• Home
  • News
  • Awas, Warga Jangan Terpedaya Oknum Janjikan Kelulusan CPNS
KSP Makmur Mandiri
Selasa, 27 Agustus 2019 18:31:00

Awas, Warga Jangan Terpedaya Oknum Janjikan Kelulusan CPNS

BAGIKAN:
ist|pelitabatak
Medan (Pelita Batak):
Kepala Badan Kepegawaian Daerah dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKD & PSDM) Kota Medan Muslim Harahap, menghimbau kepada seluruh masyarakat untuk berhati-hati dan tidak mudah percaya dengan oknum-oknum yang menjanjikan mampu menguruskan kelulusan bagi peserta yang mengikuti seleksi rekrutmen Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS).  Apalagi  setelah Badan Kepegawaian Nasional (BKN) mengumumkan secara resmi kelulusan nama-nama CPNS yang mengikuti seleksi rekrutmen CPNS tersebut.

"Saya tegaskan itu tidak benar, sebab Badan Kepegawaian Negara (BKN) selama ini tidak pernah melakukan evaluasi atau seleksi ulang pasca mengumumkan nama-nama peserta yang telah dinyatakan lulus setelah mengikuti seleksi rekrutmen CPNS. Saya tidak mau ada masyarakat terpedaya dan menjadi korban," kata Muslim di ruang kerjanya, Selasa (27/8).

Himbauan ini disampaikan Muslim setelah dirinya baru saja menerima kedatangan salah seorang pria yang mengaku wartawan dari sebuah media di Jakarta. Dikatakan Muslim, pria yang mengaku berinisil  ANR memberikan Surat Keterangan Lulus dari BKN No. 162/KL.Dep-II/VIII.2019 tertanggal 18 Agustus 2019. Dari Surat keterangan Lulus yang disodorkan kepadanya itu, ada 4 nama peserta CPNS yang dinyatakan BKN lulus setelah melalui proses verifikasi dan seleksi ulang.

Satu dari keempat nama CPNS itu, jelas Muslim, berinisial APR dan dinyatakan lulus di Dinas Ketenagakerjaan Pemko Medan sebagai Pranata Komputer Ahli Pratama. Berdasarkan Surat Keterangan Lulus dari BKN itu bilang Muslim, ANR minta agar BKD & PSDM Kota Medan dapat melakukan proses pemberkasan melalui  unit  kerja sesuai dengan formasi yang dilamar.

"Selain proses pemberkasan, kita juga dalam Surat keterangan Lulus itu diminta untuk menindaklanjuti untuk penerbitan Surat Keputusan Calon Pegawai Negeri Sipil (SK CPNS) terhitung Tanggal Melaksanakan Tugas (TMT) 01 Oktober 2019 dengan penempatan tugas seuai dengan formasi jabatan yang dilamar. Namun saya curiga, sebab Surat Keterangan Lulus  dari BKD diterbitkan tanggal 18 Agustus 2019. Padahal itu jelas-jelas hari merah (Minggu). Mana mungkin ada surat resmi yang dikeluarkan di hari merah," jelasnya.

Di samping itu Muslim juga curiga dengan bentuk tanda  stempel yang tertera di Surat Keterangan Lulus tersebut. Setelah dicocokkan dengan bentuk stempel surat dari BKN yang dimiliki BKD & PSDM Kota Medan, ukurannya lebih kecil. Sudah itu nama CPNS yang dinyatakan lulus di Dinas Ketenagakerjaan juga tidak ada tercantum dalam  daftar nama CPNS yang telah diumumkan BKN. Guna memastikan kecurigaannya, Muslim pun langsung menghubungi pihak BKN. 

Ternyata kecurigaannya terbukti, pihak BKN dengan tegas mengatakan tidak ada mengeluarkan Surat Keterangan Lulus  No. 162/KL.Dep-II/VIII.2019 tertanggal 18 Agustus 2019 tersebut. Setelah bantahan dari BKN disampaikan kepada ANR, pria yang KTP-nya beralamat di Pondok Arum, Kelurahan Nambo Jaya, Kecamatan Karawachi, Kota Tanggerang itu mengaku tidak tahu.

"Ketika kita introgasi, dia mengaku tidak tahu kalau Surat Keterangan Lulus dari BKN yang dibawanya palsu. Dia mengaku kedatangannya hanya untuk melakukan konfirmasi dengan BKD & PSDM Kota Medan apakah surat yang diterimanya dari BKN itu benar atau tidak. Pria itu mengaku merasa tertipu dan akan mengadukan orang yang memberikan Surat keterangan Lulus dari BKN itu kepada pihak yang berwajib," jelas Muslim.

Lantaran sejauh ini tidak ada pihak yang mengaku sebagai korban dari Surat Keterangan Lulus yang dibawa ANR tersebut, Muslim akhirnya membiarkan ANR pergi bersama seorang pria yang ikut menemani  mendatangi dirinya meski sempat terjadi perdebatan terkait keabsahan Surat Keterangan Lulus tersebut.

Sekaitan itulah Muslim menghimbau kepada masyarakat untuk tidak cepat percaya dengan janji-janji oknum yang mengatakan mampu membantu meluluskan CPNS yang tidak lulus ketika mengikuti seleksi rekrutmen CPNS. "Jangan langsung percaya, selidiki lebih dahulu agar tidak terpedaya dan menjadi korban," pesannya.(H|TAp)
  BeritaTerkait
  • Menteri PANRB: Moratorium CPNS Masih Berlaku

    3 tahun lalu

    Jakarta (Pelita Batak) : Menanggapi kasus penipuan penerimaan Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) yang kembali marak terjadi, Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (PANRB) A

  • OTT Lagi, Siapa Menyusul?

    tahun lalu

    November tahun lalu saya berkunjung ke LP Sukamiskin, Bandung, ngobrol dengan teman tentang "pelemahan KPK" oleh Pansus DPR RI yang mendatangi LP. Rekan itu mengatakan, bahwa di sini ada dua pendapat

  • Pemprov Sumut Diminta Segera Ambil Alih Lahan di Bandung

    3 tahun lalu

    Santer disorot publik Sumut kini adalah adanya tanah seluas 3.000 meter persegi, di jalan Batu Tulis III, Kelurahan Batu Nunggal, Kota Bandung, Provinsi Jawa Barat, yang terdaftar sebagai aset pemerintah provinsi Sumut. Terkait tanah ini, Komisi C menda

  • Ini isi Lengkap Nota Keberatan Ahok di Pengadilan

    3 tahun lalu

    Jakarta Pelita Batak): Bapak Ketua Majelis Hakim, dan Anggota Majelis Hakim yang saya muliakan, Sdr. Jaksa Penuntut Umum yang saya hormati, Penasihat Hukum dan Para Hadirin yang saya hormati, &

  • Dr RE Nainggolan dan Pdt WTP Simarmata Narasumber Pertemuan Kaum Bapak PGI-D Medan

    3 tahun lalu

    Medan (Pelita Batak) :Tokoh masyarakat Dr RE Nainggolan,MM dan Ephorus (emeritus) HKBP Pdt WTP Simarmata,MA menjadi narasumber dalam Pertemuan Kaum Bapak yang diselenggarakan oleh PGI Daerah Kota Medan, Sabtu (17/12/2016), d

  •   komentar Pembaca
    Copyright © 2019 Pelita Batak Online. All Rights Reserved. Design by. heriweb