• Home
  • News
  • Demokrat SumutTolak RUU Sembako dan Sekolah Kena PPN
KSP Makmur Mandiri
Sabtu, 12 Juni 2021 11:49:00

Demokrat SumutTolak RUU Sembako dan Sekolah Kena PPN

Heri: Tak Logika Kebutuhan Mendasar Rakyat Dipajak
BAGIKAN:
Ist|pelitabatak
Heri Zulkarnain Hutajulu

Medan (Pelita Batak):

Partai Demokrat  menyatakan menolak niat pemerintah yang ingin memungut pajak pertambahan nilai (PPN) dari sembilan bahan pokok (sembako) dan pendidikan. RUU tentang PPN untuk hajat hidup orang banyak tersebut dianggap tidak masuk akal 

Ketua DPD Partai Demokrat Sumatera Utara (Sumut), Drs.Heri Zulkarnain Hutajulu,SH,M.Si, yang dihubungi  membenarkan jika Partai Demokrat mulai dari jajaran DPP hingga DPD, DPC bahkan kader, menolak RUU tentang PPN Sembako dan pendidikan (sekolah)  tersebut.

Heri yang dihubungi wartawan  lewat pesan WahaatsApp, Sabtu (12/6/2021) mengatakan, rencana pemerintah yang memungut pajak Sembako dan sekolah itu  akan membebani rakyat yang telah kesulitan untuk memenuhi kebutuhan dasarnya, apalagi di masa Pandemi Covid-19  yang masih sulit saat ini.

Dikatakan, rakyat menengah  kebawah saat ini masih  kesulitan dengan tingginya harga sembako , apalagi jika dipungut pajak  hal itu akan menambah beban rakyat.

"Ada-ada saja pemerintah ini ya..., membeli sembako aja sebahagian besar rakyat sudah payah, apalagi mau dipajak lagi". Tak logika jika kebutuhan mendasar hajat  hidup orang banyak dipajak", sebut Heri.

Mantan Ketua Fraksi DPRD Medan dua periode itu  menekankan jika  sembako dan pendidikan (sekolah)   adalah kebutuhan mendasar warga, sehingga jangan dikenai pajak karena akan memberatkan warga.

"Saat ini kondisi ekonomi masyarakat sedang sulit.Seharusnya  pemerintah mengambil kebijakan yang tak membebani masyarakat. Bahkan saat ini rakyat masih butuh bantuan akibat pandemi Covid-19.RUU PPN untuk sembako dan sekolah tersebut harus ditolak," tutup Ketua DPD Partai Demokrat Sumut tersebut.

Diberitakan, pemerintah berencana untuk memasang tarif Pajak Pertambahan Nilai (PPN) sebesar 12% pada produk sembako.

Hal tersebut tertuang dalam revisi draft Rancangan Undang-Undang (RUU) Nomor 6 Tahun 1983 tentang Ketentuan Umum dan Tata Cara Perpajakan (KUP).

Sembako atau jenis-jenis kebutuhan pokok yang sangat dibutuhkan masyarakat tersebut meliputi beras dan gabah, jagung, sagu, kedela,  garam konsumsi, daging, telur, susu, buah-buahan; sayur-sayuran,ubi-ubian, bumbu-bumbuan dan gula  konsumsi.(*)

  BeritaTerkait
  • Junimart Girsang Santuni Korban Kebakaran Parongil Kabupaten Dairi

    5 tahun lalu

    Parongil (Pelita Batak): Anggota Komisi III DPR RI Junimart Girsang dan sejumlah organisasi memberikan sumbangan kepada korban kebakaran, Sabtu (4/6) di Jalan Gereja Kelurahan Parongil, Kecama

  • Tidak Pro Rakyat, Anggota DPD RI Pdt Willem TP Simarmata Minta Pemerintah Pikir Ulang Tentang Pajak Sekolah dan Sembako

    2 bulan lalu

    Medan (Pelita Batak):Anggota DPD RI Pdt Willem TP Simarmata menilai rencana pemerintah untuk mengadakan Pajak Pertambahan Nilai atas Sekolah dan produk pertanian, perikanan, peternakan, dan lain sejen

  • YSKI dan Pengurus Kebaktian Wanita Debora Kunjungi Korban Banjir Aceh Tenggara

    4 tahun lalu

    Agara (Pelita Batak) : Banjir bandang yang menimpa warga di Kabupaten Aceh Tenggara, Provinsi Aceh pada Selasa sore, 11 April 2017 lalu menyisakan beban bagi warga. Bencana yang disebut sebagai

  • Ini 33 Ketua Terpilih DPC Partai Demokrat se-Sumut

    4 tahun lalu

    Pematang Raya (Pelita Batak) :Seluruh DPC Partai Demokrat se-Sumut menggelar Musyawarah Cabang (Muscab) secara serentak. Kegiatan yang digelar di Pematang Raya, Kabupaten Simalungun itu telah memilih

  • BELI PISANG GORENG KE SIBORONG-BORONG

    4 tahun lalu

    DARI bulan Juni sampai Agustus 2017 kami sudah tiga kali singgah di Siborong-borong. Biasanya kami singgah di kota pacuan kuda itu selalu ingin membeli ombus-ombus, sejenis makanan yang terbuat dari t

  •   komentar Pembaca
    Copyright © 2021 Pelita Batak Online. All Rights Reserved. Design by. heriweb