• Home
  • News
  • Di Padangsidimpuan, Jembatan Ambruk, Sawah, Kolam dan Permukiman Warga Terendam Banjir
KSP Makmur Mandiri
Jumat, 31 Januari 2020 10:49:00

Di Padangsidimpuan, Jembatan Ambruk, Sawah, Kolam dan Permukiman Warga Terendam Banjir

BAGIKAN:
Saut Togi Ritonga|PelitaBatak
JEMBATAN Padang Silayu di Pulo Bauk Kec. Sidimpuan Tenggara, ambruk diterjang banjir. Arus lalulintas ke dua desa dan ke Tapsel putus.
Padangsidimpuan (Pelita Batak) :
Hujan deras yang mengguyur wilayah Kota Padangsidimpuan Kamis 30 Januari 2020 mengakibatkan banjir dan genangan di sejumlah wilayah.

Seperti di kawasan Pulo Bauk atau sekitar kebun PTPN III Afdeling Pijorkoling, Kec. Sidimpuan Tenggara. Ratusan rumah terendam, sawah dan kolam hancur. Bahkan jembatan anak sungai Padang Silayu ambruk dan memutus lalulintas dua desa dan wilayah Tapanuli Selatan.

Kepala Desa Manunggang Jae Siddik Harahap dan Kepala Desa Labuhan Rasoki Rahmat Harahap, Jumat (31/1) pagi mengatakan, banjir pertama kali terjadi sekira pukul 22:30.


KOLAM dan sawah warga rusak berat akibat terjangan banjir. Kerugian ditaksir mencapai puluhan juta.

Sejumlah anak sungai dari perbukitan yang berbatas dengan Kab. Padanglawas Utara dan kebun PTPN III meluap. Seperti anak Sungai Kali Mati, Padang Sejati dan Padang Silayu yang selama ini debit airnya sangat kecil namun tiba-tiba meluap.

Permukiman penduduk digenangi air setinggi lutut orang dewasa. Jumlahnya ratusan dan total pastinya masih dihitung aparat desa, kecamatan dan Badan Penanggulangan Bencana Daerah.

Kepala Desa Manunggang Jae Siddik Harahap menceritakan, sekira pukul 22:00 di dihubungi Kepala Lorong II Misri yang mengabarkan bahwa belasan rumah warga di Padang Sejati sudah digenangi air dengan ketinggian sekira 30 centi meter.

"Saya lapor ke Camat dan dilanjutkan ke BPBD. Sekira pukul 02:00 dini hari, jembatan Padang Silayu ambruk. Lalulintas ke Desa Labuhan Rasoki dan Tarutung Baru putus total," katanya.

Sementara Kades Labuhan Rasoki Rahmat Harahap menceritakan bahwa sekira pukul 23:00 sudah direndam air di Dusun III dan Lorong Kali Mati.

Ratusan warga mengungsi ke tempat yang aman, karena takut terjadi banjir bandang. Ditambah lagi lingkungan permukiman warga berada di lembah Bukit Barisan kebun karet PTPN III.

Menurut dua Kades tersebut, luas sawah dan kolam yang rusak akibat banjir ini mencapai belasan hektar. Saluran irigasi banyak yang jebol, baik yang dibangun dari Dana Desa maupun APBD Pemko Padangsidimpuan.

Pantauan di lapangan, kerugian paling banyak dialami Zul Achir Harahap dan Sukri F. Harahap. Kolam yang siap untuk dipanen jebol, dan ribuan ekor ikan hanyut. Kerugian ditaksir lebih 30 juta rupiah.

Menurut Sukri, air bah yang menerjang kolam dan sawah tersebut bersumber dari anak Sungai Kali Mati dan Padang Silayu. Ini kejadian yang mengakibatkan kerugian terbesar sejak banjir bandang tahun 2008.

"Perbukitan di hulu dua anak sungai ini sudah dirambah. Belum lagi PTPN III yang mengganti tanaman dari karet ke sawit, sehingga tumbuhan penyangga air berkurang," kata Sukri.

Kepada Pemko Padangsidimpuan, Pemkab Padanglawas Utara dan institusi terkait lainnya, diharap segera bertindak. Bagaimana agar di hulu anak-anak sungai itu tidak dirambah lagi.

Kemudian PTPN III juga diminta melakukan langkah-langkah persuasif agar banjir seperti ini tidak terulang lagi. Sebab, banyak rumah dan nyawa warga yang terancam banjir dan longsor setiap musim hujan. (Saut Togi Ritonga)
  BeritaTerkait
  • Banjir Melanda Sejumlah Lokasi di Padangsidimpuan

    8 bulan lalu

    Padangsidimpuan (Pelita Batak) :Intensitas curah hujan yang tinggi dalam kurun waktu belakangan ini di wilayah Kota Padangsidimpuan, mengakibatkan banjir di sejumlah lokasi.Wakil Wali Kota Padangsidim

  • 4.076 Rumah Terendam Banjir di Tiga Wilayah Sumut

    3 tahun lalu

    Medan (Pelita Batak):Hujan berintensitas tinggi secara merata turun di beberapa wilayah sehingga menyebabkan sungai meluap dan menimbulkan bencana banjir di Sumatera Utara. Ribuan rumah terendam banji

  • Sutrisno Pangaribuan Gelar Reses di Tapsel Serap Aspirasi Rakyat

    2 tahun lalu

    Tapsel (Pelita Batak) : Memasuki Reses Masa Sidang I Tahun V,, Wakil Ketua Fraksi PDI Perjuangan DPRD Sumatera Utara Sutrisno Pangaribuan melaksanakan Reses di sejumlah daerah di Kabupaten Tapanuli Se

  • Pasca Ambruk Akibat Banjir, Jembatan Desa Labuhan Rasoki Sudah Dapat Dilalui

    8 bulan lalu

    Padangsidimpuan (Pelita Batak) :Banjir yang melanda Desa Labuhan Rasoki Kecamatan Padangsidimpuan, Kamis (30/1) malam mengakibatkan ambruknya jembatan yang mengakibatkan terputusnya arus lalu lintas m

  • Drainase Buruk, Rumah Warga Pargarutan Tapsel Terendam Banjir

    3 tahun lalu

    Tapsel (Pelita Batak) : Buruknya drainase di pemukiman warga Pargarutan Kecamatan Angkola Timur Kabupaten Tapanuli Selatan dinilai menjadi penyebab puluhan rumah warga terendam banjir, Selasa 30 Mei 2

  •   komentar Pembaca
    Copyright © 2020 Pelita Batak Online. All Rights Reserved. Design by. heriweb