• Home
  • News
  • Begini Jadinya Kalau Ibu-Ibu Cantik Ikut Gali Parit
KSP Makmur Mandiri
Minggu, 04 Desember 2016 18:14:00

Begini Jadinya Kalau Ibu-Ibu Cantik Ikut Gali Parit

BAGIKAN:
Ist|PelitaBatak
Medan (Pelita Batak) :
Wali Kota Medan, Drs HT Dzulmi Eldin S MSi dan Ketua Tim Penggerak (TP) Pembinaan Kesejahteraan Keluarga (PKK) Kota Medan, Hj Rita Maharani Dzulmi Eldin ikut bergotong royong dengan warga di Jalan Pembangunan, Kelurahan Padang Bulan Selayang I, Kecamatan Medan Selayang, Sabtu (3/12/2016). 
 
Dengan mengenakan busana olah raga, keduanya berbaur bersama warga dan ibu-ibu TP PKK Kecamatan Medan Selayang yang sedang bekerja membersihkan lingkungan sekitar, terutama parit dan Sungai Putih yang mengalami pendangkalan akibat sendimentasi.
 
Tanpa canggung, Hj Rita mengorek parit dengan menggunakan garukan untuk mengangkat sampah bercampur dari dalam parit. Dia juga dengan rilek menggunakan cangkul untuk meratakan tanah di pinggiran Sungai Putih.  Tidak hanya itu, Rita juga yang memulai penanaman pohon di pinggiran Sungai untuk menghijaukan kembali bantaran 
 
Kehadiran Eldin dan Rita Maharani ini kian menambah semangat warga dalam bergotong royong. Apalagi Wali Kota langsung memerintahkan Kadis Bina Marga Kota Medan, Khairul Syahnan menurunkan alat berat untuk mendukung pengorekan Sungai Putih. 
 
Tidak lama berselang mini escavator dan spider escavator tiba di lokasi. Pengerukan Sungai Putih pun dilakukan di bawah amatan langsung Wali Kota dan Kadis Bina Marga. Selama ini telah terjadi pendangkalan akibat sendimentasi yang parah. Dengan menggunakan alat berat pekerjaan pun menjadi lebih mudah dan cepat.
 
Selain melakukan pengerukan Sungai Putih, petugas Dinas Bina Marga juga menormalisasi parit yang sudah tertutup tanah yang lokasinya berseberang dengan Sungai. Dengan alat berat yang diturunkan, keadaan parit tersebut pun normal kembali. 
Selain menambah semangat dan kegembiraan, kehadiran Eldin dan Rita Maharani juga dimanfaatkan warga untuk meminta berfoto bersama. Permintaan warga usai gotong royong ini pun dengan senang hati dikabulkan oleh Eldin dan Rita Maharani.
 
Usai gotong royong, Eldin mengharapkan, ibu-ibu TP PKK terus proaktif mengajak dan bersama warga bergotong-royong membersihkan lingkungan, menimal seminggu sekali sehingga kebersihannya selalu terjaga.
 
“Pemko sangat mengapresiasi peran ibu-ibu PKK dalam berpartisipasi menggerak warga bergotong royong. Kita harapkan, aksi ibu-ibu PKK dan warga ini dapat diteladani oleh komponen masyarakat lain. Dengan demikian, gotong-royong kembali menjadi budaya di tengah-tengah masyarakat,” kata Eldin.
 
Eldin juga mengimbau agar warga dapat menjaga hasil gotong royong ini dengan tetap menjaga kebersihan lingkungan dan kian menyuburkan rasa memiliki terhadap kota ini.Untuk itu Elduin minta Camat Medan Selayang, Sutan Tolang Lubis, lurah dan kepala lingkungan terus melakukan pengawasan.
 
“Medan Rumah Kita. Karena itu, sudah menjadi kebutuhan kita untuk menjaga merawat rumah ini agar menjadi tempat tinggal yang nyaman. Saya minta camat, lurah dan kepling jangan pernah bosan mengajak warga untuk gotong royong. Mari kita jadikan gotong royong menajdi budaya dalam kehidupan sehari-hari,” pesannya.
 
Sementara itu Hj Rita Maharani Dzulmi Eldin menambahkan, gotong royong ini dilakukan sebagai wujud kepedulian dan dukungan kepada Pemko Medan untuk menjadikan Kota Medan lebih bersih.
 
“Melalui TP PKK yang ada di kecamatan dan kelurahan, kita menggelorakan kembali semangat gotong royong. Insya Allah jika kita rutin melaksanakan gotong royong, maka Kota Medan akan lebih bersih lagi ke depannya,” ungkap Hj Rita.
 
Camat Medan Selayang, Sutan Tolang Lubis menyampaikan ucapan terima kasih atas kesediaan Wali Kota dan Ketua TP PKKikut gotong royong bersama warga. “Terus terang kehadiran Pak Wali dan Ketua TP PKK membuat warga semakin bersemangat bergotongroyong. Seluruh jajaran Kecamatan Medan Selayang sudah bertekad menjadikan gotong sebagai kegiatan rutin setiap minggunya,” ujar Sutan. (TAp)
  BeritaTerkait
  • Masak Daging Babi? Ini Caranya Agar Tak Hilang Rasa

    2 tahun lalu

    Medan (Pelita Batak):Ternyata bukan saja di daerah Sumatera Utara dan beberapa daerah di Indonesia, daging babi menjadi bahan masakan khas di negeri Tiongkok. Pada Tahun Baru China atau Imlek, daging

  • Masjid Tempat Belajar Shalat dan Mengaji Semasa Kecil Akhyar Nasution

    11 bulan lalu

    Medan (Pelita Batak):Pelaksana tugas (Plt) Wali Kota Medan Ir H Akhyar Nasution MSi melaksanakan Safari Jumat di Masjid Jam'iyyatush Sholihin Jalan Alumunium I, Kelurahan Tanjung Mulia, Kecamatan

  • Jargon Minoritas-Mayoritas Keagamaan Belum Hilang

    4 tahun lalu

    Jakarta (Pelita Batak) : Ketua Umum Dewan Pimpinan Pusat Persatuan Inteligensia Kristen Indonesia (PIKI) Masa Bakti 2015 – 2020, Baktinendra Prawiro,MSc,MH mengatakan persoalan politik di I

  • Sumbangsih Pemikiran untuk Diskusi Tentang Ekklesiologi HKBP

    4 tahun lalu

    1. Longang jala mansai longang situtu roha, boasa gabe adong laho PATIMBOHON SETINGGI LANGIT TOHONAN HAPANDITAON. SEDANG TOHONAN PANDITA ndang adong ditaringoti di PB, nanggo apala 1 pe, sian mulai

  • Kasus Pembunuhan Anak di Doloksanggul: Hakim Vonis Bebas Ayah Almarhum Aldi Sibarani. Jadi Siapa Sebenarnya Pembunuh Aldi Sibarani ?

    4 tahun lalu

    Doloksanggul(Pelita Batak): Tokoh masyarakat Kabupaten Humbanghasundutan Erikson Simbolon kepada pelitabatak.com mengaku terkejut setelah mengetahui hal ini. Ia menanggapi vonis bebas majelis hakim ke

  •   komentar Pembaca
    Copyright © 2021 Pelita Batak Online. All Rights Reserved. Design by. heriweb