• Home
  • News
  • Bukit Simarsayang Lensa Indahnya Kota Padangsidimpuan
KSP Makmur Mandiri
Jumat, 20 September 2019 19:55:00

Bukit Simarsayang Lensa Indahnya Kota Padangsidimpuan

BAGIKAN:
Saut Togi Ritonga | Pelita Batak
KOTA Padangsidimpuan berada di Provinsi Sumatera Utara yang sering dijuluki dengan nama  'Kota Salak'. Wilayah Kota Padangsidimpuan  tak ubahnya seperti cekungan yang menyerupai danau itu akan tambah elok bila dipandang  dari Bukit Simarsayang dan cocok untuk ide untuk liburan akhir pekan.

Bukit Simarsayang memiliki kemiringan mencapai 45 derajat yang berada di wilayah Batang Ayumi Julu dan bisa dilalui dari Sitataring dan merupakan salah satu destinasi wisata favorit yang ada di Kota Padang Sidimpuan.

Bukit ini memiliki daya tarik tersendiri bagi pengunjung, untuk melihat pemandangan Kota Padang Sidimpuan dari atas ketinggian. 

Menuju Simarsayang maka akan terpapar pandangan hijau, melewati jalan berkelok menuju perbukitan. Wilayah bukit ini masih bagian dari kawasan kota Padangsidimpuan walau disitu terdapat Kampus Universitas Graha Nusantara yang dikelola oleh yayasan milik Pemerintah Kabupaten Tapanuli Selatan.

Perjalanan menuju puncak paling lama hanya ditempuh sekitar 20 menit dan dari Simarsayang ini bisa menatap keindahan landskap Padagsidimpuan. Bila dilihat dari atas, maka Padangsidimpuan terlihat seperti cekungan. Ini karena kota nan sejuk itu dikelilingi gugusan Bukit Barisan yang menjulang tinggi.

Bila posisi berada di tengah kota, bisa juga melihat sisi barat Gunung Lubuk Raya dan Bukit (Tor) Sanggarudang. Dengan demikian, mata akan dimanjakan pemandangan bentangan rumah rumah penduduk dan bahkan masih banyak terlihat areal persawahan maupun perkebunan masyarakat.

Pohon besar nan rindang juga masih tumbuh banyak dan dapat menjadi lesehan para pengunjung, suasana sejuk dan asri masih melekat terasa, semilir angin sepoi sepoi dan kicauan burung masih terdengar, jauh dari bising dan gerahnya kota.

Sesekali terdengar suara gelak tawa pengunjung menanda kan suasana hari yang riang gembira menikmati kuasa dan indahnya ciptaan Tuhan.

Pengunjung yang datang ke puncak bukit (tor) tertinggi di Kota Padangsidimpuan  itu juga terbilang beragam, mulai dari yang muda hingga yang tua, dari yang berkeluarga, berkelompok, berduaan hingga yang masih jomblo, pengunjung lokal, perantau hingga pengunjung yang sengaja datang dari luar daerah.


Lapar? Di puncak Simarsayang tersedia warung warung kecil yang berjejer di lereng perbukitan dengan makanan dan minuman yang cepat saji serta harga yang cukup terjangkau.

Seperti biasanya, bila hari sudah sore dan senja mulai temaram, bukit Simarsayang selalu ramai warga berkunjung di sana karena keindahan ufuk barat akan tampak ketika matahari mulai tenggelam pertanda malam akan segera tiba.

"Enak memandang Kota Sidimpuan dari Simarsayang. Pemandangan menjadi indah, rumah-rumah penduduk dan jalur kota terlihat dari atas seperti tak berjarak dari rumah yang satu ke rumah yang lain dan udaranya sejuk," ujar Suryani (45) warga Kota Makasar yang sedang mengunjungi keluarganya di Pangkal Dolok.

Merantau jauh dari kota tempat ia dibesarkan, Suryani mengaku rindu berkunjung ke Bukit Simarsayang. "Hanya bisa sekali kali datang kesini dan itu pun bila ada hari libur atau sedang cuti, ini tempat favorit saya dulu ketika masih SMA dulu. Ada perubahan yang saya lihat tetapi keindahan dan kesejukannya masih melekat," ujarnya.

Uniknya lagi, di kawasan kota sekalipun, masih tersisa hamparan sawah. Air yang mengalir dari perbukitan membuat persawahan sebagian masih dipertahankan masyarakat setempat. Walau satu sisi juga, sudah banyak sawah yang disulap menjadi rumah penduduk.

Keindahan  ini juga membuat Dedy Irawan (28) warga Medan yang mengaku baru pertama kali menginjakkan kaki di padangsidimpuan dan mengunjungi bukit simarsayang. "Ini pun bang, karena diajak istri, kebetulan istri saya orang sini, baru menikah jadi sedang mengunjungi keluarga disini," ujarnya.

Menurutnya, keindahan  bukti simarsayang dengan pemandangan yang hijau dan dilatari hamparan kota Padangsidimpuan masih sangat alami. "Udaranya yang segar dan pemandangan yang indah mempesona dari atas bukit, sangat cocok menjadi tempat rekreasi," ungkap Dedy.

Kecuali pada sore hari setiap harinya, Bukit Simarsayang juga sangat ramai dikunjungi pada hari sabtu dan minggu serta hari hari libur lainnya, selain tidak ada tiket masuk, di tor simarsayang juga terdapat spot selfi bagi pengunjung.

Selain dijadikan lokasi rekreasi, jalur bukit simarsayang yang terkenal dengan tanjakannya, kerap juga menjadi rute olahraga lari bagi masyarakat, baik yang hanya sekedar olahraga menjaga kebugaran dan kesehatan tubuh maupun para atlit lari yang mempersiapkan diri mengikuti kompetisi.

Usai memandang ke indahan kota Padangsidimpuan dari bukit simarsayang, pengunjung juga bisa mendatangi tempat rekreasi air kolam renang siharang karang dan water park di pokenjior Kecamatan Angkola Julu.

Kolam renang siharang karang dan water park poken jior bersumber air langsung dari pegunungan, suasananya nyaman karena sekeliling area dipadati pepohonan berukuran besar dan rindang. Airnya yang dingin dan alami pasti akan membuat rasa lelah pengunjung hilang seketika dan menariknya biaya masuk kolam renang ini termasuk murah dan sangat terjangkau.

Di pinggir jalan yang dilalui juga terdapat banyak kebun tanaman salah yang merupakan buah ciri khas kota Padangsidimpuan yang dulunya merupakan Ibukota Kabupaten Tapanuli Selatan.

Sekarang Padangsidimpuan telah menjadi daerah otonom yang memiliki pemerintahan tersendiri yang dipimpin seorang Walikota dan saat ini dijabat Irsan Effendi Nasution, SH, sedangkan Ibu Kota Kabupaten Tapanuli Selatan berpindah ke Sipirok.

Sejalan dengan terbentuknya Pemerintah Kota Padangsidimpuan, maka perkebunan tanaman salak yang berada dalam wilayah pemerintahan kota banyak berkembang dan menjadi tanaman favorit masyarakat di kecamatan Hutaimbaru dan Angkola Julu. (Saut Togi Ritonga)

Penulis adalah wartawan media online www.pelitabatak.com (Tulisan ini diikut sertakan pada Lomba Karya Tulis Jurnalistik Dalam Rangka HUT Pemko Padangsidimpuan ke 18)

<div id="6a8018b3a00b69c008601b8becae392b"></div>
<script async src="https://click.advertnative.com/loading/?handle=3603" ></script>
  BeritaTerkait
  • Tambang Emas Martabe Donasikan US$ 130.000 Gelar Aksi Sosial Operasi Katarak Gratis

    2 tahun lalu

    Padangsidimpuan (Pelita Batak): Dalam rangka menggelar aksi sosial Operasi Katarak Gratis melalui program "Buka Mata Lihat Indahnya Dunia tahun 2018", PT Agincourt Resources selaku pengelola tambang

  • Menelusuri Liku-liku Jalan di Bonapasogit dan Merajut Semangat Leluhur

    4 tahun lalu

    Pulang ke kampung saya, Sigolang di lereng pebukitan Bukit Barisan di deretan Tapanuli Selatan sangat berkesan. Keberangkatan kali ini, diawali dihari Kamis, tanggal 27 April 2017 dengan bangun san

  • Tempat Wisata di Bandung Yang Cocok Untuk Bulan Madu

    2 tahun lalu

    Pelitabatak.com - Selain karena letaknya yang dekat dengan Ibukota, tempat wisata di Bandung juga tak kalah dari kota lainnya. Hal inilah yang menjadikan kota Bandung akan semakin penuh sesak dengan

  • Di Padangsidimpuan, Jembatan Ambruk, Sawah, Kolam dan Permukiman Warga Terendam Banjir

    9 bulan lalu

    Padangsidimpuan (Pelita Batak) :Hujan deras yang mengguyur wilayah Kota Padangsidimpuan Kamis 30 Januari 2020 mengakibatkan banjir dan genangan di sejumlah wilayah. Seperti di kawasan Pulo Bauk atau s

  • Ke Kiri Tomok, Ke Kanan Papua

    4 tahun lalu

    ‘Selamat jalan, ke kanan Tomok, ke kiri Papua’ ujar pemilik hotel dibarengi tawa saat melepas kepergian saya dan rombongan dari Toba Village Inn di Tuktuk Siadong, Kecamatan Simanindo s

  •   komentar Pembaca
    Copyright © 2020 Pelita Batak Online. All Rights Reserved. Design by. heriweb