• Home
  • News
  • Canangkan Destinasi Wisata, Bupati Tapsel Harapkan Masyarakat Jaga Kebersihan
KSP Makmur Mandiri
Selasa, 01 Juni 2021 22:21:00

Canangkan Destinasi Wisata, Bupati Tapsel Harapkan Masyarakat Jaga Kebersihan

BAGIKAN:
Saut Togi Ritonga | Pelita Batak
Canangkan Destinasi Wisata, Bupati Tapsel Harapkan Masyarakat Jaga Kebersihan

Tapanuli Selatan (Pelita Batak) : 

Bupati Tapanuli Selatan H Dolly Pasaribu, SPt MM, mengharapkan segenap aparat kecamatan ataupun desa agar memperhatikan sistem pembuangan sampah, limbah, dan kotoran di daerahnya masing-masing yang merupakan sumber dari berbagai macam penyakit dan memotivasi masyarakat agar tetap menjaga kebersihan.

“Kita berencana Tapsel dicanangkan sebagai lokasi wisata, jika melihat daerahnya kurang bersih, tentu wisatawan urung berwisata di sini, yang kita khawatirkan malah cerita yang kurang baik tentang Tapsel akan berkembang di luar sana."Ujar Dolly pada rapat evaluasi pembinaan desa binaan Kabupaten Tapsel tahun 2021 di Aula Sarasi, Lantai III, Kantor Bupati Tapsel, Senin 31 Mei 2021.

Dolly bercerita bahwa dia sering melihat di suatu kawasan di Tapsel, sampah masih dibiarkan berserakan, bahkan ada rumah ibadah yang kondisinya kurang tertata rapi termasuk toilet kurang bersih. Tentu hal tersebut tetap bisa diatasi jika masyarakat atau keluarga di suatu daerah memiliki kepedulian dengan rajin bergotongroyong menjaga kebersihan lingkungan.

Kemudian, Dolly juga menyampaikan organisasi terkecil di lingkungan masyarakat ada dalam keluarga, yang perannya sangat penting dalam proses pembangunan suatu daerah. Kondisi satu keluarga di Kabupaten Tapsel merupakan barometer kesejahteraan masyarakat pada umumnya.

“Untuk itu, perlu adanya suatu gerakan pemberdayaan kesejahteraan keluarga yang mekanismenya dilaksanakan dan dikelola Tim Penggerak (TP) PKK,” imbuh Dolly.

PKK sebagai lembaga, tumbuh dari, oleh, dan untuk masyarakat. PKK juga sudah menunjukkan bhakti maupun manfaatnya bagi masyarakat. Tujuannya semata-mata hanya untuk kepentingan masyarakat dan pada umumnya guna pembangunan suatu daerah.

Begitu juga dengan program pembinaan masyarakat desa, Dolly meyakini bahwa sangat akan membantu dalam mencapai visi misi Pemerintah Kabupaten Tapsel. Oleh karenanya, Dolly berharap, TP PKK yang ada di kecamatan maupun di desa, dapat jadi motor penggerak di daerahnya masing-masing.

Dia juga minta agar TP PKK di kecamatan dan desa untuk melakukan pembenahan administrasi secara tertib dan rapi hingga tak ada kesan tidak teratur. Disamping itu, Dolly mengingatkan agar perlu digalakkan kembali kegiatan di desa masing-masing seperti gotongroyong, kerja bhakti, ataupun kebersihan lingkungan.

“Menurut saya kegiatan ekstra yang perlu dilakukan dalam menghadapi pandemi, yaitu masyarakat tetap bisa bersosialisasi, dengan tetap mempraktekkan protokol kesehatan, sambil meningkatkan imunitas masyarakat termasuk Manula (manusia lanjut usia), termasuk menggerakkan keluarga-keluarga, menghidupkan kembali perekonomian masyarakat desa,” imbuh Dolly.

Kegiatan-kegiatan seperti ini perlu terdokumentasi dengan baik, dibuat laporan berbentuk tertulis maupun foto dan videogram dan disampaikan pada akun media sosial, agar masyarakat Tapsel yang ada di Tabagsel maupun masyarakat luas bisa melihat kegiatan masyarakat yang tertata rapi.

Tak lupa, dia juga berpesan kepada aparat kecamatan maupun desa, untuk dapat menerangkan secara gamblang ke masyarakat, apa saja kegiatan yang khusus dalam pelayanan publik di kantornya masing-masing.

Semisal ada masyarakat yang hendak urus kelengkapan administrasi kependudukan aparat desa dan kecamatan, harus mampu menyampaikan informasi ke masyarakat secara jelas baik berupa gambar, alur proses terkait berapa lama pengerjaannya atau apa saja persyaratan yang diperlukan, bahkan biaya yang tertulis resmi. Untuk meningkatkan profesionalitas pelayanan dan mengurangi pungutan liar. Ini pun bisa diadopsi ke TP PKK kabupaten maupun kecamatan.

“Sedangkan program yang saat ini sudah berjalan dengan baik, saya minta supaya terus ditingkatkan, terus diperbaiki serta dievaluasi peningkatannya demi menjaga kesinambungan proses pembinaan di desa binaan. Terkait kebersihan lingkungan, ini perlu diprioritaskan. Karena, kebersihan itu merupakan cermin bagaimana kebersihan dalam keluarga,” terangnya.

Sementara itu, Ketua TP PKK Tapsel, Ny Rosalina Dolly Pasaribu, menyampaikan, pelaksanaan kegiatan rapat evaluasi itu merupakan tahapan yang telah dilaksanakan oleh koordinator organisasi perangkat daerah (OPD) bersama TP PKK. Pihaknya akui telah mengunjungi dan memantau desa binaan yang akan diperlombakan tingkat Provinsi Sumut yang terdiri dari 10 desa dan 9 kecamatan.

Adapun desa yang masuk kategori, kata Rosalina, pertama Desa Sisundung, Kecamatan Angkola Barat, kategori program terpadu peningkatan peran wanita terhadap wanita menuju keluarga sehat dan sejahtera. Kedua, Desa Hutaginjang, Kecamatan Angkola Timur, kategori tertib adiministrasi PKK.

Ketiga Desa Marancar Godang, Kecamatan Marancar, kategori lingkungan bersih dan sehat (LBS). Keempat Desa Nanggar Jati, Kecamatan Arse, kategori Posyandu. Kelima, Desa Nanggar Jati Hutapadang Kecamatan Arse, kategori pola asuh anak dan remaja (PAAR). Keenam Desa Padang Bujur, Kecamatan Sipirok, kategori usaha peningkatan pendapatan keluarga (UP2K) PKK.

Ketujuh, Desa Siamporik Dolok, Kecamatan Angkola Selatan, kategori perilaku hidup bersih dan sehat (PHBS). Kedelapan, Desa Muara Purba Nauli, Kecamatan Angkola Muaratais, kategori PKK kependudukan keluarga berencana dan pembangunan keluarga. Kesembilan, Desa Batu Bola, Kecamatan Batang Toru, kategori hatinya PKK.

“Dan yang kesepuluh Puskesmas Pintu Padang Kecamatan Batang Angkola, kategori IVA Test,” paparnya.

Sebelumnya, Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat Desa (PMD), Muhammad Yusuf, pada kesempatan itu menerangkan, kegiatan itu diadakan dalam rangka untuk menghadapi kunjungan tim supervisi atau monitoring dari Provinsi Sumut. Dan lebih kurang telah beberapa kali dilakukan pembinaan kepada desa ataupun kecamatan bersama OPD yang bertanggungjawab terhadap kategori yang diperlombakan.

Nantinya, akan dilihat sudah sejauh mana capaian indikator-indikator yang berhasil dilakukan pembinaan sehingga dapat diketahui apa saja kekurangan yang harus disempurnakan. Selanjutnya dilakukan pembinaan hingga nanti tim monitoring dari Provinsi Sumut akan turun ke Tapsel. Kiranya, semua proses itu dapat menghasilkan capaian yang terbaik.(STR)

  BeritaTerkait
  • Pemkab Samosir Tingkatkan Kualitas Jalan dari Simpang HKBP Bolon Pangururan Menuju Paromasan

    3 tahun lalu

    Samosir (Pelita Batak):Pemerintah Kabupaten Samosir terus melakukan pembenahan infrastuktur jalan mendukung program pengembangan pariwisata di daerah itu. Samosir tetap diupayakan menjadi tujuan wisat

  • Luhut B Pandjaitan : Warga Toba Tunjukkan Keramahan Mulai Sekarang

    4 tahun lalu

    Balige (Pelita Batak):Menko Maritim Luhut Binsar Panjaitan mengatakan, untuk mendukung dan mempersiapkan Danau Toba menjadi destinasi wisata berkelas dunia, semua pihak khususnya masyarakat dan pemeri

  • Tambang Emas Martabe Sumbang Menara Pandang Di Kebun Raya Sipirok

    12 bulan lalu

    Tapanuli Selatan (Pelita Batak) :PT Agincourt Resources (PTAR), pengelola Tambang Emas Martabe di Batangtoru, Tapanuli Selatan memberikan dukungan kepada Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Tapanuli Selatan

  • Rizal Ramli : "Bunuh Diri Saja Kalau Otorita Danau Toba Ngak Jadi"

    5 tahun lalu

    Jakarta (Pelita Batak): "Bunuh diri saja kalau sampai Otorita Danau Toba ngga jadi,". Kalimat ini menjadi closing statement  Menteri Koordinator Maritim dan Sumber Daya DR. Rizal R

  • Menko Luhut Panjaitan Tegaskan Sapu Bersih KJA di Danau Toba

    5 tahun lalu

    Keramba ikan tidak boleh ada lagi di Danau Toba. Karena itu bisa merusak kualitas air. Begitu juga Toba Pulf jangan sampai merusak lingkungan di sekitar Danau Toba. Karena itu, masyarakat juga kita harapkan meningkatkan kesadaran akan pentingnya perlindun

  •   komentar Pembaca
    Copyright © 2021 Pelita Batak Online. All Rights Reserved. Design by. heriweb