• Home
  • News
  • Disambar Petir, 2 Warga Gunung Sitember Tewas dan 5 Luka
KSP Makmur Mandiri
Rabu, 16 November 2016 10:53:00

Disambar Petir, 2 Warga Gunung Sitember Tewas dan 5 Luka

BAGIKAN:
Int|PelitaBatak
Ilustrasi petir

Gunung Sitember (Pelita Batak) :
Sebanyak tujuh orang terkena sambaran petir di Lae Cingkam Jalan Gundaling Desa Gunung Sitember Kecamatan Gubung Sitember Kabupaten Dairi Sumatera Utara, Senin (14/11/2016) pukul 20.30 WIB. Dua diantaranya tewas di tempat. Keduanya adalah Jawinta Ginting (23) warga Simpang 3 Desa Gunung Sitember dan  Efendi Bancin (50) warga Desa Gundaling 2.

Sementara lima korban lainnya mengalami luka serius. Yakni Safaruddin Kacaribu (31), Serasi Sembiring (39), Rico Pinem (27), Tumbur Manullang (31) dan Amran Silalahi (42). Menyusul luka serius, Amran Silalahi terpaksa dirujuk ke rumah sakit umum Sidikalang. Demikian disampaikan Kepala Dusun Simpang 3 Desa Gunjung Sitember, Samaita  Karo-Karo dan Kepala Dusun Barisan Mesin Molana Virgo Kaban dikutip dari dairinews.com.

Dijelasan, korban keseterum aliran tegangan tinggi di kolam Nasron Berutu. Kolam tersebut memang diperuntukkan buat masyarakat. Malam itu, hujan turun deras disertai dentuman petir. Ada puluhan warga sedang menguji nasib mengambil ikan di kolam tersebut.

Tiba-tiba, pengunjung tersentak dan lainnya tak sadarkan diri. Jawinta terjungkal lalu nyangkut di jaring sedang  Efendi terlempar ke kolam. Masyarakat yang mengetahui musibah langsung memberi bantuan. Korban dikubur ke lumpur. Namun, kedua pria tadi tak terselamatkan.

Akibat sambaran petir, generator listrik milik Nasron juga meledak.

Sementara itu,  Sukat Sembiring (59) keluarga dekat Jawinta menerangkan, pagi itu, Jawinta sudah pergi ke Sidikalang untuk menarik angkot Datra tujuan Medan. Pemuda ini sehari-hari bekerja sebagai sopir untuk kendaraan sendiri. Namun, dia memilih pulang lantaran di stasion Sidikalang sepi penumpang. Dia balik setelah komunikasi dengan ayahanda Adin Ginting.

Ayah dan anak pun sepakat pergi ke kolam. Adin duluan pulang ke rumah sekira pukul 18.00 dan meninggalkan putra tercinta bermain di sana.

Diantara korban, Rico Pinem direncanakan melangsungkan pernikahan tanggal 18-19 Nopember 2016. (TAp/dairinews)
 

  BeritaTerkait
  • Kabar dari Karo, Kapolres Dimutasi

    4 tahun lalu

    Kapolres Tanah Karo, AKBP Pangasian Sitio dimutasi dari jabatannya. Mutasi itu disebut-sebut buntut dari bentrokan berdarah yang terjadi di Karo beberapa waktu lalu.

  • Ini Korban Tewas Disambar Petir di Labura

    4 tahun lalu

    Empat orang tewas disambar petir di barak karyawan perkebunan di Dusun Sumber Sari, Desa Teluk Binjai, Kualuh Hilir, Labuhan Batu Utara.

  • Tiga Bersaudara Warga Desa Sihar Julu Lintongnihuta Disambar Petir, Satu Tewas

    2 tahun lalu

    Lintongnihuta(Pelita Batak): Tiga warga dari Dusun IV Lumban Matio Desa Sihar Julu Kecamatan Lintongnihuta Kabupaten Humbang Hasundutan (Humbahas), bernama Januarto Sihombing (24) Rinto Sihombing (24)

  • Monang Ditemukan Tewas Bersimbah Darah

    4 tahun lalu

    Seorang pria ditemukan tewas di trotoar Jalan MT Haryono, tak jauh dari simpang Jalan Surabaya, Senin (18/7).

  • Bertemu Korban Kebanjiran, Ini Pesan Wali Kota Medan

    2 tahun lalu

    Medan (Pelita batak):Usai melakukan peninjauan sejumlah lokasi genangan air dan banjir di Kota Medan hingga lewat tengah malam, Wali Kota Medan Drs H T Dzulmi Eldin S MSi kembali mendatangi pemukiman

  •   komentar Pembaca
    Copyright © 2020 Pelita Batak Online. All Rights Reserved. Design by. heriweb