• Home
  • News
  • Bentuk Tim Investigasi Banjir Parapat, DPW Komite Masyarakat Danau Toba Sampaikan ke DPRD
KSP Makmur Mandiri
Rabu, 02 Juni 2021 14:20:00

Bentuk Tim Investigasi Banjir Parapat, DPW Komite Masyarakat Danau Toba Sampaikan ke DPRD

BAGIKAN:
Adol Frian Rumaijuk | Pelita Batak
Ketua DPW KMDT Sumut Enni Martalena Pasaribu, SH MH Kn CRA menyerahkan proposal program kepada Ketua DPRD Sumut Baskami Ginting

Medan (Pelita Batak):

Ketua Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) Komite Masyarakat Danau Toba (KMDT) Provinsi Sumatera Utara Enni Martalena Pasaribu,SH,MKn,.CRA bersama pengurus lainnya diterima Ketua DPRD Sumatera Utara Drs Baskami Ginting di Kantor DPRD Sumut Jl. Imam Bonjol Medan, Rabu (2/6/2021). Disampaikan, DPW KMDT telah membentuk tim investigasi atas bencana alam banjir bandang yang terjadi di Parapat, yang juga akan membahas masalah lingkungan yang menjadi perhatian saat ini untuk kelanjutan pengembangan kawasan danau Toba.


Dalam pengantar pertemuan tersebut, Enni menyampaikan hal itu kepada DPRD Sumut melalui Baskami dengan harapan bisa saling bekerjasama untuk mendorong pelestarian kawasan danau Toba dalam mendukung program Presiden Jokowi yang menetapkannya sebagai salah satu dari destinasi wisata super prioritas. "Kita juga sudah berkoordinasi dengan instansi terkait pascabanjir bandang di Parapat, beberapa data administratif sudah kita peroleh, tinggal kita lakukan pengembangan investigasi di lapangan," kata Enni.

Disampaikan juga bahwa pihaknya akan melakukan aksi peduli lingkungan dengan mengadakan "bersih-bersih" di pinggiran danau di kawasan Kabupaten Toba pada 19 Juni mendatang.


Selanjutnya ditambahkan Prof Binari Manurung selaku Ketua Dewan Pakar DPW KMDT Sumut mengatakan bahwa pihaknya menyatakan perlunya kepedulian semua pihak tentang keberadaan KJA di perairan danau Toba. "Ini juga menjadi perhatian kita, bagaimana agar faktor-faktor yang mengakibatkan kerusakan lingkungan bisa ditekan," katanya dalam pertemuan yang juga hadir Wakil Ketua Dr Binsar Situmorang, Deby Panjaitan dan ketua bidang lainnya. 

Terkait banjir bandang, menurut Prof Binari, tidak bisa dipungkiri bahwa ketika lahan terbuka dari tutupan vegetasi, baik itu akibat aktivitas perusahaan atau masyarakat pasti akan terjadi banjir. Namun jika tetap terjaga, intensitas hujan yang tinggi akan kecil kemungkinan mengakibatkan bencana. "Coba kita lihat sekarang, bagaimana pengawasan yang dilakukan kehutanan dan instansi terkait. Ini juga masalah edukasi kepada masyarakat, untuk memelihara lingkungan," katanya.

Sejumlah iven pariwisata juga akan dilakukan dalam upaya membangun dan mendorong terwujudnya pariwisata Danau Toba yang mendunia. Ada masukan ke DPRD tentang perlunya Perda tentang Perlindungan Kawasan Danau Toba, perlu merevisi Perda no 1/1990 tentang Batas Garis Pantai, perlu ada Perda tentang Promosi Pariwisata Bersama.

Sebagai Ketua DPRD Sumut, Baskami Ginting mendorong setiap lembaga yang memberikan perhatian ke pengembangan kawasan danau Toba sejalan dengan pihaknya. Selain turun langsung meninjau lokasi banjir di Parapat beberapa waktu lalu. Pihaknya juga akan melakukan pembahasan dan investigasi atas peristiwa banjir bandang itu. Baskami tidak menampik adanya dugaan akibat kerusakan lingkungan. Hanya saja, pihaknya akan melakukan pendalaman terlebih dahulu. "Kita sedang investigasi ini. Saat ini banyak mqfia, ada yang menyamar jadi juru selamat," katanya.


Demikian halnya untuk kegiatan lain yang diduga menyebabkan kerusakan lingkungan danau Toba akan terus didorong penyelesaiannya tanpa harus mengorbankan masyarakat sekitar. Dan Baskami sepakat, masyarakat sekitar harus turut ambil peran untuk menjaga lingkungan.

Keberadaan KMDT menurutnya sangat membantu pemerintah, untuk itu DPRD Sumut akan dilibatkan dalam berbagai kegiatan di kawasan danau Toba. "Nanti kita sesuaikan dulu di komisi dan bidang mana dia bisa dimasukkan," katanya.

Diakhir audiensi, Ketua DPW KMDT Sumut Enni Martalena Pasaribu menyerahkan proposal MoU dengan DPRD Sumut kepada Drs Baskami Ginting. (TAp)

  BeritaTerkait
  • Bahas Banjir Bandang di Parapat, KMDT Bersama TNI-Polri Ikut Usut Penebangan Hutan Lindung

    4 minggu lalu

    Medan (Pelita Batak):Dewan Pimpinan Pusat Komite Masyarakat Danau Toba (DPP-KMDT) telah membahas kerusakan lingkungan sekitar Danau Toba khususnya terjadinya banjir bandang di Desa Sibaganding Parapat

  • Rony Situmorang Dukung Zero Tolerance Polusi Danau Toba

    5 tahun lalu

    Walaupun mereka melakukan replanting, sambungnya, bagaimanapun juga penebangan pohon yang sudah berumur ratusan tahun pasti berdampak negatif pada keasrian dan keindahan jajaran perbukitan bukit seribu yang 10 tahun lalu masih tampak "hijau".

  • Gubernur Sumut Apresiasi Masyarakat Taput Sambut Program Pengembangan Danau Toba

    5 tahun lalu

    Gubernur Sumatera Utara (Sumut) Ir H Tengku Erry Nuradi MSi mengapresiasi masyarakat Tapanuli Utara (Taput) yang dinilai merespon positif pengembangan Danau Toba menjadi kawasan wisata bertaraf internsional dengan membangun hotel dan menyiapkan convention

  • Pascabanjir Parapat, DPW KMDT Bahas Kerusakan Lingkungan dengan DLH Provinsi Sumut

    3 minggu lalu

    Medan (Pelita Batak):Banjir bandang yang terjadi pada Rabu, 13 Mei 2021 lalu di Sibaganding Kota Parapat, Simalungun diduga kuat akibat kerusakan lingkungan sekitar. Mendiskusikan kondisi lingkungan k

  • FORUM BANGSO BATAK INDONESIA (FBBI) SIKAPI PENGANIAYAAN Sdr. SEBASTIAN HUTBARAT DAN JOHANES MARBUN.

    4 tahun lalu

    Terkait dengan berita adanya penganiayaan kepada dua aktivis yaitu Sebastian Hutabarat dan Johannes Marbun dari Yayasan Pecinta Danau Toba pada tanggal 15 Agustus 2017 di Desa  Silimalombu, Kecam

  •   komentar Pembaca
    Copyright © 2021 Pelita Batak Online. All Rights Reserved. Design by. heriweb