• Home
  • News
  • Enni Martalena Pasaribu Motivasi Ratusan Siswa SMA Methodist
KSP Makmur Mandiri
Jumat, 10 Februari 2017 19:28:00

Enni Martalena Pasaribu Motivasi Ratusan Siswa SMA Methodist

BAGIKAN:
Ist|PelitaBatak
Enni Martalena Pasaribu dari SPAK bersama perwakilan peserta sampaikan salam anti korupsi

Medan (Pelita Batak) :
Enni Martalena Pasaribu, SH, MH selaku Kordinator Saya Perempuan Anti Korupsi (SPAK) Sumatera Utara (Sumut)  memberikan motivasi kepada sekitar 500 siswa SMA kelas XII, mahasiswa, guru dan dosen di Lingkungan Yayasan Pendidikan GMI Wilayah I, di Kampus Fakultas Kedokteran Universitas Mothodist Indonesia yang berlangsung selama dua hari, Jumat-Sabtu (10-11/2/2017).

Pada kesempatan itu, Enni mengajak para peserta bermain games Majo. Games yang mengajak peserta untuk mengenali dan menyikapi perilaku-perilaku koruptif. Para peserta terlihat menikmati games yang dibawakan Enni yang juga merupakan lawyer ini.


Kegiatan yang ber-tema "Pemahaman Wawasan Kebangsaan untuk Memperkokoh Jati Diri Bangsa" dibuka oleh Gubernur Sumut yang diwakili Saut Aritonang. Juga hadir perwakilan Wali Kota Medan, Dandim, Bishop GMI dan Pembina Forum Komunikasi Kerukunan Bela Negara Prof Robert Sibarani.

Selain Enni Martalena Pasaribu, SH, MH., Fasilitator Saya Perempuan Anti Korupsi (SPAK) dengan materi 'Nilai-nilai Prilaku Anti Koruptif', juga hadir para pembicara prof. Efendi Napitupulu dengan topik Caracter Building dari Unimed. dan Laksamana Sony SH.MH.

Sebelumnya, dikatakan Enni, SPAK adalah gerakan nasional revolusi mental yg diperani para perempuan dari berbagai kalangan mulai dari ibu rumah tangga, Pegawai swasta, pegawai negeri, Penegak hukum, Mahasiswa dll. Yang dilahirkan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) bekerjasama dengan AIPJ (Australian Indonesia Patnership Justice) pada April 2014. Saat ini sudah berdiri di 34 provinsi. Harapan kedepan agar generasi penerus bersih dari korupsi punya wawasan kebangsaan.

"Para generasi penerus, menjadi harapan bangsa ini. Jika generasi muda saat ini menanamkan pola hidup tanpa korupsi, ini akan menjadi harapan besar bagi masa depan bangsa," ujarnya.



Untuk itu, Enni berharap, agar kiranya seluruh siswa, mahasiswa, guru dan civitas yayasan pendidikan GMI agar menanamkan hal itu dalam melaksanakan kegiatan sehari-hari. "Harus kita mulai dari diri sendiri, maka akan memberikan pengaruh ke lingkungan sekitar," ujarnya. (TAp)

  BeritaTerkait
  • Panitia Natal PWI Sumut Berbagi Kasih di SD HKBP Pulo Brayan

    2 tahun lalu

    Medan (Pelita Batak):Bhakti sosial Panitia Natal PWI Sumut 2017 masih berlanjut hingga ke awal tahun 2018. Rangkaian kegiatan Bhakti Sosial kali ini digelar dengan berbagi kasih bersama ratusan siswa

  • Dr RE Nainggolan MM Bersama Tokoh Lainnya Sematkan Pakaian Adat Batak untuk Gusti Kanjeng Ratu Hemas

    4 tahun lalu

    Medan (Pelita Batak) :Rangkaian perayaan Hari Ulos Nasional, Senin (17/10/2016) diawali dengan penyematan pakaian adat batak kepada tamu khusus yaitu Gusti Kanjeng Ratu Hemas Wakil Ketua DPD RI, Dirjen Pariwisata, dan Gubernur Sumut H Te Erry Nuradi MSi.

  • Antusias Warga Pada Peringatan Hari Ulos 2016

    4 tahun lalu

    Medan (Pelita Batak) : Ratusan undangan dan warga memadati Conventionhall Hotel Danau Toba Internasional, Senin (17/10/2016). Warga sangat antusias untuk menyaksikan pagelaran budaya pada peringatah Hari Ulos tahun 2016.

  • Ikan Mati Mendadak di Danau Toba, Enni Martalena Pasaribu : Stop Serba-serbi Permasalahan yang Terjadi

    3 tahun lalu

    Medan (Pelita Batak) :Bukan kejadian pertama, matinya ratusan ton ikan di kawasan Danau Toba secara mendadak bukan hal sepele lagi.

  • Enni Martalena Pasaribu, Sesalkan Peserta UNBK SMK Meninggal di Padangsidempuan

    3 tahun lalu

    Medan (Pelita Batak) : Kordinator Saya Perempuan Anti Korupsi (SPAK), Enni Martalena Pasaribu, SH, MH sangat menyesalkan peristiwa tersebut. Dimana seorang guru justru mengancam siswanya yang ing

  •   komentar Pembaca
    Copyright © 2020 Pelita Batak Online. All Rights Reserved. Design by. heriweb