• Home
  • News
  • Bupati Nikson Dorong Pembangunan Industri Wisata Danau Toba Ditopang SDM Lokal
KSP Makmur Mandiri
Kamis, 17 Oktober 2019 11:36:00

Bupati Nikson Dorong Pembangunan Industri Wisata Danau Toba Ditopang SDM Lokal

BAGIKAN:
ist|Sindo
Bupati Tapanuli Utara (Taput) Nikson Nababan saat memberikan paparan dalam Forum Indonesia Visionary Leader (IVL) di Gedung SINDO, Jakarta, Selasa (15/10/2019).
Jakarta (Pelita Batak):
Harapan dan upaya yang dilakukan Bupati Tapanuli Utara (Taput), Sumatera Utara, Nikson Nababan untuk berdirinya sebuah universitas negeri umum di daerahnya adalah untuk peningkatan kualitas SDM. Mendukung terciptanya industri pariwisata menopang kawasan Danau Toba yang dikelola oleh masyarakat setempat.

Program pemerintahan Presiden Jokowi yang menjadikan kawasan Danau Toba sebagai Kawasan Strategis Nasional dan super prioritas untuk destinasi pariwsata setelah Bali. Menjadi peluang bagi daerah untuk mengimplementasikan kebijakan pemerintah pusat tersebut, untuk mendorong SDM lokal yang unggul dan siap bersaing.

Harapan itu kembali dipaparkan Nikson Nababan saat pemaparan dalam Forum Indonesia Visionary Leader (IVL) di Gedung SINDO, Jakarta, Selasa (15/10/2019).

Harapan Presiden Jokowi menjadikan Danau Toba sebagai wisata unggulan patut didukung semua aspek, termasuk aspek kesiapan SDM dari Taput. "Saya katakan program Presiden Jokowi itu luar biasa, kita harus menangkap bahwa di balik harapan Presiden itu sebenarnya ada juga harapan ingin SDM di Taput harus disiapkan," sebut Nikson.
 
"Bagaimana mungkin industri pariwisata bisa berkembang tanpa ada SDM yang mumpuni. Apalagi destinasi wisata Danau Toba ke depannya menjadi lumbung pendapatan devisi pusat dan daerah," sebutnya.

Saat ini di Taput ada Kampus Institut Agama Kristen Negeri (IAKN). Di kampus ini hanya ada 4 fakalutas saja dan belum mendukung upaya menyiapkan SDM untuk industri pariwisata.

Nikson mengusulkan agar IAKN ini diubah status dan keberadaannya menjadi universitas negeri umum. Dengan keberadaaan perguruan tinggi itu maka para lulusan itu nantinya dapat mendukung keberadaan industri wisata Danau Toba.

"Sekarang inikan sepertinya pemerintah terfokus hanya menyiapkan infrastruktur fisik wisata Danau Toba saja. Sementara kesiapan bagaimana menyiapkan SDM-nya terkesan belum tersentuh. Jadi saya pikir omong kosong industri wisata Danau Toba tanpa dukungan SDM lokal yang mumpuni. Ini saya kira harus jadi perhatian pemerintah pusat," ujarnya.

Nikson melanjutkan dari informasi yang didapatnya usulan menyiapkan universitas negeri umum menggantikan IAKN masih belum ada kata sepakat dari Kementerian Riset dan Pendidikan Tinggi dengan Kementerian Agama.

Sejatinya, kata dia, upaya menyiapkan SDM unggul atau pendidikan di Taput adalah salah satu program kerjanya. Sementara program lainnya yakni investasi, pariwisata, kesehatan dan pertanian.

Untuk program investasi, beberapa langkah taktis sudah dilakukannya. Misalnya saja memberikan kemudahan izin bagi invenstor. Bahkan, lanjut politis PDI Perjuangan ini, dirinya membuka peluang kepada investor untuk membangun, sementara izin bisa diurus belakangan.

"Ini salah satu cara kami bagaimana agar investor mau sama-sama dengan kami membangun Taput," bebernya.

Sementara untuk sektor pariwisata, sudah sangat jelas andalan wisatanya adalah Danau Toba. "Namun, kami sudah berfikir agar jangan hanya Danau Toba saja yang menjadi tujuan wisata. Harus ada destinasi lainnya," kata Nikson.

Nikson mengatakan pihaknya sudah mempunyai gagasan membangun destinasi agro wisata, wisata religi serta wisata alam. Nah untuk membangun destinasi wisata ini pihak memerlukan lahan sekitar 30 hektare kawasan hutan yang izinnya sudah diajukan kepada Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan. Namun sampai sekarang izin belum juga diterbitkan.

Dia juga mengusulkan ada akses tol dari Taput menuju Tapanuli Tengah. Di Tapanuli Tengah pantainya luar biasa indahnya. "Jadi menurut saya, wisatawan nantinya bukan hanya menikmati Danau Toba saja, tetapi juga ke agro wisata, wisata alam, dan wisata religi. Wisatawan juga bisa melanjutkan berwisata ke Tapanuli Tengah dan ke Nias yang dikenal surganya surfing dengan ketinggian ombak hingga 2 meter. Dengan begitu waktu kunjungan wisatawan lebih lama lagi," urainya.

Sementara di sektor pertanian, pihaknya secara bertahap terus membantu menggairahkan sektor pertanian. Misalnya saja dengan menyiapkan anggaran Rp600 juta untuk membuat sertifikat tanah atau lahan yang dimiliki petani. Sejauh ini masih ada tanah milik petani yang belum memiliki surat-surat tanah.

Bukan itu saja, Pemkab Taput juga sudah membuka lahan tidur milik warga dan petani yan selama ini tidak dimanfaatkan. Lahan tersebut, kata dia, dibersihkan dan siap digunakan untuk lahan perkebunan atau pertanian. Sementara biaya pembersihan lahan milik warga tersebut tidak dikenakan biaya alias gratis.

"Kami juga saat ini fokus menggarap komoditi kopi dan mangga Muara yang sudah dikenal manisnya," ujarnya.    

Sementara di sektor kesehatan, pihaknya menginginkan adanya fasilitas kesehatan atau rumah sakit yang refersentatif. Bahkan keberadaan rumah sakit di Taput nanti bisa dikombinasikan dengan konsep wisata sehingga pasien dapat lebih nyaman dan tenang.(sindo|TAp)
  BeritaTerkait
  • Toga Sihite dan Keluarga Doakan DR.IR.Mombang Sihite, MM Menuju DPR RI Dapil II Sumut

    tahun lalu

    Sileang(Pelita Batak): Pomparan Siraja Oloan (SRO) khususnya Keluarga Besar Toga Sihite Keturunan Guru Leang  Berangkatkan DR Ir Mombang Sihite MM dalam perhelatan Pesta Demokrasi Calon Legislati

  • Bernilai Rp. 4,04 Triliun, Pembangunan Kawasan Kaldera Resort Ditenggat Enam Bulan

    4 minggu lalu

    Sigampiton (Pelita Batak):Badan Pelaksana Otorita Danau Toba (BPODT) melakukan acara peletakan batu pertama (Groundbreaking) Pembangunan Toba Kaldera Resort dan Glamping Camp, di kawasan wisata The Ka

  • Rencana Pembangunan Kawasan Danau Toba dan Peluang Masyarakat Adat Diseminarkan di Parapat

    3 tahun lalu

    Parapat (Pelita Batak): KSPPM, BAKUMSU, CAPPA dan Sajogyo Institute bekerjasama dengan Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (Kemen LHK) dan Kantor Staf Presiden (KSP) menyelenggarakan seminar

  • Buka FDT 2016, Pagar Betis Siswa Puluhan Kilo Meter Sambut "Karnaval Pejabat"

    3 tahun lalu

    Muara (Pelita Batak) :<br></br> Pembukaan Festival Danau Toba 2016 di Muara, Tapanuli Utara berlangsung dengan "karnaval pejabat". Ratusan siswa/siswi SMA menjadi pagar betis sepanjang jalan dari Bandara Silangit hingga lokasi acara

  • Tobasa Berbenah Menjadi Tuan Rumah yang Baik Bagi Turis yang Berkunjung ke Danau Toba

    3 tahun lalu

    Balige(Pelita Batak): Kementerian Pariwisata (Kemenpar) menggandeng Pemerintah Kabupaten Tobasa di Sumatera Utara untuk menggelar bimbingan teknis (bimtek) dalam rangka menggenjot destinasi Danau T

  •   komentar Pembaca
    Copyright © 2019 Pelita Batak Online. All Rights Reserved. Design by. heriweb