• Home
  • News
  • Bermodal Hape, Napi LP Doloksanggul Tipu Polisi Aceh Rp230 Juta
KSP Makmur Mandiri
Jumat, 17 Februari 2017 05:40:00

Bermodal Hape, Napi LP Doloksanggul Tipu Polisi Aceh Rp230 Juta

BAGIKAN:
Ist
Ilustrasi
Doloksanggul(PelitaBatak): Personel gabungan Direktorat Reserse dan Kriminal Umum (Ditreskrimum) Polda Aceh dan Satuan Reskrim Polresta Banda Aceh, meringkus dua penelepon gelap yang berstatus napi LP Dolok Sanggul, Kabupaten Humbang Hasundutan, Sumatera Utara (Sumut).
 
Keduanya mengendalikan kejahatan dari balik tembok penjara sehingga sukses menguras uang Rp 230 juta dari seorang anggota Polri. Kedua penelepon gelap tersebut yakni Muhammad Hidayat (30), warga Kecamatan Peukan Bada, Aceh Besar terlibat kasus asusila dan Adi Saputra (30) napi asal Medan Marelan, Sumut terlibat kasus narkoba.
 
Keduanya mengaku sebagai perwira Polri berpangkat AKP. Dengan status sebagai anggota Polri gadungan itu, keduanya menelepon korban meminta ditransfer uang secara bertahap. Namun Serambi belum mendapat informasi untuk apa uang yang diminta oleh kedua pelaku.
 
"Yang paling berperan dalam kasus itu adalah Muhammad Hidayat karena dia berkomunikasi dengan bahasa Aceh," kata seorang sumber di kepolisian.
 
Menurut kabar, jumlah uang yang telah ditransfer oleh korban kepada kedua pelaku tidak tanggung-tanggung, mencapai Rp 230 juta dengan rincian delapan kali transfer ke rekening tersangka.
 
Informasi lain menyebutkan, alasan korban An menstransfer uang sampai delapan kali ke rekening pelaku dengan total Rp 230 juta karena korban mengenal baik orang yang meneleponnya (sebab si penelepon menyebut nama seorang perwira Polda Aceh).
 
Kabid Humas Polda Aceh, Kombes Pol Goenawan SH MH seperti dikutip dari Serambi Indonesia menjelaskan penangkapan kedua tersangka dipimpin Wadir Reskrimum Polda Aceh, AKBP Wawan Setiawan SH SIK yang turut didampingi Panit I Subdit III Jatanras Polda Aceh, Ipda Muhammad Rizal.
 
Tim gabungan ini tiba di Sumut Kamis 2 Februari 2017 lalu setelah mendapat informasi keberadaan kedua pelaku.
Begitu tiba di Kecamatan Dolok Sanggul, Sumut, tim gabungan langsung melakukan penyelidikan.
 
Penangkapan pertama mulai dilakukan terhadap BH (31), sipir Rutan Dolok Sanggul yang belakangan hanya ditetapkan sebagai saksi.Penangkapan BH dilakukan di luar LP.
 
Dari interogasi yang dilakukan terhadap BH, polisi mendapatkan petunjuk barang bukti (BB) yang ditemukan pada dirinya itu bukan miliknya, melainkan BB dimaksud pemberian napi bernama Muhammad Hidayat yang ditahan di LP Dolok Sanggul.
 
Berbekal informasi itu, tim bergerak ke LP Dolok Sanggul di-backup personel Satreskrim Humbang Hasundutan.Muhammad Hidayat pun berhasil diringkus di dalam LP. Dalam aksinya, pelaku mengaku tidak sendiri, melainkan pencatutan yang mengatasnamakan perwira polisi itu dibantu oleh seorang napi lainnya, yakni Adi Saputra.
 
Setelah berkoordinasi dengan Kepala LP, selanjutnya kedua tersangka dibawa ke Polsek Dolok Sanggul untuk diperiksa.
Menurut Kabid Humas Polda Aceh, di dalam aksinya, kedua napi itu mengacak nomor-nomor telepon yang menjadi targetnya.
 
Banyak di antara nomor telepon yang menjadi sasarannya itu adalah nomor KartuHalo. Korban An, kata Kombes Goenawan tidak merasa curiga sedikit pun karena suara penelepon itu seperti suara rekannya. Ternyata belakangan setelah penangkapan, baru diketahui itu suara Muhammad Hidayat, napi asal Peukan Bada yang ditahan di LP Dolok Sanggul.(R2/serambiindonesia)
  BeritaTerkait
  • Kasus Pembunuhan Anak di Doloksanggul: Hakim Vonis Bebas Ayah Almarhum Aldi Sibarani. Jadi Siapa Sebenarnya Pembunuh Aldi Sibarani ?

    4 tahun lalu

    Doloksanggul(Pelita Batak): Tokoh masyarakat Kabupaten Humbanghasundutan Erikson Simbolon kepada pelitabatak.com mengaku terkejut setelah mengetahui hal ini. Ia menanggapi vonis bebas majelis hakim ke

  • Bawa Narkoba, Oknum TNI Dibekuk

    5 tahun lalu

    Keduanya diamankan di SPBU di Petatal, Kecamatan Talawi, Kabupaten Batu Bara, Rabu (20/7/2016) dinihari. "Praka S merupakan prajurit Yonif 113/Jaya Sakti dan R (32) warga Aceh," kata Kabid Humas Polda Sumut, Kombes Pol Rina Sari Ginting.

  • Wah,,,,Salah Satu Korban Penipuan Napi Siantar Adalah Ketua Umum PPP versi Mukhtamar Jakarta, Djan Faridz

    4 tahun lalu

    Jakarta(Pelita Batak): Satuan Subdirektorat Resmob Direktorat Reserse Kriminal Umum Polda Metro Jaya membongkar praktik penipuan dengan berpura-pura menjadi polisi. Ternyata otak dibalik modus ini

  • Jual Bagian Tubuh Satwa Dilindungi, Tiga Warga Medan Dibekuk Polisi

    4 tahun lalu

    Medan (Pelita Batak) :Tiga orang warga Medan diamankan petugas Direktorat Kriminal Khusus Polda Sumut karena menjual bagian tubuh satwa yang dilindungi.

  • Satu Tewas, BNN 'Giling' Jaringan Narkoba di Medan

    4 tahun lalu

    Medan (Pelita Batak) :Badan Narkotika Nasional (BNN) Pusat kembali mengungkap sindikat jaringan narkoba. Tiga orang pelaku berinisial Jum (49) warga Aceh Tamiang, IR (33) warga Medan dan ABN (51) warga Aceh diamankan petugas.

  •   komentar Pembaca
    Copyright © 2021 Pelita Batak Online. All Rights Reserved. Design by. heriweb