• Home
  • News
  • Ditetapkan Tersangka, Linda Bantah Jadi Perantara dan Bendahara Redi
KSP Makmur Mandiri
Jumat, 22 Juli 2016 13:40:00

Kasus Ramadhan Pohan

Ditetapkan Tersangka, Linda Bantah Jadi Perantara dan Bendahara Redi

BAGIKAN:

Medan (Pelita Batak)
Pasca disebut terlibat dan ditetapkan sebagai tersangka dugaan kasus penipuan dan penggelapan yang dilakukan Ramadhan Pohan, membuat Savita Linda br Panjaitan angkat bicara.

Didampingi pengacaranya, Antoni Silo, Linda dengan tegas membantah sebagai perantara antara pelapor LHH Sianipar dan ibunya RH br Simanjuntak dengan Ramadhan Pohan.

"Ibu RH dan Ramadhan Pohan memang saling mengenal. Kehadiran Ibu RH di Posko Paslon Redi, karena memandang Ramadhan Pohan sebagai calon Wali Kota Medan. Jadi tidak benar kalau saya disebut yang mengenalkan atau menjadi perantara mereka," kata Linda dalam keterangannya, Kamis (21/7/2016) malam.

Linda tidak pernah mengetahui atau dilibatkan selama proses pengajuan maupun permintaan pinjaman yang dilakukan Ramadhan Pohan. Namun, dirinya mengetahui ada uang yang dipinjam Ramadhan setelah terjadi kesepakatan dengan RH Simanjuntak.

"Untuk transaksi pinjaman kepada LH Sianipar, saya memang diminta ikut menjemput uang Rp4,5 M di dua bank dan 2 kali transaksi. Setelah uang diambil dari bank, saya diminta LH Sianipar untuk membuat kuitansi sementara penitipan uang, hingga dibawa ke posko. Sebelumnya di rumah RH tanggal 8 Desember 2015 lalu, ibu RH sudah menerima cek dari Ramadhan. Setelah uang Rp4,5 sampai di posko, ibu RH menyatakan kuitansi sementara itu tidak berlaku lagi," jelasnya.

Linda mengaku mengenal Ramadhan Pohan karena isterinya Asti Riefa Dwiyandani merupakan teman dekatnya.

"Istri Ramadhan Pohan adalah teman dekat saya semasa kuliah di UGM. Sampai sekarang kami pun  berteman," ucapnya.

Linda juga  membantah bahwa dirinya merupakan Bendahara Paslon Redi.

Pasalnya, saat Ramadhan Pohan mencalonkan diri, ia hanya sebagai pendamping selama proses kampanye.

"Saya hanya diminta Asti untuk membantu suaminya selama masa kampanye. Kalau sebagai bendahara tentu harus ada perjanjian kerja dong. Bendahara resmi adalah dr Fery," ujarnya.

Linda mengaku kecewa dengan laporan dan penetapan tersangka terhadap dirinya.

"Hingga detik ini komunikasi saya dengan semua pihak masih baik, termasuk dengan Ramadhan, isterinya,  LHH Sianipar dan RH Simanjuntak," akunya.

Dirinya tulus dan ikhlas membantu Ramadhan Pohan selama kampenya Ramadhan.

Bahkan, uang pribadinya juga dipakai selama mendampingi Ramadhan Pohan selama masa kampanye Pilkada Kota Medan.

"Selama kampanye Ramadhan Pohan, uang saya juga dipakai hingga miliaran ruliah. Saya punya bukti- buktinya kok," ungkapnya.

Pengacara Linda, Antoni menambahkan, hingga saat ini pihaknya belum ada melakukan langkah hukum pasca kliennya dietapkan sebagai tersangka.

"Sebagai warga negara yang baik, kita akan mengikuti proses hukum di Mapoldasu. Kita akan penuhi panggilan penyidik," katanya. (TAp)

  BeritaTerkait
  • Kasus Terus Begulir Menyeret Ramadhan Pohan

    4 tahun lalu

    Kasus dugaan penipuan dan penggelapan yang dilakukan mantan calon Wali Kota Medan, Ramadhan Pohan terus bergulir. Penyidik Subdit II Harta Benda Tanah dan Bangunan (Tahban) Ditreskrimum Polda Sumatera Utara akan segera menetapkan Ramadhan Pohan sebagai te

  • Imman Nainggolan dan Jasman Munthe Menyusul Jan Wanner Saragih Jadi Tersangka Kasus Korupsi Pesta Danau Toba

    4 tahun lalu

    Medan(Pelita Batak): Ditreskrimsus Kepolisian Daerah Sumatera utara (Polda Sumut) telah menetapkan Kepala Badan Pemberdayaan Masyarakat Nagori (BPMN) Simalungun selaku sekretaris Panitia PDT, Imman

  • Polres Karo Bakal Tetapkan Tiga Tahanan Rutan Kabanjahe Jadi Tersangka, Penjual Gorengan Dibebaskan

    4 tahun lalu

    Kabanjahe (Pelita Batak): Tiga orang tahanan bakal ditetapkan sebagai tersangka lagi oleh Sat Narkoba Polres Karo, menyusul diamankannya seorang penjual gorengan  berinisial SF (56) di Rutan K

  • Tahanan Tewas di Sel Polres Tobasa, Benni Kejar Keadilan Ke Medan

    4 tahun lalu

    Benni Pangaribuan abang kandung almarhum Andi Pangaribuan yang tewas akibat dianiaya dua oknum polisi di Sel tahanan Polres Tobasa November 2015 lalu datang ke Medan mencari keadilan, Sabtu (23/7/2016). "Saya datang dari Toba mencari keadilan atas ke

  • Tersangka Kerusuhan Tanjungbalai Terus Bertambah

    4 tahun lalu

    Jakarta (Pelita Batak): Polisi telah menetapkan 19 tersangka terkait kasus keributan yang terjadi di Tanjungbalai, Sumatera Utara. Dari jumlah tersebut, ada yang jadi tersangka perusakan dan ada ya

  •   komentar Pembaca
    Copyright © 2020 Pelita Batak Online. All Rights Reserved. Design by. heriweb