• Home
  • News
  • Dukung Survei Hidrografi Tiga Negara di Selat Malaka, Pushidrosal Siapkan Stasiun Pasang Surut Telemetri di Tanjung Medang, Riau
KSP Makmur Mandiri
Kamis, 26 Maret 2020 21:41:00

Dukung Survei Hidrografi Tiga Negara di Selat Malaka, Pushidrosal Siapkan Stasiun Pasang Surut Telemetri di Tanjung Medang, Riau

BAGIKAN:
IST | Pelita Batak
Stasiun pasang surut telemetri Pushidrosal di Tanjung Medang Riau
Jakarta (Pelita Batak):
Pusat Hidrografi dan Oseanografi TNI Angkatan Laut (Pushidrosal) menyiapkan stasiun pasang surut Telemetri di Tanjung Medang, Riau guna mendukung survei hidrografi tiga negara, yakni Indonesia, Malaysia dan Singapura di area perairan Selat Malaka dan Selat Singapura.

Mulai 1 Maret 2020,  Tiga Negara yakni Indonesia, Malaysia, dan Singapura terlibat dalam "3rd Phase Joint Hydrographic Survey of Malacca and Singapore Straits", di perairan perairan Selat Malaka dan Selat Singapura.

Kapushidrosal Laksda TNI Dr. Ir. Harjo Susmoro, S.Sos., S.H., M.H di Mako Pushidrosal Jakarta, mengatakan bahwa kegiatan survei bersama ini merupakan survei hidrografi untuk memutakhirkan data kedalaman dan posisi Sarana Bantu Navigasi (SBNP) di sepanjang alur pelayaran di Selat Malaka dan Selat Singapura, khususnya Peta Laut Elektronik Selat malaka dan Selat Singapura (Malacca Singapore Strait - Electronic Navigational Charts/MSS-ENC), Selasa (24/03/2020).

"Pelaksanaan survei bersama meliputi survei batimetri area di perairan  Selat Malaka, pengukuran posisi SBNP  serta pengukuran pasang surut untuk koreksi hasil survei. Untuk mendukung survei tersebut, Pushidrosal mendukung menyiapkan stasiun pasang surut telemetri di Tanjung Medang Riau" kata Kapushidrosal.

Stasiun pasang surut Pushidrosal dipasang dengan sistem telemetri, yang  artinya sistem ini telah dilengkapi dengan berbagai perangkat yang mampu merekam data, mengirimkan dan menyimpan pada cloud server, serta menampilkan data secara realtime sehingga dapat diakses melalui perangkat seperti komputer personal, laptop dan telepon android (multiple devices).

"Stasiun pasang surut Tanjung Medang didirikan di Dermaga Posal Tanjung Medang Provinsi Riau. Lokasi Tanjung Medang dipilih karena paling dekat dengan area survei batimetri Selat Malaka yang saat ini sedang berlangsung" tambah Kapushidrosal.

Selain bertujuan untuk mendukung data pasang surut untuk koreksi vertikal hasil survei batimetri Selat Malaka, pengukuran pasang surut ini akan berlangsung rentang waktu yang panjang  guna mendapatkan data perhitungan Lowest Astronomical Tide (LAT) perairan sekitar Selat Malaka.

"Pelaksanaan survei hidrografi tiga negara ini diawali dari hasil pertemuan Tripartite Technical Experts Group (TTEG) ke-38 pada 2013 di Bali. Saat itu Jepang menyatakan akan berkontribusi untuk pelaksanaan survei hidrografi di 5 titik kritis di Selat Malaka dan Selat Singapura yang 3 lokasi di antaranya berada di Indonesia" pungkas Chief Hydrographer Indonesia tersebut.

Pelaksanaan "3rd Phase Joint Hydrographic Survey of Malacca and Singapore Straits" ini akan berlangsung selama 60 hari di area perairan traffic separation scheme (TSS)  Selat Malaka dengan kedalaman kurang dari 30 meter. Pushidrosal mengirimkan tim pengukuran pasang surut Tanjung Medang dari Disosemet selama 60 hari, dengan kegiatan antara lain; pendirian stasiun pasang surut telemetri, pemasangan rambu pasut (palem), dan pelaksanaan levelling nol palem terhadap BM.

Pushidrosal selaku Chairman dan administrator peta navigasi elektronik selat Malaka dan selat Singapore (MSS-ENC), selanjutnya  bersama Malaysia, Singapura dan MSC dari Jepang akan memproses lanjut hasil survei sampai dengan menjadi produk peta navigasi elektronik yang disepakai tiga  negara pantai yaitu Indonesia, Malaysia  dan Singapore, serta Jepang sebagai pendukung pendanaan pelaksanaan kerjasama survei.(*)
  BeritaTerkait
  • Pengembangan Pangkalan TNI AL Pacitan dan Keselamatan Navigasi Pelayaran, Pushidrosal Survei Perairan Pacitan Jawa Timur

    8 bulan lalu

    Jakarta (Pelita Batak): Kepala Pusat Hidrografi dan Oseanografi TNI AL Laksamana Muda TNI Dr. Ir. Harjo Susmoro, S.Sos., S.H., M.H. menegaskan bahwa hidrografi bukan hanya sekedar peta laut, Hidrogra

  • Jadikan Medan Destinasi Wisata Budaya Melalui Gemes 2017

    3 tahun lalu

    Medan (Pelita Batak):Dalam upaya untuk meningkatkan kunjungan wisatawan baik lokal maupun mancanegara sekaligus edukasi dan ekplorasi keragaman kesenian dan budaya Melayu sebagai sebuah kearifan lokal

  • Selamat Datang Kapolda Baru

    12 bulan lalu

    SUMATERA Utara (Sumut) sebagai provinsi dibentuk melalui UU No. 10 tahun 1948 termasuk daerah otonom Aceh waktu itu, ketika  Sumatra terdiri dari tiga provinsi yaitu utara, tengah dan selatan. Ke

  • Lalu-lintas Pelayaran Padat, Pushidrosal TNI AL Mutakhirkan Data Hidro-oseanografi Perairan APBS/APTS Surabaya

    8 bulan lalu

    Jakarta (Pelita Batak):Pusat Hidrografi dan Oseanografi TNI AL menggelar Operasi Survei dan Pemetaan (Opssurta) hidro-oseanografi perairan Koarmada 2 di Alur Pelayaran Barat Surabaya (APBS) dan Alur P

  • Tiga Tahun Pemerintahan Jokowi-JK bidang Perekonomian: Pondasi Ekonomi Bagus Jadi Modal Dasar

    3 tahun lalu

    Jakarta (Pelita Batak):  Menko Darmin Nasution menegaskan, ekonomi Indonesia terus menunjukkan perbaikan yang menggembirakan. Hal itu ditunjukkan dari berbagai indikator ekonomi, antara lain: kem

  •   komentar Pembaca
    Copyright © 2020 Pelita Batak Online. All Rights Reserved. Design by. heriweb