• Home
  • News
  • Diduga Sarat KKN dan Permainan, Tender Rehabilitasi Ruang Kelas SMPN 2 Pahae Jae Disanggah
KSP Makmur Mandiri
Senin, 03 Agustus 2020 12:36:00

Diduga Sarat KKN dan Permainan, Tender Rehabilitasi Ruang Kelas SMPN 2 Pahae Jae Disanggah

BAGIKAN:
IST|Pelita Batak
Onward Denekin Siahaan
Medan (Pelita Batak):
Kuat dugaan telah terjadi praktek persekongkolan dan rekayasa proses tender Rehabilitasi Ruang Kelas SMPN 2 Pahae Jae oleh Pokja III di Dinas Pendidikan Tapanuli Utara dengan pagu sebesar Rp 600 juta lebih. Sejak tanggal 20 s/d 28 Juli 2020, didata server LPSE hanya 1 perusahaan tender lulus tahap evaluasi/undangan yaitu CV. KJ. Namun pada tanggal 30 Juli 2020 pada saat pengumuman pemenang pihak Pokja III memenangkan CV. D dimana CV. D dengan jelas tidak diundang oleh Pokja III pembuktian Klarifikasi. Dengan ini Pihak Pokja III telah melakukan KKN dan bekerja sama dengan CV. D.

Demikian disampaikan Direktur CV Naso Marisi 14, Onward Denekin Siahaan kepada wartawan, Senin (3/8/2020) setelah mengirimkan sanggahan ke Pokja III melalui LPSE. Dia mengatakan pihak CV. Nasora Maridi 14 mengajukan keberatan atas tindakan Pokja III yang telah menguntungkan sepihak terhadap CV. D.

Menurut Onward, alasan Pokja untuk menggugurkan penawaran pihaknya sangat tidak masuk akal. Menyebutkan CV Naso Maridi 14 tidak melampirkan Fakta Komitmen Keselamatan Kontruksi sementara dokumen tersebut telah melampirkan Fakta Komitmen Keselamatan Kontruksi sesuai dengan yang tertera didalam dokumen.

"Kita sangat heran, ketika ada upaya dari pihak CV.D kepada kita dengan melakukan upaya-upaya untuk meminta kami mundur dari tender tersebut dengan mengatakan bahwa paket pekerjaan rehabilitasi ruang kelas tersebut telah digiring sejak lama sebelum paket pekerjaan ditayangkan di LPSE. Ini ada apa?" ujar Onward.

Bahkan, pada tanggal 30 Juli 2020 sekitar pukul 17.17 WIB, seorang berinisial ALS  yang notabene pejabat di Unit Kerja Pengadaan Barang & Jasa (UKPBJ) Kabupaten Tapanuli Utara mencoba ikut mengkomunikasikan hal itu kepadanya. 

"Memang sangat aneh, kita pantau juga di server LPSE pada tanggal 20-28 Juli 2020, hanya 1 perusahaan yang dinyatakan lulus tahap evaluasi/undangan yaitu CV. KJ. Namun pada tanggal 30 Juli 2020 pada saat pengumuman pemenang pihak Pokja III memenangkan CV. D dimana CV. D dengan jelas tidak diundang oleh Pokja III pembuktian Klarifikasi. Dengan ini Pihak Pokja III telah melakukan KKN dan bekerja sama dengan CV. D," ujarnya.

Pihaknya berharap dan meminta agar pihak Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) & Kejaksaan Tinggi Sumatera Utara (KEJATISU) agar melakukan pemeriksaan terhadap Pokja III & Dinas Pendidikan Kabupaten Tapanuli Utara. Sementara untuk pelaksanaan proses tender, diharapkan bisa dihentikan sementara. (TAp)
  BeritaTerkait
  • Alperklinas: Pembangunan Listrik PLTPB PT SOL di Taput Sarat Pelanggaran

    3 tahun lalu

    Bali (Pelita Batak) : Aliansi Lembaga Perlindungan Konsumen Listrik Nasional (Alperklinas) sangat mendukung program pemerintah dalam pembangunan Listrik Nasional 35.000 Mega Watt, yang telah dica

  • Jaksa Periksa Sejumlah Kasek SD dan SMP Kabupaten Langkat Dugaan Korupsi DAK 2014

    4 tahun lalu

    Langkat (Pelita Batak): Puluhan Kepala Sekolah SD dan SMP  se Kabupaten Langkat selaku penerima kucuran Dana Alokasi Khusus (DAK)  TA 2014 dan 2015 sejak sepekan lalu diperiksa penyidik P

  • Ribuan Masyarakat Hadiri Syukuran Tahun Baru 2018 di Bukit Inspirasi Doloksanggul

    3 tahun lalu

    Doloksanggul (Pelita Batak): Ribuan masyarakat dari berbagai elemen hadiri acara syukuran tahun baru 2018 yang dilaksanakan di Perkantoran Bupati Humbahas Bukit Inspirasi Doloksanggul, Jumat 12 Januar

  • Akankah pemindahan ibukota Indonesia menjadi kisah sukses?

    10 bulan lalu

    Bisakah Indonesia mengatasi masalah yang mengganggu ibu kotanya yang sudah terlalu padat, Jakarta, dengan memindahkan 1,5 juta orang pegawai negeri ke Kalimantan Timur?Inisiatif tersebut telah direnca

  • Ahok Ingatkan Gapensi DKI Jakarta Profesional dan Tidak Main Mata dengan Pejabat

    4 tahun lalu

    Jakarta (Pelita Batak): Forum 5 Badan Pimpinan Cabang Gabungan Pelaksana Konstruksi Nasional Indonesia (BPC Gapensi) Provinsi DKI Jakarta bertemu dengan Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama

  •   komentar Pembaca
    Copyright © 2020 Pelita Batak Online. All Rights Reserved. Design by. heriweb