• Home
  • News
  • Buronan Kasus Penipuan Dr. Benny Hermanto Berhasil Ditangkap di Jakarta
KSP Makmur Mandiri
Jumat, 13 Desember 2019 10:02:00

Buronan Kasus Penipuan Dr. Benny Hermanto Berhasil Ditangkap di Jakarta

BAGIKAN:
ist|pelitabatak
Tersangka kasus penipuan, dr. Benny Hermanto (berkacamata, tangan terborgol), dikawal tim unit 2 subdit 3 ditreskrimum polda sumut saat tiba di bandara internasional Kualanamu, Jumat (13/12/1019). Dr. Benny diburu setelah ditetapkan masuk dalam daftar pen
Medan (Pelita Batak):
Setelah melalui upaya pengejaran oleh Tim Satreskrim Polresta Medan selama hampir dua bulan, akhirnya tersangka kasus penipuan, dr. Benny Hermanto berhasil ditangkap team unit 2 subdit 3 ditreskrimum polda sumut. Penangkapan berlangsung di Jakarta pada Kamis malam dan pagi ini, Jumat (13/12/2019) pukul 08.30 WIB tiba di Medan melalui bandara internasional Kualanamu.

Pantauan di bandara, dikawal beberapa orang petugas dibawah pimpinan AKP Firdaus, selaku kanit 2 subdit 3 dalam keadaan tangan diborgol dr. Benny terlihat tenang dan sehat. Hanya saja dia tidak mau memberi komentar saat ditanya kasus yang menjeratnya.

"Mau dibawa ke markas Polda dulu, setelah itu ke Polresta," ungkap AKP Firdaus.

Sebelumnya diberitakan,  Satreskrim Polresta Medan memasukkan dr. Benny ke dalam daftar pencarian orang (DPO) pada 16/10/2019 lalu dengan surat bernomor DPO/733/X/Res.1.11/2019/Reskrim. Terhitung sejak itu dia menjadi target penangkapan. Disebutkan di surat DPO, dr. Benny beralamat di Ruko Green Garden di Kelurahan Kedoya Utara, Kecamatan Kebon Jeruk (Jakarta Barat).

Ditetapkan sebagai tersangka kasus penipuan, melanggar pasal 378 dan 372 serta subsider pasal 379a KUH Pidana, dr. Benny yang merupakan Direktur PT Sari Opal Nutrition diadukan oleh mitra bisnisnya Suryo Pranoto yang tak lain adalah Direktur PT Opal Coffee Indonesia. Melalui pengacaranya, Tjang Sun Sin, dr Benny disebut  ingkar membayar uang pembelian kopi.

Atas penetapannya sebagai tersangka oleh Satreskrim, dr. Benny sempat melakukan perlawanan melalui upaya praperadilan di Pengadilan Negeri Medan. Namun upayanya kandas pada 1/10/2019. Oleh hakim PN dinyatakan penetapannya sebagai tersangka kasus penipuan adalah sah.

Setelah itu dia menghilang hingga akhirnya dimasukkan kedalam Daftar Pencarian Orang (DPO) alias buronan. (R|JN)
  BeritaTerkait
  • Wah,,,,Salah Satu Korban Penipuan Napi Siantar Adalah Ketua Umum PPP versi Mukhtamar Jakarta, Djan Faridz

    4 tahun lalu

    Jakarta(Pelita Batak): Satuan Subdirektorat Resmob Direktorat Reserse Kriminal Umum Polda Metro Jaya membongkar praktik penipuan dengan berpura-pura menjadi polisi. Ternyata otak dibalik modus ini

  • Sempat Lukai Petugas, Tahanan Narkoba Ditembak Mati

    4 tahun lalu

    Jakarta (Pelita Batak) : Seorang buronan kasus peredaran narkoba jaringan internasional yang melarikan diri dari rumah tahanan Direktorat Tindak Pidana (Dirtipid) Narkoba Mabes Polri ditembak mat

  • Oknum Jaksa Medan Dituding Arogan, WO Saat Sidang Kapuspenkum Kejagung Kecewa, Tak Paham KUHAP

    4 bulan lalu

    Medan (Pelita Batak):Oknum Jaksa pada Kejaksaa Negeri Medan Joice Sinaga dan Martha Sihombing dituding arogan. Apa pasal? Dalam persidangan perkara penipuan dengan terdakwa Benny Hermanto pekan lalu,

  • AKBP Dudus Harley Davidson Berikan Reward Kepada 21 Personil Polres Taput

    4 tahun lalu

    Taput (Pelita Batak) :Kapolres Tapanuli Utara AKBP Dudus Harley Davidson Sik memberi penghargaan kepada 21 personil Polres Taput yang berprestasi di dalam pelaksanaan tugas pokok nya masing-masing. Penyerahan penghargaan dilaksanakan di Mapolres Tarutung

  • Ssst....Puluhan Penipuan di Jakarta Ternyata Dikendalikan dari Siantar

    4 tahun lalu

    Jakarta(Pelita Batak): Polisi menangkap tersangka anggota komplotan penipuan dengan modus berpura-pura sebagai anggota polisi dari Direktorat Narkoba Polda Metro Jaya. Penangkapan tidak dilakukan d

  •   komentar Pembaca
    Copyright © 2020 Pelita Batak Online. All Rights Reserved. Design by. heriweb