• Home
  • News
  • 57 Orang Pelaku Perjalanan Dalam Pantauan di Padangsidimpuan
KSP Makmur Mandiri
Selasa, 24 Maret 2020 10:47:00

57 Orang Pelaku Perjalanan Dalam Pantauan di Padangsidimpuan

BAGIKAN:
IST | Pelita Batak
Padangsidimpuan (Pelita Batak) :
Sebagai bentuk antisipasi terhadap penyebaran virus Corona, Gugus Tugas Percepatan Penanganan Corona Virus Disease 2019 (Covid-19) Kota Padangsidimpuan, hingga Selasa (24/3) pukul 01:30, telah mendata 57 orang masyarakat Pelaku Perjalanan luar daerah dan akan memantaunya sampai 14 hari ke depan.

"Malam ini tiga warga yang baru tiba dari Depok, Provinsi Jawa Barat, datang melaporkan diri,"Ujar Wali Kota Sidimpuan Irsan Efendi Nasution di Posko Gugus Tugas yang berada di kantor sekretariat daerah, Selasa 24 Maret 2020 dini hari.

Didampingi Ketua Gugus Tugas Ali Ibrahim Dalimunthe, Irsan yang merupakan Pengarah Gugus Tugas menambahkan, tiga warga yang melaporkan diri itu merupakan suami istri dan seorang anak balitanya.

Ketiganya baru tiba dari Depok menumpang bus dan langsung menuju kampungnya di salah satu desa Kecamatan Padangsidimpuan Hutaimbaru. Atas permintaan Sekretaris Desa, mereka dengan kooperatif melaporkan diri ke Posko Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19.

Selanjutnya petugas posko mendata ketiganya dan menjadikannya sebagai Pelaku Perjalanan nomor 55, 56 dan 57 dan meminta Kadis Kesehatan Sopyan Subri dan petugas Puskesmas Hutaimbaru agar mendatangi ketiganya untuk dilakukan observasi dan pemantuan selama 14 hari.

"Kemarin saat dalam perjalanan, kondisi panas tubuh kami sudah diperiksa di Pelabuhan Merak dan Bakauheni. Tadi di stasiun, ada juga seorang ibu dari Kecamatan Angkola Julu yang turun bersama kami," kata Pelaku Perjalanan 57 kepada Wali Kota Sidimpuan.

Atas informasi itu, Irsan menginstruksikan Ketua Gugus Tugas berkoordinasi dengan Camat dan Kepala Puskesmas agar segera dan lakukan pendekatan persuasif. "Jangan sampai muncul anggapan kurang baik dari warga kepada ibu itu," pesannya.

Kepada wartawan, Irsan menjelaskan bahwa status Pelaku Perjalanan merupakan sebutan bagi warga yang baru datang dari luar daerah. Apabila mengalami gangguan kesehatan yang mirip gejala Corona, statusnya ditingkatkan menjadi Orang Dalam Pemantauan (ODP).

Jika ternyata gangguan kesehatannya semakin parah, status dinaikkan menjadi Pasien Dalam Pemantauan (PDP). "Artinya, ada jenjang status terhadap warga yang baru datang dari luar daerah. Mereka kita pantau hingga benar-benar terpastikan tidak terpapar Corona," jelasnya.

Kepada seluruh lapisan masyarakat, Wali Kota memohon agar pro aktif memberitahukan kepada Kepling/Kadus atau Lurah/Kepala Desa tentang keberadaan warga yang baru datang dari luar kota. "Corona musuh bersama dan kita harus bersatu melawannya," ajak Irsan.

Sementara Ketua Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Ali Ibrahim Dalimunthe menambahkan, hingga Senin (23/3) malam pihaknya memantau 54 Pelaku Perjalanan yang tersebar di enam kecamatan. Dengan kehadiran pasutri dan balitanya ini, maka bertambah jadi 57 orang.

Rinciannya, 2 orang bertempat tinggal di Kec. Padangsidimpuan Utara dan berada dalam pemantauan Puskesmas Wek I. 

Kemudian 32 orang di Kec.Padangsidimpuan Selatan dengan rincian 11 dalam pemantauan Puskesmas Padangmatinggi dan 21 dalam pemantauan Puskesmas Sidangkal.

9 orang berdomisili di Kec. Padangsidimpuan Tenggara, dengan rincian 7 Pelaku Perjalanan di bawah pemantauan Puskesmas Pijorkoling dan 2 lagi dalam pemantauan Puskesmas Labuhan Rasoki.

10 orang di Kecamatan Padangsidimpuan Batunadua di bawah pemantauan Puskesmas Batunadua.

Selanjutnya dengan 3 Pelaku Perjalanan yang baru melapor, maka saat ini ada 4 orang di Kec. Padangsidimpuan Hutaimbaru dan berada dalam pemantauan Puskesmas Hutaimbaru.

"Di Kecamatan Sidimpuan Angkola Julu, belum ada kita temukan. Namun sesuai info dari Pelaku Perjalanan nomor 55 tadi, besok kita ke sana dan jika sudah menemukannya akan berada dalam pemantauan Puskesmas Pokenjior," ujar Ali.(Saut Togi Ritonga)
  BeritaTerkait
  • Hingga Pukul 12.00 Wib, 110 Pelaku Perjalanan Kota Padangsidimpuan Dalam Pantauan

    7 bulan lalu

    Padangsidimpuan (Pelita Batak) :Sebagai bentuk antisipasi terhadap penyebaran virus Corona, Gugus Tugas Percepatan Penanganan Corona Virus Disease 2019 (Covid-19) Kota Padangsidimpuan, hingga Selasa (

  • Mianna br Manalu, Gelisah Sebelum Suaminya Tewas di Mapolda Sumut

    3 tahun lalu

    Padangsidimpuan (Pelita Batak) :Teror dan penyerangan yang terjadi di Mapolda Sumut dan menewaskan Aiptu Martua Sigalingging (49) Minggu 25 Juni 2017 dini hari, meninggalkan kisah pilu bagi keluargany

  • Sempat Telepon Ke Istri, " Jaga Anak Anak Kita" Pesan Terakhir Aiptu M Sigalingging Korban Pembunuhan Penyerang Mapoldasu

    3 tahun lalu

    Padangsidimpuan (Pelita Batak) : Kabar meninggalnya Aiptu Martua Sigalingging (49) korban tewas Minggu 25 Juni 2017 dini hari  akibat diserang teroris saat melaksanakan tugas di Mapoldasu membuat

  • Teror Polda Sumut, Aiptu Martua Sigalingging Berencana Pindah Tugas ke Padangsidempuan

    3 tahun lalu

    Padangsidimpuan (Pelita Batak) :Dilatarbelakangi keluarga, Aiptu Martua Sigalingging (49) sudah berencana mengurus perpindahan tugas ke Tapanuli Selatan usai Idul Fitri 2017."Saya disuruh datang ke Me

  • Walikota Padangsidimpuan : ODP Pelaku Perjalanan Karena Baru Berada di Luar Daerah

    7 bulan lalu

    Padangsidimpuan (Pelita Batak) :Jumlah warga Pelaku Perjalanan dari luar daerah yang dipantau Gugus Tugas Percepatan Penanganan Corona Virus Desease 2019 (Covid-19) Kota Padangsidimpuan bertambah menj

  •   komentar Pembaca
    Copyright © 2020 Pelita Batak Online. All Rights Reserved. Design by. heriweb