• Home
  • News
  • Hentikan Isu SARA Dalam Pilkada dan Pilgubsu 2018, Akhiri Gerakan Intoleran, dan Dukung Pemekaran Sumut
KSP Makmur Mandiri
Kamis, 28 Desember 2017 12:59:00

Refleksi Akhir Tahun DPD PIKI Sumut:

Hentikan Isu SARA Dalam Pilkada dan Pilgubsu 2018, Akhiri Gerakan Intoleran, dan Dukung Pemekaran Sumut

BAGIKAN:
ist|pelitabatak
Ketua DPD PIKI Sumut John Eron L.Gaol, SE didampingi oleh para pengurus lainnya seperti Ir. Masdin Girsang, M.Si, Lamsiang Sitompul SH, MH, Tonggo R Pardede, Binsar Simatupang, SE, MM, Gabarel Sinaga, SP, Drs. Juandi Sidabutar, M.Si foto bersama setelah s
Medan (Pelita Batak) :
Hentikan Isu SARA dalam kampanye pilkada dan pilgubsu 2017, semua bentuk gerakan intoleran (ekstrimis) harus diakhiri, dukung pemekaran Provinsi Sumatera Utara menjadi berbagai Provinsi seperti Provinsi Tapanuli, Kepulauan Nias, dan Sumatera Tenggara, dan saatnya pemerintah mengevaluasi keberadaan Badan Otorita Danau Toba (BODT) merupakan buah dari refleksi akhir tahun DPD Persatuan Intelegensia Kristen Indonesia Provinsi Sumatera Utara dalam diskusi Refleksi Akhir Tahun oleh para Pengusus DPD PIKI Sumut di Restoran Golden Yen, Medan, Rabu, (27/12/2017).

Hal itu dikatakan oleh Ketua DPD PIKI Sumut John Eron Lumban Gaol, SE, didampingi oleh Sekretaris DPD PIKI Sumut Jadi Pane, S.Pd dan beberapa pengurus lainnya. 

John Eron Lumbangaol, SE mengatakan sebagai organisasi kemasyarakatan dengan berbagai latar belakang kaum intelektual, DPD Persatuan Inteligensia Kristen Indonesia (PIKI) Provinsi Sumatera Utara memberikan berbagai pemikiran dalam bentuk sebuah pernyataan (statetmen) sebagai sebuah masukan, himbauan yang sifatnya edukatif dan damai dalam proses berbangsa dan bernegara dalam konteks Sumatera Utara sehingga arah kehidupan Sumatera Utara bisa lebih baik.

Sebagaimana dikatakan oleh John Eron lagi, ada beberapa pendapat yang mengemuka dari para pengurus DPD PIKI Sumut, seperti: Pertama, dalam bidang politik DPD PIKI sangat mengharapkan kesadaran semua elemen baik elite politik, pemerintah, media, LSM dan masyarakat untuk tidak menggunakan isu SARA dalam pilkada 2018 Pilgubsu 2018 di Sumut. Sumut adalah miniatur Indonesia, maka isu SARA harus diputus. Silahkan isi materi kampanye dan isu yang membangun masyarakat.

Kemudian masyarakat harus menolak segala bentuk "money politic", serta masyarakat harus menentukan pilihannya secara bertanggung jawab berdasarkan hati nuraninya. PIKI Sumut juga sangat mengharapkan gereja tidak terlibat politik praktis, tetapi gereja harus mendorong jemaatnya cerdas dan memilih calon pemimpinnya secara bertanggung jawab. Silahkan gereja dorong jemaat untuk berdoa memilih calon pemimpinnya dalam bimbingan Tuhan. Pemerintah juga ahrus tegas kepada penebar isu hoaks dan gerakan intoleran dalam bentuk penegakan hukum yang adil. 

Pada saat yang sama DPD PIKI Sumut juga mendorong kembali lahirnya Provinsi Tapanuli, Provinsi Kepulauan Nias, dan Provinsi Sumatera Tenggara, bahkan jika bisa dimungkinkan tambah lagi yang tentu tujuannya adalah percepatan pembangunan  yang bisa dinikmati langsung oleh masyarakat.

Kemudian PIKI mengharapkan agar pemerintah pusat melakukan evaluasi terhadap keberadaan Badan Otorita Danau Toba (BODT) yang mana kinerjanya lemah dan stagnan. Tujuan dari evaluasi BODT ini adalah agar BODT bisa lebih fokus, terarah, dan terukur kinerjanya dalam mengembangkan kawasan danau Toba yang diharapkan bisa memeprcepat pembangunan kawasan danau Toba jadi destinasi wisata kelas dunia dan juga memelihara kearifan lokal.

Kedua, dalam bidang lingkungan hidup, saatnya ekosistem danau Toba dibenhi oleh Pemrintah Provinsi, dan Kabupaten se-kwasan danau Toba. Segala bentuk pollutan harus dibersihkan dari danau Toba demi keberlangsungan danau Toba, termasuk keberadaan KJA yang jadi sumber pencemaran. Pemerintah Kabuten-se Kawasan danau Toba juga ahrus punya komitmen yang tinggi. Kemudian saatnya pemerintah melakukan evaluasi terhadap keberadaan sampah plastik yang bisa jadi sumber masalah kedepan.   

Ketiga, dalam bidang ekonomi PIKI Sumut sangat mengharapkan pemerintah bisa mengantisipasi dampak negatif dari ekonomi digital yang membuat banyak pasar menjadi mati. Artinya, pemerintah dalam hal ini harus melindungi para pedagang dari dampak negatif sistem online. Kemudian, iklim investasi kondusif harus diciptakan oleh Pemkab dengan cara mencegah pungutan liar, mempermudah perizinan, dan mengedukasi masyarakat secara ekonomi.

Kemudian percepatan pembangunan infrastruktur juga ahrus dilakukan oleh Pemrov dan Pemkab demi mendorong pertumbuhan ekonomi. APBD itu harus dikelola dengan transparan, terukur sehingga berdampak secara ekonomi bagi masyarakat. Keempat, dalam bidang pendidikan, pengangkatan kepala sekolah harus transparan karena ditangan kepala sekolahlah mutu pendidikan itu berada. Saat ini Pemprovsu sudah memegang kendali atas SMU sederajat, maka pengangkatan kepala sekolah hendaknya dilakukan atas dasar meryt system dengan pertimbangan mutu, dan integritas. 

DPD PIKI Sumut sangat mengharapkan di tahun politik 2018 ini kualitas berbangsa dan bernegara dalam konteks Sumut bisa lebih baik. Maka kerjasama antar semua "stakeholder" sangat diharapkan. "Kita harapkan kedepan pada tahun 2018 ini Sumut lebih baik, Sumut bebas korupsi, Sumut bebas SARA, Sumut bebas begal, dan nama baik Sumut di kancah dan konstelasi nasional serta global bisa lebih baik," tegas John Eron L. Gaol SE, dan Jadi Pane, S.Pd yang didampingi oleh para pengurus lainnya seperti Lamsiang Sitompul, SH, MH, Ir. Masdin E Girsang, M.Si, Tonggo R Pardede, Binsar Simatupang, SE, MM, Ir. Ronald Naibaho, M.Si, Herbin Hutabarat, Gabariel Sinaga, SP, Delphi Masdiana Ujung, SH, M.Si, Drs. Juandi Sidabutar, M.Si, Jonson Rajagukguk, S. Sos, SE, M.AP, dr. Horas Rajagukguk, SpB, FINACS serta para unsur penasehat seperti Drs. Gandi Tambunan, M.Si dan Dr. Edward Simanjuntak, M.Si.(TAp|*)
  BeritaTerkait
  • Taufan: Asahan Milik Gubernur Sumut

    4 tahun lalu

    Kisaran (Pelita Batak) : Bupati Asahan Taufan Gama Simatupang menegaskan bahwa Kabupaten Asahan milik Gubernur Sumatera Utara (Gubsu) H Tengku Erry Nuradi. Sebagaimana pasangan Gatot-Tengku Err

  • DKI Jakarta : Rumah Kita Bersama

    4 tahun lalu

    PILKADA serentak tahun 2017 telah terselenggara secara langsung, demokratis, aman, selamat, dan sukses. Penyelenggaraan tahun 2017 ini melanjutkan kesuksesan dan semakin melengkapi keberhasila

  • Effendi Simbolon Silaturahmi ke Kelompok Cipayung Plus Sumut

    3 tahun lalu

    Medan (Pelita Batak):Anggota Komisi I DPR RI, Effendi Muara Sakti Simbolon bersilaturahmi dengan para pimpinan kelompok Cipayung Plus Sumatera Utara (Sumut) di Medan, Kamis (31/8/2017).Effendi Simbolo

  • Ketika DJAROT "Menjual" Pengalaman dan Track Record

    3 tahun lalu

    Oleh: Antoni Antra PardosiStrategi memojokkan Djarot Saiful Hidayat sebagai "kandidat import"  pada Pemilihan Gubernur Sumatera Utara (Pilgubsu) 2018 belum kendor. Cap kurang menguasai teritorial

  • Jelang Pilgub Sumut, Pemko Siap Dukung KPUD Medan

    4 tahun lalu

    Medan (Pelita Batak) : Menyongsong Pemilihan Gubernur (Pilgub) Sumatera Utara sebagai rangkaian Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) serentak 2018 mendatang, Komisi Pemilihan Umum Daerah (KPUD) Kota

  •   komentar Pembaca
    Copyright © 2020 Pelita Batak Online. All Rights Reserved. Design by. heriweb