional karena kalau ini tidak menjadi hub internasional akan membuat kepercayaan investor itu menjadi berkurang. Tadi sudah diklarifikasi oleh Menteri Perhubungan bahwa sifatnya sementara sambil menunggu persiapan Kuala Tanjung," jelas Erry.

Erry juga mengungkapkan ada sejumlah tol yang sudah akan dibangun di Sumut yaitu tol Medan Tebing dan Medan Binjai serta ada rencana membangun tol Tebing Kisaran, dan Tebing Siantar.

"Medan Binjai itu ada tiga seksi dari 24 kilometer (km), saat ini hanya yang menuju Medan yang belum, kira-kira tiga km lagi, karena masalah pembebasan lahan tadi. Tapi untuk seksi dua dan tiga sudah bisa dipakai.  Demikian juga tol ke Tebing, dari tujuh seksi hanya seksi tujuh dari Sei Rampah ke Tebing yang belum. Dan seksi 1A pengembangan bandara Kualanamu juga terkendala masalah lahan," tambah Erry.

Berdasarkan Peraturan Presiden (Perpres) No 3 tahun 2016 tentang Percepatan Pelaksanaan Proyek Strategis Nasional yang ditetapkan pada 8 Januari 2016, ada 10 proyek strategis nasional di Sumatera Utara.  

Proyek-proyek itu adalah (1) Jalan Tol Medan-Binjai, bagian dari 8 ruas Trans Sumatera; (2) Jalan Tol Kisaran-Tebing Tinggi, bagian dari 8 ruas Trans Sumatera; (3) Kereta Api Tebing Tinggi-Kuala Tanjung yang merupakan bagian dari Jaringan Kereta Api Trans Sumatera; (4) Pengembangan pelabuhan internasional Kuala Tanjung; (5) Pembangunan Pipa Gas Belawan-Sei Mangkei kapasitas 75 mmscfd dengan panjang 139,24 kilometer (km).

Selanjutnya (6) Sistem Penyediaan Air Minum (SPAM) Regional Mebidang; (7) Bendungan Lausimeme; (8) Pembangunan Kawasan Industri Prioritas Kuala Tanjung dan Sei Mangkei; (9) Percepatan infrastruktur transportasi, listrik, dan air bersih untuk 10 kawasan strategis pariwisata nasional (KSPN) Prioritas Danau Toba dan (10) proyek pembangunan Smelter Kuala Tanjung.(TAp)

  BeritaTerkait
  • Wagub Nurhajizah Marpaung: Remaja Harus Jadi Pelopor Gerakan Memakmurkan Masjid

    4 tahun lalu

    Medan (Pelita Batak) : Wakil Gubernur Sumut Brigjen TNI Purn Dr Nurhajizah Marpaung SH MH mengharapkan para pemuda dan remaja menjadi pelopor menggerakan masyarakat ke Masjid. Hal ini dikatakan Wagub

  • Danau Toba Siap Sambut Presiden Jokowi pada Perayaan Natal Nasional di Humbahas

    4 tahun lalu

    Medan(Pelita Batak): Menjadi salah satu destinasi prioritas yang ditetapkan Presiden Joko Widodo dan Kementerian Pariwisata (Kemenpar), membuat Danau Toba semakin banjir acara. Jumlah wisatawan yan

  • Dihadapan Pelajar Tapanuli Tengah, Jokowi Minta Bantuan KIP Tidak Untuk Beli Pulsa

    4 tahun lalu

    Tapanuli Tengah (Pelita Batak) : Dalam kunjungan kerja di Kabupaten Tapanuli Tengah (Tapteng), Sumatera Utara (Sumut), Presiden RI Joko Widodo (Jokowi) berkesempatan menyerahkan bantuan Kartu Ind

  • Audensi PP GMKI dengan Presiden Joko Widodo

    4 tahun lalu

    Jakarta (Pelita Batak) :Pengurus Pusat Gerakan Mahasiswa Kristen Indonesia memberikan dukungan terkait sikap pemerintah yang tegas dalam menanam nilai-nilai Pancasila yang telah dilakukan oleh Preside

  • Effendi Simbolon Silaturahmi ke Kelompok Cipayung Plus Sumut

    4 tahun lalu

    Medan (Pelita Batak):Anggota Komisi I DPR RI, Effendi Muara Sakti Simbolon bersilaturahmi dengan para pimpinan kelompok Cipayung Plus Sumatera Utara (Sumut) di Medan, Kamis (31/8/2017).Effendi Simbolo

  •   komentar Pembaca
    Copyright © 2021 Pelita Batak Online. All Rights Reserved. Design by. heriweb