• Home
  • News
  • FK MPR Tolak Pembangunan Tanpa Solusi di Medan
KSP Makmur Mandiri
Kamis, 15 September 2016 11:46:00

FK MPR Tolak Pembangunan Tanpa Solusi di Medan

BAGIKAN:

Medan (Pelita Batak) :

Seratusan massa yang tergabung dalam Forum Komunitas Masyarakat Pinggir Rel (FK-MPR) melakukan aksi unjukrasa di depan Gedung DPRD Provinsi Sumatera Utara (Sumut), Kamis (15/9/2016). Massa menuntut agar penggusuran penduduk dari pinggir rel yang akan dilakukan PT Kereta Api Indonesia agar segera dibatalkan.

Massa yang dikomandoi pimpinan aksi Tonggo Hutabarat ini menilai, penggusuran yang dilakukan tanpa menyediakan tempat relokasi yang layak adalah pelanggaran dan melenceng dari pesan Proklasi Kemerdekaan RI yang telah dibacakan Ir Soekarno 71 tahun yang lalu. "Dengan mengantarkan rakyat Indonesia ke depan pintu gerbang kemerdekaan agar berdaulat, adil dan makmur. Sepertinya sangat jauh dari cita-cita para pendiri bangsa ini. Perampasan hak dan ruang-ruang hidup rakyat terus dan semakin masif terjadi di berbagai daerah negeri ini," kata Tonggo dalam pernyataan sikapnya.

Sialnya, lanjutnya, pembangunan selalu dijadikan dalil untuk menyingkirkan kaum kecil demi memberi servis pada kepentingan investasi modal, sehingga harapan untuk hidup sejahtera bagi seluruh rakyat semakin jauh dari cita-cita para pendiri bangsa ini. "Kami masyarakat pinggiran rel akan merasakan penggusuran demi pembangunan," katanya.

Untuk itu, FK MPR mendesak pemerintaha Joko Widodo -Jusuf Kalla, untuk tidak meneruskan budaya mengorbankan rakyat kecil.

"Kami meminta agar pemerintah pusat memerintahkan pemrov Sumut dan Pemko Medan untuk segera menyelesaikan masalah pinggir rel. Kemudian memberhentikan keterlibatan TNI, Polri, Satpol PP dan aparat terkait dalam proses penggusuran masyarakat pinggir rel," tambah Ketua FK MPR Jhony Naibaho.

Aksi ini selain orang dewasa juga diikuti sejumlah anak dengan menggunakan seragam sekolah dengan membawa umbul-umbul aksi. Poster, spanduk dan pengeras suara diusung dalam melancarkan aksi unjukrasa ini. Sementara itu, arus lalu lintas di depan gedung DPRD Sumut ditutup dan sejumlah jalan sekitar direkayasa petugas untuk mengalihkan arus lalu lintas. (TAp)

  BeritaTerkait
  • Depriwanto Sitohang Solusi Cerdas Bagi Dairi di Era Millenial dan Digital

    2 tahun lalu

    Tulisan ini bukan untuk mengkultuskan seseorang, tetapi hanyalah bagian dari pendidikan politik. Saya sangat menerima saran dan kritik aats tulisan ini. Tetapi tujuan saya hanya untuk mmeberikan sebua

  • Menelusuri Liku-liku Jalan di Bonapasogit dan Merajut Semangat Leluhur

    3 tahun lalu

    Pulang ke kampung saya, Sigolang di lereng pebukitan Bukit Barisan di deretan Tapanuli Selatan sangat berkesan. Keberangkatan kali ini, diawali dihari Kamis, tanggal 27 April 2017 dengan bangun san

  • Ekonomi Syariah Hadir untuk Semua Lapisan Masyarakat

    2 tahun lalu

    Medan (Pelita Batak):Gubernur Sumatera Utara Tengku Erry Nuradi mengatakan, ekonomi syariah bukanlah semata untuk umat Islam saja, tapi untuk seluruh lapisan masyarakat."Ekonomi syariah dapat menjadi

  • Liber Simbolon : Bandara Silangit Sumatera Utara Dibangun Saat Pendudukan Jepang

    2 tahun lalu

    Pangururan(Pelita Batak): Upaya pemerintah untuk membenahi berbagai sektoral infrastruktur antara lain pariwisata, perkebunan, pelabuhan, pertanian, jalan tol, lapangan udara  di Sumatera Utara m

  • Kadin Komitmen Dukung Pertumbuhan Ekonomi Sumut

    2 tahun lalu

    Medan (Pelita Batak):Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Sumatera Utara (Sumut) berkomitmen turut terlibat aktif dalam mendongkrak pertumbuhan perekonomian Sumut. Sebagai pintu gerbang Indonesia bagian

  •   komentar Pembaca
    Copyright © 2020 Pelita Batak Online. All Rights Reserved. Design by. heriweb