• Home
  • News
  • 108 Warga Binaan di Lapas Doloksanggul Dapat Remisi
KSP Makmur Mandiri
Selasa, 21 Agustus 2018 13:06:00

108 Warga Binaan di Lapas Doloksanggul Dapat Remisi

BAGIKAN:
Abed Ritonga
Penyerahan remisi
Doloksanggul (Pelita Batak): HUT RI ke-73, sebanyak 108 warga binaan di Lapas Doloksanggul Kabupaten Humbang Hasundutan mendapat remisi dengan perincian 104 orang remisi umum dan 4 orang lagi remisi bebas. Demikian dikatakan Kadis Kominfo Humbahas Drs Hotman Hutasoit saat menghadiri HUT RI ke-73 di Lapas Doloksanggul, Jumat 17 Agustus 2018.

Hotman Hutasoit menjelaskan sebelum pemberian remisi kepada warga binaan diawali upacara nasional dengan inspektur upacara Sekdakab Humbahas Drs Tonny Sihombing dan dihadiri Ketua DPRD Humbahas Manaek Hutasoit AMd, Plt Asisten Pemerintahan Makden Sihombing S.Sos, Waka Polres Humbahas Kompol David P Silalahi dan lainnya termasuk Kapalas Doloksanggul Jhonson Manurung.

Sambutan Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia RI Yosanna H Laoly yang dibacakan Tonny Sihombing mengatakan peringatan HUT Proklamasi Kemerdekaan ke-73 RI dirangkai dengan pemberian remisi bagi narapidana. Proklamasi kemerdekaan 17 Agustus 1945 merupakan puncak pergerakan kemerdekaan bangsa Indonesia setelah berabad-abad mengalami pahit getir dalam himpitan belenggu kolonialisme.

Kemerdekaan yang diraih adalah jembatan untuk memakmurkan seluruh rakyat Indonesia, untuk menegakkan keadilan pada semua lapisan dan untuk meraih kemajuan bersama pada setiap sendi-sendi kehidupan bangsa. Maka semua anak-anak bangsa harus bekerja keras dengan penuh semangat dalam mengisi kemerdekaan.

Gelora semangat untuk mengisi kemerdekaan tentu harus menjadi milik segenap masyarakat termasuk warga binaan pemasyarakatan. Meskipun secara hukum mereka dirampas kemerdekaannya namun itu hanyalah kemerdekaan fisik semata karena sesungguhnya mereka tetap memiliki kemerdekaan untuk terus berkarya. 

Senafas dengan HUT RI, maka pemerintah memberikan apresiasi terhadap warga binaan yang telah mengikuti pembinaan dengan baik melalui remisi. Tolak ukur pemberian remisi tidak didasarkan latar belakang pelanggaran hukumnya tapi didasarkan perilaku selama menjalani pidana. Remisi merupakan alat untuk memodifikasi perilaku narapidana, tapi kalau tidak mempunyai perilaku baik maka hak remisi tidak akan diberikan. (Tim)
  BeritaTerkait
  • Idul Fitri, 504 Napi Rantauprapat Dapat Remisi

    4 tahun lalu

    Rantauprapat (Pelita Batak) :Sebanyak 504 orang penghuni Lembaga Permasyarakatan (Lapas) Kelas II Rantauprapat dapat pengurangan masa pidana (remisi) hari besar keagamaan, 4 orang diantaranya langsung

  • 544 Napi di Lapas Tanjung Gusta Medan Dibebaskan Saat HUTRI ke 72

    3 tahun lalu

    Medan(Pelita Batak): Sebanyak 28.475 narapidana yang mendekam di Lembaga Pemasyarakatan dan Rumah Tahanan Negara, Provinsi Sumatra Utara. Dari jumlah tersebut, sebanyak 11.797 warga binaan mendapat re

  • Sejumlah Warga Binaan Lapas Tanjung Gusta Dapat Remisi Kemerdekaan RI

    3 tahun lalu

    Medan (Pelita Batak) :Dalam rangka Hari Kemerdekaan ke72 Republik Indonesia, Sejumlah narapidana Lapas Tanjung Gusta yang memperoleh remisi umum.Hal itu disampaikan Kepala Kantor Wilayah Kementerian H

  • Menkum HAM Tambah Kapasitas Lapas 3.100 Orang di Sumut

    4 tahun lalu

    Lubukpakam (Pelita Batak) : Menteri Hukum dan HAM RI Yasonna H Laoly dan Gubernur Sumatera Utara (Gubsu) HT Erry Nuradi meresmikan Bangunan Permasyarakatan, Balai Harta Peninggalan serta Rumah da

  • Mahasiswa FH Unpri Kunjungi Lapas Wanita Kelas II A Medan

    3 tahun lalu

    Medan (Pelita Batak):Mahasiswa Fakultas Hukum (FH) Universitas Prima Indonesia (UNPRI) melakukan kunjungan ke lembaga pemasyarakatan (LAPAS) Wanita kelas II A Medan.Pada kunjungan itu, para mahasiswa

  •   komentar Pembaca
    Copyright © 2021 Pelita Batak Online. All Rights Reserved. Design by. heriweb