• Home
  • News
  • Antisipasi Jembatan Rubuh Kembali, Bupati Taput Hentikan Aktivitas Galian C di Sekitar Jembatan Pangaloan
KSP Makmur Mandiri
Kamis, 13 Februari 2020 18:22:00

Antisipasi Jembatan Rubuh Kembali, Bupati Taput Hentikan Aktivitas Galian C di Sekitar Jembatan Pangaloan

BAGIKAN:
Palapapos
Kades Siopat Bahal Burju Sitompul dan Tokoh Masyarakat Torang Sitompul dengan tegas akan melarang penambangan Galian C, dengan tujuan konstruksi Jembatan Pangaloan tidak terkikis.
Taput (Pelita Batak):
Sebagai respon terhadap aspirasi masyarakat untuk mendukung keselamatan Jembatan Pangaloan, Bupati Nikson Nababan dengan tegas melarang aktivitas Galian C di sekitar jembatan yang baru bangun menggunakan DAU tahun 2019 sebesar Rp, 2,9 miliar. Sebelumnya, jembatan tersebut rubuh yang diduga akibat aktivitas galian C di sepanjang sungai Batang Toru.

"Saya tegaskan tidak boleh lagi ada Galian C sepanjang radius 1 km dari Jembatan Pangaloan, Satpol PP harus menindak," tegas Bupati, disela-sela sambutannnya saat peresmian Jembatan Pangaloan Desa Siopat Bahal, Pahae Jae, Kamis (13/2/2020).

Sebagaimana disampaikan Torang Sitompul warga Desa Siopat Bahal, salah satu faktor ambruknya jembatan tersebut adanya aktivitas penambangan Galian C.

"Dulu sebelum ambruk, ada aktivitas galian C di Sungai Batang Toru dan berdekatan dengan jembatan sehingga air sungai menghantam pondasi jembatan. Air disekitar jembatan arusnya tidak begitu deras, setelah adanya penggalian material batu dan pasir arus sungai menjadi deras," ungkap Torang.

Lanjut dia mengatakan, Digalinya batu maupun pasir berfungsi penahan jembatan, ketika banjir pondasi jembatan terkikis dan semakin mudah dihantam akibat derasnya air sungai.

"Kami tidak ingin peristiwa seperti tahun 2018 terulang. Kami akan keras bertindak melarang penambangan batu. Kalau itu kami biarkan sama saja menginginkan jembatan ambruk. Kalau hal serupa terjaddi, kami masyarakat yang susah,"katanya tegas.

Untuk itu,Torang berharap instansi terkait tidak mengeluarkan ijin penambangan sepanjang alur Sungai Jembatan Pangaloan.

"Kami mohon dilarang, dan kalaumasih ada kegiatan segera ditertibkan,”ungkapnya.

Kepala Desa Siopat Bahal Burju Sitompul juga berharap agar jangan lagi ada aktivias Galian C disekitar jembatan.

"Saya sangat keras akan hal ini, dulu CV Sion menambang dengan keras  saya melarang. Dan terbukti, dampaknya Jembatan ini ambruk karena pondasinya sudah terkikis," ungkapnya.

Burju berharap, semua pihak yang punya wewenang tidak mengeluarkan ijin ataupun melindungi pemilik ijin Galian C.

" Kami yang rugi, pengusaha yang untung. Jika ada mencoba-coba menambang, Saya dibarisan terdepan menolak," pungkasnya (PP|infokom Taput|TAp)
  BeritaTerkait
  • Hulu Aek Situmandi, Jembatan Peatolong-Siarangarang Taput Ambrol

    2 tahun lalu

    Medan (Pelita Batak):Jembatan yang menghubungkan Desa Siarangarang dan Desa Pea Tolong, Kecamatan Tarutung, Tapanuli Utara yang terletak di bagian hulu Sungai Aek Situmandi, ambrol.Hingga Selasa (22/5

  • Sutrisno Pangaribuan Gelar Reses di Tapsel Serap Aspirasi Rakyat

    tahun lalu

    Tapsel (Pelita Batak) : Memasuki Reses Masa Sidang I Tahun V,, Wakil Ketua Fraksi PDI Perjuangan DPRD Sumatera Utara Sutrisno Pangaribuan melaksanakan Reses di sejumlah daerah di Kabupaten Tapanuli Se

  • Kepemimpinan Nikson Nababan, Warga Desa Aek Nauli Adiankoting Nikmati Jembatan Aek Godang

    2 minggu lalu

    Adiankoting (Pelita Batak):Warga Desa Aek Nauli Kecamatan Adiankoting kini bisa menikmati infrastruktur jembatan permanen saat menyeberangi Aek Godang. Sejak Indonesia merdeka, di era kepemimpinan Bup

  • Resmikan Jembatan Pangaloan Siopat Bahal, Bupati Nikson Inginkan Warga Bersatu

    2 minggu lalu

    Taput (Pelita Batak):Bupati Tapanuli Utara Nikson Nababan meminta warga Desa Siopat Bahal bersatu dan menyingkirkan sifat menghambat pembangunan. Dukungan warga untuk pembangunan sangat dibutuhkan, te

  • Buka FDT 2016, Pagar Betis Siswa Puluhan Kilo Meter Sambut "Karnaval Pejabat"

    4 tahun lalu

    Muara (Pelita Batak) :<br></br> Pembukaan Festival Danau Toba 2016 di Muara, Tapanuli Utara berlangsung dengan "karnaval pejabat". Ratusan siswa/siswi SMA menjadi pagar betis sepanjang jalan dari Bandara Silangit hingga lokasi acara

  •   komentar Pembaca
    Copyright © 2020 Pelita Batak Online. All Rights Reserved. Design by. heriweb