• Home
  • News
  • Gelar RUPST, Tugu Insurance Mencatatkan Kinerja Gemilang
KSP Makmur Mandiri
Rabu, 01 Juli 2020 14:25:00

Gelar RUPST, Tugu Insurance Mencatatkan Kinerja Gemilang

BAGIKAN:
IST|Pelita Batak
Jakarta (Pelita Batak):
Di tengah kondisi ekonomi yang menantang, PT Asuransi Tugu Pratama Indonesia Tbk ('Tugu Insurance') berhasil mencatatkan peningkatan kinerja baik dari sisi finansial maupun operasional di tahun buku 2019 (audited). Laba tahun berjalan konsolidasian tercatat sebesar Rp. 505,7 miliar atau naik 145,7% dari Rp. 205,9 miliar dari tahun 2018. Sedangkan laba tahun berjalan yang dapat diatribusikan kepada Pemilik entitas induk sebesar Rp. 458,7 miliar, atau meningkat 84,1% dari tahun sebelumnya.

Presiden Direktur Tugu Insurance, Indra Baruna menjelaskan kinerja Tugu Insurance usai Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST) di Jakarta, Selasa (30/6/2020). Menurut Indra, kinerja Tugu Insurance yang bagus di tahun 2019 tidak terlepas dari upaya Perseroan untuk senantiasa mengelola risiko dengan prinsip kehati-hatian baik dari aspek underwriting maupun dalam pengelolaan investasi.

Sampai dengan periode Desember 2019 pencapaian Premi Bruto secara konsolidasian sebesar Rp. 6,4 triliun naik 26,5% y.o.y dari periode yang sama tahun sebelumnya yaitu sebesar Rp. 5,1 triliun. "Peningkatan premi tersebut dikontribusikan terutama dari produk aviasi, kebakaran, aneka dan rekayasa hingga kendaraan bermotor," lanjut Indra.

Kinerja Hasil Underwriting konsolidasian naik dari Rp. 720,7 miliar menjadi Rp. 922,2 miliar atau naik 28,0%. Pada induk perusahaan kinerja Hasil Underwriting juga mengalami peningkatan dimana pada periode yang sama tahun sebelumnya tercatat sebesar Rp. 552,2 miliar, meningkat menjadi Rp. 656,8 miliar atau naik 18,9%. "Untuk meningkatkan Hasil Underwriting, kami telah melakukan pemetaan akun - akun yang memiliki Hasil Underwriting yang baik untuk dipertahankan. Kami juga memaksimalkan kapasitas retensi untuk risiko-risiko baik tersebut," kata Indra, menambahkan.

Khusus untuk produk kendaraan bermotor (motor vehicle) secara induk memberikan kontribusi pertumbuhan yang signifikan dibandingkan tahun sebelumnya. Premi dari produk kendaraan bermotor naik 125,5% menjadi Rp. 204,2 miliar di tahun 2019, sementara Hasil Underwriting-nya naik 85,4%. menjadi Rp. 45,8 miliar di tahun 2019, menurut Indra, peningkatan ini sejalan dengan implementasi strategi Perseroan dalam hal mengembangkan sektor ritel, melalui produk unggulan kendaraan bermotor roda dua yakni 't ride' dan kendaraan bermotor roda empat yakni 't drive'.

Peningkatan bisnis retail yang mencapai dua kali lipat dari tahun sebelumnya tersebut menjadi suatu hal yang sangat baik bagi perusahaan dimana Tugu Insurance di tahun 2019 ini telah masuk Top 20’s dari perusahaan asuransi yang berfokus pada bisnis retail/ kendaraan bermotor dari sebelumnya berada pada peringkat Top 40-50‘s berdasarkan data AAUI 2019. "Bisnis asuransi kendaraan bermotor berkontribusi positif pada Hasil Underwriting induk perusahaan, dan merupakan 3 besar kontributor dari sisi Net Premium Written," sambung Indra.

Selain tetap berhasil mempertahankan peringkat Global Rating "A- (Excellent)" dari A.M. Best, yang merupakan lembaga pemeringkat global di bidang perasuransian. Kinerja gemilang Emiten Anak BUMN PT Pertamina (Persero) yang berkode saham TUGU ini juga tercermin dari Hasil Investasi konsolidasian. Tercatat pada periode 31 Desember 2019, Hasil Investasi konsolidasian mengalami peningkatan sebesar 85,3% dari periode yang sama tahun sebelumnya. Hasil ini disumbangkan oleh peningkatan dana kelolaan dan suku bunga rata-rata investasi deposito, keuntungan kenaikan nilai efek-efek, serta peningkatan komposisi portofolio investasi instrumen keuangan dalam mata uang Rupiah terhadap Dollar Amerika Serikat.

Tercatat di akhir tahun buku konsolidasian 2019, Tugu Insurance memiliki total aset Rp20,7 triliun atau meningkat 18,9% dibandingkan periode yang sama tahun lalu Rp17,4 triliun. Sedangkan ekuitas perseroan meningkat 11,5% dari Rp7,4 triliun menjadi Rp8,3 triliun, dengan disertai tingkat Risk Based Capital (RBC) 434% yang berada jauh di atas ketentuan batas minimum Otoritas Jasa Keuangan (OJK) yaitu sebesar 120%.(*)
  BeritaTerkait
  • Hebat.....Putra Batak Rikoh Manogar Siringoringo Jadi Pembuka Jalan Selam Ilmiah

    4 tahun lalu

    SETELAH puluhan tahun berlangsung di Indonesia, kegiatan penyelaman ilmiah mulai mendapat jalan untuk proses standardisasi. Pembukanya adalah Rikoh Manogar Siringoringo, orang Indonesia pertama yan

  • Satpol PP Kedepankan Langkah Preventif dan Peka Terhadap Perkembangan Sosial Masyarakat

    3 tahun lalu

    Binjai (Pelita Batak) :Gubernur Sumatera Utara (Gubsu) Tengku Erry Nuradi meminta dan menekankan kepada seluruh jajaran personil di Sumut untuk mengedepankan langkah preventif dan peka terhadap perkem

  • OJK Gelar ASEAN Insurance Regulators Meeting (AIRM) Ke-19 di Yogyakarta

    4 tahun lalu

    Yogyakarta(Pelita Batak): Otoritas Jasa Keuangan menjadi penyelenggara sekaligus pemimpin pertemuan ASEAN Insurance Regulators Meeting (AIRM) ke-19 yang digelar 21-25 November 2016 di Yogyakarta.

  • PTPN Holding Pacu Kinerja di Tahun 2017

    4 tahun lalu

    Medan (Pelita Batak) : Tradisi di awal tahun bersalam-salaman di PTPN II Tanjung Morawa masih terus dilaksanakan antar sesama karyawan PTPN II,

  • Moment Ahok Diberi Marga dan Diulosi

    4 tahun lalu

    Jakarta (Pelita Batak) : Tidak didangka-sangka, komunitas yang asal muasalnya dari Sumatera Utara turut menaruh harapan kepada Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok. kinerja dan keberanian untuk mene

  •   komentar Pembaca
    Copyright © 2020 Pelita Batak Online. All Rights Reserved. Design by. heriweb