• Home
  • News
  • Akhirnya, Menteri Pariwisata Arief Yahya Lantik Pejabat Badan Otorita Toba
KSP Makmur Mandiri
Rabu, 30 November 2016 15:14:00

Akhirnya, Menteri Pariwisata Arief Yahya Lantik Pejabat Badan Otorita Toba

BAGIKAN:
Humas Kemenpar
Suasana pelantikan
Jakarta(Pelita Batak): Menteri Pariwisata Arief Yahya melantik Pejabat Badan Otorita Toba (BOT), Rabu 30 November 2016. Pelantikan pejabat BOT bersamaan dengan pelantikan pejabat Eselon III dan IV di lingkungan Kementerian Pariwisata (Kemenpar) dan pelantikan Pengurus Gabungan Industri Pariwisata Indonesia (GIPI) 2016-2021.
 
"Pelantikan unsur pentahelix pariwisata termasuk akademisi, pelaku bisnis, komunitas, pemerintah, dan media ini sebagai wujud kekuatan sinergisitas pariwisata nasional dalam mendukung percepatan pembangunan kepariwisataan," kata Menteri Arief Yahya.
 
Menurut dia, hal itu penting untuk mencapai target 20 juta kunjungan wisatawan mancanegara (wisman) dan 275 juta pergerakan wisatawan nusantaran (wisnus) pada 2019.
 
Menpar menegaskan, tahun ini Presiden Joko Widodo menetapkan sebagai tahun percepatan pembangunan, di antaranya percepatan pembangunan 10 destinasi prioritas sebagai "Bali Baru".
 
Sebanyak 10 destinasi yang dimaksud yakni Danau Toba Sumut, Tanjung Kelayang Belitung, Tanjung Lesung Banten, Kepulauan Seribu dan Kota Tua DKI Jakarta, Borobudur Jawa Tengah, Bromo Tengger Semeru Jatim, Mandalika Lombok, Labuan Bajo Komodo NTT, Wakatobi Sultra, dan Morotai Maluku Utara.
 
Menpar Arief Yahya mengatakan, percepatan pembangunan destinasi prioritas tersebut terutama untuk peningkatan infrastruktur dan aksesibilitas utamanya fasilitas bandara, pelabuhan, jalan, energi, serta menggencarkan promosi kepada calon investor.
 
"Keberadaan destinasi prioritas ini dalam rangka mendukung target 20 juta wisman pada 2019. Penetapan destinasi tersebut merupakan bagian strategi dalam mempertahankan pertumbuhan pariwisata pada angka dua digit. Kita proyeksikan dari pengembangan 10 destinasi prioritas tersebut akan menghasilkan tambahan sebanyak 12 juta kunjungan wisman," kata Menpar Arief Yahya.
 
Terkait pelantikan pengurus GIPI, Menpar mengapresiasi program GIPI periode 2016-2021 yang mengacu pada 10 destinasi prioritas.
 
"Pelaku industri pariwisata memiliki peranan penting dalam pengembangan kepariwisataan dengan cakupan yang dimilikinya. Industri pariwisata merupakan salah satu garda depan yang sangat vital dalam keberlangsungan kepariwisataan. Industri pariwisata mencakup kalangan pelaku bidang kepariwisataan di mana selama mekanisme produksi dalam menghasilkan barang dan jasa untuk pemenuhan kebutuhan wisata," kata Menpar.
 
Sementara itu Ketua GIPI periode 2016-2021 Didien Junaedy mengatakan, pemasaran pariwisata, pengembangan destinasi, dan percepatan peningkatan kuantitas dan kualitas sumber daya manusia (SDM) harus dikejar dalam upaya majunya pariwisata Indonesia.
 
"Semuanya ini merupakan program kerja utama GIPI yang harus dicapai, serta fokus pada 10 destinasi prioritas yang ditetapkan pemerintah," kata Didien.
 
Ia menambahkan, sebagai implentasi dari program tersebut GIPI akan mengarahkan anggotanya dari kalangan asosiasi pariwisata seperti PHRI dan ASITA agar turut aktif mengembangkan dan menjual 10 destinasi prioritas tersebut, baik itu pembangunan hotel maupun penjualan paket-paket tour.
 
"Kami juga akan menggelar farmtrip ke sejumlah destinasi tersebut, yang diikuti semua unsur pentahelix anggota GIPI dengan ouput yang berbeda-beda. Seperti jurnalis akan menulis tentang destinasi tersebut, biro perjalanan akan membuat paket tour, dan pihak perhotelan akan menawarkan ke investor," jelas Didien.
 
Pengurus GIPI periode 2016-2021 antara lain Penasehat: Menteri Pariwisata; Pembina: Dadang Rizky Ratman, Pontjo Sutowo, Rahmat Gobel; Dewan Pakar: Frans Teguh, Reinier Daulay, Purnomo; Ketua Umum: Didien Junaedy; Sekretaris Jenderal: Nunung Rusmiaty; Ketua dan Wakil Ketua Bidang Humas: Tri Wibowo dan Arifin Hutabarat.(R2/antara)
  BeritaTerkait
  • Ari Prasetyo Pimpin Badan Pelaksana Otorita Danau Toba Dengan Tiga Tugas Utama

    4 tahun lalu

    Jakarta(Pelita Batak): Untuk mempercepat pembangunan di Danau Toba, Menpar lantik BPO Danau Toba. Ini demi mewujudkan Danau Toba sebagai destinasi wisata kelas dunia.   Bertempat di Ba

  • Menpar Optimistis Target 1 Juta Wisman Tercapai Setelah Lantik Ari Prasetiyo Dirut BODT

    4 tahun lalu

    Jakarta (Pelita Batak): Menteri Pariwisata (Menpar) Arief Yahya meyakini ditunjuknya unsur-unsur dari berbagai kalangan duduk di kepengurusan Badan Otorita Danau Toba (BODT) dan Pengurus  Gabu

  • Danau Toba Siap Sambut Presiden Jokowi pada Perayaan Natal Nasional di Humbahas

    4 tahun lalu

    Medan(Pelita Batak): Menjadi salah satu destinasi prioritas yang ditetapkan Presiden Joko Widodo dan Kementerian Pariwisata (Kemenpar), membuat Danau Toba semakin banjir acara. Jumlah wisatawan yan

  • Ini Nama-nama Pejabat Otorita Danau Toba, Orang Batak Hanya Satu Orang

    4 tahun lalu

    Jakarta(Pelita Batak): Menteri Pariwisata Arief Yahya melantik Badan Pelaksana Otorita Danau Toba, di  Balairung Soesilo Soedarman, Gedung Sapta Pesona, Kemenpar, Jakarta, Rabu 30 November 201

  • Pernah Gagal, Danau Toba Kembali Ditarget Masuk Geopark UNESCO

    3 tahun lalu

    Jakarta(Pelita Batak): Pemerintah makin getol melambungkan nama Danau Toba di mancanegara. Tekad pemerintah saat ini adalah meloloskan danau kaldera terbesar di dunia itu ke dalam daftar UNESCO Glo

  •   komentar Pembaca
    Copyright © 2020 Pelita Batak Online. All Rights Reserved. Design by. heriweb