• Home
  • News
  • DPMPTSP Kota Medan Dukung Program Pemerintah Pusat Dengan Fasilitasi Pelaku Usaha Mikro
KSP Makmur Mandiri
Sabtu, 14 Desember 2019 17:28:00

DPMPTSP Kota Medan Dukung Program Pemerintah Pusat Dengan Fasilitasi Pelaku Usaha Mikro

BAGIKAN:
ist|pelitabatak
Medan (Pelita Batak):
Pemko Medan melalui Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) Kota Medan membuat Inovasi dalam memberikan Layanan Fasilitasi Perbantuan Penerbitan Izin Usaha Mikro dan Kecil yang berada di wilayah Kota Medan setiap hari Jumat kegiatan tersebut diberi nama Jumat Berkah, namun sejak September 2019 menjadi hari Kamis yang diberi nama Kamis Ceria seperti saat ini Kamis (12/12), bagi usaha mikro di Kota Medan dengan target 1000 izin usaha mikro yang diterbitkan selama tahun 2019.

Kepala Dinas DPMPTSP Kota Medan Qamarul Fattah mengatakan Kementerian Koperasi dan UKM berkomitmen mendorong usaha mikro kecil menengah (UMKM) untuk naik kelas menjadi usaha yang lebih produktif dan menyerap tenaga kerja dengan adanya kepastian berusaha melalui kepemilikan atas Nomor Induk Berusaha (NIB) dan Izin Usaha. Hal itu diperlukan mengingat daya tahan UMKM yang tinggi terhadap goncangan perrkonomian nasional dan global. "UMKM selama ini dianggap paling tahan terhadap goncangan ekonomi sehingga keberadaannya perlu untuk terus dikuatkan," kata Qamarul.

Disamping itu, Mantan Asisten Ekbang Kota Medan mengungkapkan, berdasarkan data dari Kemkop dan UKM, kontribusi UMKM dalam struktur Produk Domestik Bruto (PDB) cukup signifikan yaitu 60,34%. Sektor ini juga memberikan ruang bagi penyerapan tenaga kerja nasional hingga 97% dan 14,17% dari total ekspor. Potensi sektor UMKM untuk mendorong pertumbuhan ekonomi atau PDB nasional terus bertumbuh sangat besar.

Namun, jelas Qamarul, ada beberapa syarat yang harus dipenuhi agar pertumbuhan ekonomi tersebut bisa melesat sehingga tidak stagnan di sekitar 5% yaitu dengan mendorong UMKM naik kelas. "UMKM naik kelas itu penting, sebab presentase UMKM yang naik kelas itu akan menentukan, untuk mendorong pertumbuhan ekonomi kita. Tantangannya kata Qamarul, UMKM kita ini masih banyak yang belum percaya diri, dan bahkan masih banyak yang belum memiliki legalitas usahanya khususnya usaha mikro dan kecil," jelas Kadis DPMPTSP.

Sesuai arahan Menteri Koperasi dan UKM RI mengajak para kepala daerah, tambah Qamarul, dalam hal ini bupati dan walikota untuk menggunakan kewenangan yang dimilikinya dalam membantu mengembangkan UMKM di masing-masing daerahnya, terutama pengembangan di bidang usaha mikro. Dengan terbitnya PP Nomor 24 Tahun 2018 tentang Pelayanan Perizinan Berusaha Terintegrasi Secara Elektronik atau sering disebut dengan Online Single Submission (OSS), yang ditindak lanjuti dengan Permenkop dan UKM Nomor 2 Tahun 2019 tentang Perizinan Berusaha Secara Elektronik Bagi Usaha Mikro dan Kecil, dimana para pelaku usaha dapat memperoleh izinnya dengan mengakses melaui sistem OSS yang merupakan Portal aplikasi perizinan berusaha nasional, dimana sistem ini merupakan salah satu bentuk reformasi perizinan usaha di Indonesia.

"Dengan terbitnya aturan baru tersebut, DPMPTSP Kota Medan membuat suatu kegiatan agar dapat berperan serta mendukung program pemerintah dan juga sekaligus memberikan perhatian kepada masyarakat Kota Medan khususnya kepada usaha mikro ahar memiliki legalitas usaha sehingga dapat bersaing dan lebih percaya diri dalam mengembangkan usahanya," ungkapnya.

Qamarul juga menyebutkan bahwa kegiatan ini adalah merupakan layanan Perbantuan Penerbitan Izin Usaha bagi usaha Mikro dengan syarat modal paling banyak Rp 50 juta dengan omzet kotor tifak melebihi Rp 300 juta dalam setahun, berlokasi usaha di daerah Kota Medan dan membawa salinan e-KTP serya pasphoto 3x4 sebanyak 2 lembar. Kemudian lebih kurang 20 menit sudah selesai. Dengan begitu para pelaku usaha mikro tersebut sudah dapat memiliki NIB sebagai identitas usahanya dan Izin Usaha Mikro dan Keckl (IUMK) sebagai izin usaha yang berlaku secara nasional.

Sejak pelaksanaan kegiatan tersebut dimulai tanggal 12 April hingga Kamis 12 Desember, telah tercapainya target untuk layanan perbantuan penerbitan sebanyak 1000 IUMK atau 1000 usaha mikro di Kota Medan yang telah terbnatu untuk mendapatkan legalitas usahanya. "Saya secara pribadi mengucapkan syukur kepada Allah SWT dan khususnya kepada para seluruh petugas yang terlibat saya mengucapkan terima kasih sehibgga dapat terlaksana sehingga target ini dapat tercapai," ucap Qamarul.(KR|TAp)
  BeritaTerkait
  • Gubernur Ucapkan Ini Kepada Kepala BI Dan OJK

    4 tahun lalu

    Medan (Pelita Batak) :Gubernur Sumatera Utara (Gubsu) HT Erry Nuradi menyebutkan mutasi jabatan

  • Sumut Siapkan Lahan 160 Hektar Dukung 1.000 Desa Organik Tahun Ini

    3 tahun lalu

    Medan (Pelita Batak) :Salah satu masalah utama yang dihadapi dalam pertanian dengan sistem konvensional adalah terjadinya proses degradasi lahan pertanian lahan pertanian secara terus menerus karena d

  • Ivan Batubara: Kadin Sumut Siap Bersinergi Dengan MUI Perkuat Ekonomi Umat

    3 tahun lalu

    Medan (Pelita Batak):Ketua Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Sumatera Utara (Sumut) Ivan Iskandar Batubara menyatakan siap bersinergi dengan Majelis Ulama Indonesia (MUI) Sumut dalam upaya memperkuat

  • Dinas PMPTSP Gelar Forum Dialog dan Temu Usaha Peningkatan Investasi

    tahun lalu

    Medan (Pelita Batak):Pemko Medan melalui Dinas Penanaman Modal Dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (PMPTSP) Kota Medan menggelar seminar bertajuk Forum Dialog Dan Temu Usaha Peningkatan Investasi Kota Me

  • DPRD Kabupaten Batang Kunjungi Kota Medan

    4 tahun lalu

    Demi meningkatkan pendapatan asli daerah (PAD) sektor Kepariwisataan dan peningkatan kesejahteraan masyarakat melalaui sektor Koperasi dan UMKM, DPRD Kabupaten Batang Provinsi Jawa Tengah dari komisi A dan komisi C melakukan kunjungan kerja ke pemerintah

  •   komentar Pembaca
    Copyright © 2020 Pelita Batak Online. All Rights Reserved. Design by. heriweb