• Home
  • News
  • Jokowi : Jangan Hanya Tumbuhnya Waktu Kita Tanam Sekarang
KSP Makmur Mandiri
Senin, 22 Agustus 2016 12:56:00

Pembangunan Kebun Raya di Kawasan Danau Toba

Jokowi : Jangan Hanya Tumbuhnya Waktu Kita Tanam Sekarang

BAGIKAN:

Pelita Batak:

"Jangan hanya tumbuhnya waktu kita tanam sekarang. Besok tumbuh, minggu depan tumbuh, tahun depan tumbuh, tahun depannya lagi menjadi sebuah pohon-pohon yang besar," kata Presiden usai melakukan penanaman pohon di Pulau Samosir, Kabupaten Samosir, Minggu (21/8/2016).

Presiden Joko Widodo (Jokowi) berharap kawasan Danau Toba menjadi hijau kembali. Karena itu, ia minta agar pohon-pohon yang sudah ditanam dirawat, dipelihara, dan diawasi terus agar benar-benar tumbuh.

Penanaman pohon secara simbolik itu menandai penanaman satu juta pohon di wilayah seluas 150 hektar yang direncanakan untuk pembangunan kebun raya di kawasan Danau Toba.

Menurut Presiden Jokowi,  sampai dengan Desember tahun ini sudah disiapkan 1 juta pohon untuk ditanam di wilayah Danau Toba ini. Ia berharap 1 juta pohon itu benar-benar tumbuh.

“Jangan sampai hanya angkanya saja 1 juta tapi yang tumbuh hanya 100 biji. 1 juta dirawat, tumbuh 1 juta, bukan 100,” ujar Presiden mengingatkan.

Adapun untuk pemeliharaan, mengutip pernyataan Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan (LHK) Siti Nurbaya, Presiden Jokowi mengatakan  akan diberikan bantuan berupa pompa-pompa.

Presiden Jokowi berharap daerah 150 hektar di sekitar Samosir itu ke depan akan menjadi sebuah kebun raya di kawasan Toba ini.

“Ada buahnya, ada tanaman-tanaman pohon-pohonnya, saya kira campur-campur dan salah satunya nanti akan menjadi sebuah tempat penelitian yang baik bagi kita,” terang Presiden.

Mengakhiri sambutannya, Presiden kembali mengingatkan kembali agar pohon-pohon yang sudah ditanam itu supaya  dirawat, dipelihara, sehingga pohon-pohon itu bisa tumbuh.(TAp/Setkab)

  BeritaTerkait
  • Mentan Optimis Sumut Kembali Lima Besar Produksi Padi

    4 tahun lalu

    Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman mendorong Pemerintah Provinsi (Pemprov) Sumut untuk mengejar target produksi pertanian padi, jagung dan kedelai (Pajale) di tahun 2016. Dengan demikian, Sumut dapat kembali menempati urutan lima besar nasional sebagai

  • NKRI Sudah Final, Penyeragaman Tidak Relevan

    4 tahun lalu

    ~Oleh:  Dr Bernard Nainggolan, SH, MH, Ketua Pengurus Nasional Perkumpulan Senior GMKISEBAGAI warga negara, kita sangat konsern terhadap keutuhan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI) dan men

  • Menko Luhut B Pandjaitan: Proyek-proyek Kerjasama Indonesia Jepang Tunggu finalisasi

    4 tahun lalu

    Jakarta (Pelita Batak):Menko Kemaritiman, Luhut Pandjaitan menyampaikan beberapa kemajuan yang telah dicapai dalam kunjungannya ke Jepang beberapa waktu lalu. Pada media briefing di Kantor Kementerian Koordinator Kemaritiman, Jakarta, Jumat (23/12/2016),

  • Pimpinan PGI Bertemu dengan Presiden RI Bahas Intoleransi dan Berbagai Isu

    4 tahun lalu

    Jakarta(Pelita Batak): Presiden Jokowi didampingi Mensesneg, Pratikno, menerima pimpinan PGI yang terdiri dari Ketua Umum (Pdt Henriette Lebang), Sekretaris Umum (Pdt Gomar Gultom), dan Ketua (Pdt

  • Tengku Erry Video Conference dengan Presiden di Underpass Titi Kuning Soal Sertifikasi Tenaga Kerja

    3 tahun lalu

    Medan (Pelita Batak) :Presiden Joko Widodo (Jokowi) membuka acara percepatan sertifikasi tenaga kerja konstruksi secara  serentak di seluruh Indonesia tahun 2017 di Gelora Bung Karno, Senayan Jak

  •   komentar Pembaca
    Copyright © 2020 Pelita Batak Online. All Rights Reserved. Design by. heriweb