• Home
  • News
  • Ephorus HKBP Hadiri Peringatan Konferensi Asia Afrika (KAA) di Istana Negara RI
KSP Makmur Mandiri
Rabu, 19 April 2017 12:02:00

Bertemu Presiden Jokowi Kedua Kalinya

Ephorus HKBP Hadiri Peringatan Konferensi Asia Afrika (KAA) di Istana Negara RI

BAGIKAN:
antaranews.com
Peringatan Konferensi Asia Afrika (KAA) di Istana Negara RI
Jakarta(Pelita Batak):Ephorus HKBP Pdt. Dr. Darwin Lumbantobing hadir untuk kedua kalinya di Istana Kepresidenan Republik Indonesia, Selasa 18 April 2017.
 
Konferensi Asia Afrika (KAA) mengingatkan sejarah Dasasila Bandung, yang juga mengambil peran memasukkan prinsip-prinsip dalam piagam PBB. Ini terlahir ketika 62 tahun yang lalu dimana beberapa negara Asia dan Afrika sepakat dan berkomitmen untuk membuat kerja sama dalam tugas perdamaian dunia. 
 
Peringatan Dasasila Bandung yang lebih dikenal dengan Konfrensi Asia Afrika (KAA), peringatan inilah yang diadakan, Selasa kemarin 18 April 2017 di Istana Negara di Jakarta yang langsung dipimpin oleh Presiden Republik Indonesia. 
 
Presiden RI Joko Widodo pada acara peringatan Konfrensi Asia Afrika ini menekankan tentang kekayaan Indonesia dimana keberagaman yang ada di Indonesia baik agama, suku, bahasa, dan budaya menjadi sesuatu hal yang sangat berharga. Indonesia dengan kekayaan keberagaman tersebut menjadi pionir bahkan menjadi acuan di keberagaman di kalangan negara Asia – Afrika dan lainnya. 
 
Tampak dalam spanduk besar dengan keindahannya yang terpampang dalam ruangan peringatan konfrensi Asia Afrika ini bertuliskan Live and Let serta Unity in Diversity (Hidup dan biarkan hidup, bersatulah dalam keberagaman), menjadi slogan yang juga mampu mempersatukan pemahaman dalam persahabatan, hidup yang saling menghargai dan bersama-sama mencipta perdamaian. 
 
Sejarah membuktikan kalau perkataan itu diucapkan oleh Soekarno ketika pertemuan itu berlangsung dulunya pada 18 April 1955. Kehidupan yang bersahabat dalam keberagaman itu, menjadi harmoni perdamaian yang diharapkan banyak orang. 
 
Ephorus HKBP dalam beberapa kegiatan/acara penting HKBP menyampaikan  "kepelbagaian/keberagaman itu adalah karunia Tuhan, bahkan saya lahir tidak bisa memilih sebagai suku tertentu dan tidak bisa memilih di negara mana".
 
Ephorus HKBP Pdt. Dr. Darwin Lumbantobing diundang oleh Presiden RI Ir. Joko Widodo mengikuti Peringatan Konfrensi Asia Afrika ini. Dia sangat menghargai undangan dari bapak Presiden RI kepada HKBP.
 
Undangan yang ditujukan kepada Pucuk Pimpinan HKBP Ephorus HKBP, tentu ini salah bentuk komunikasi yang baik antara HKBP dengan Pemerintah. Mengingat pertemuan pertama yang berlangsung pada tanggal 26 Maret 2017 yang lalu di Istana Negara juga, Presiden RI bapak Ir. Joko Widodo mengucapkan terimakasih kepada Ephorus HKBP atas upaya HKBP yang berperan aktif menciptakan masyarakat yang damai. 
 
Demikian juga Jokowi menyampaikan harapannya untuk berkunjung ke Kantor Pusat HKBP di Pearaja – Tarutung. Hal yang menarik, menurut penjelasan Ephorus ketika dia bersalaman dengan Presiden Joko Widodo, bukan dirinya yang lebih dahulu bertanya tentang rencana kunjungan Presiden, tetapi justru Presidenlah yang lebih dahulu mengingat dan bertanya akan rencana kunjungannya ke Kantor Pusat HKBP. 
 
Menteri Sekretariat Negara secara terpisah menjelaskan rencana Kunjungan Presiden ke Kantor Pusat HKBP. Undangan kepada Ephorus untuk mengikuti Peringatan Konfrensi Asia Afrika ini juga bisa dikatakan juga merupakan tindak lanjut dari pertemuan pertama. 
 
Ephorus menjelaskan, "Sejak awal memang saya berharap Presiden hadir bukan untuk menghadiri perayaan besar HKBP, tetapi sangat diharapkan bapak Presiden datang berkunjung ke kantor Pusat HKBP di Pearaja – Tarutung. Sepanjang sejarah HKBP, Presiden Republik Indonesia sudah pernah hadir dalam acara yang diadakan HKBP seperti bapak Soeharto dan ibu Megawati, namun kalau berkunjung khusus ke Kantor Pusat HKBP untuk bertemu, bertatap muka, dan berdialog dengan kita bersama jemaat maupun tokoh-tokoh, itu belum pernah".
 
Peringatan Konfrensi Asia Afrika ini tentu menjadi momen penting mengingat apa yang terjadi dalam kehidupan berbangsa belakangan ini, ada beberapa realita yang terjadi justru mempersoalkan perberdaan dan tidak menerima perbedaan di sekitarnya. Menurut Ephorus dalam satu acara seminar yang diadakan HKBP di waktu dan tempat yang berbeda, "Kepelbagaian bukan hal yang bahaya dalam kehidupan berbangsa tetapi justru menjadi potensi untuk membanguan bersama bangsa Indonesia ini".
 
Dalam acara tersebut, turut hadir para tokoh-tokoh dan pimpinan agama-agama, dan yang mewakili Umat Beragama Kristen ada dua tokoh yaitu Ketua PGI dan Ephorus HKBP.(R2/ril) 
  BeritaTerkait
  • Teologi dan Bahasa Figuratif: "Pendeta Representasi Figur Kristus"? (Bagian Terakhir)

    3 tahun lalu

    Oleh: Pdt. Dr.  J.R. Hutauruk3. Refleksi: OrdinasiSeperti apa sosok atau figur  'pendeta' yang  disebut-sebut sebagai 'representasi figur Kristus'?, mari kita coba m

  • Jokowi dan HKBP

    3 tahun lalu

    HARAPAN Jokowi agar HKBP menyuarakan semangat pluralisme di negara ini harus kita respon karena memang sudah menjadi tanggung jawab semua elemen bangsa untuk mendorong kebhinnekaan sebagai anugerah

  • Peran Politik Warga dan Pelayan HKBP Tinjauan Perspektif Alkitabiah (3-Selesai)

    tahun lalu

    Oleh Pdt Dr. Robinson Butarbutar, Ketua Rapat Pendeta HKBP4. Masa Kerajaan (Saul hingga Yoyakhin).a. Seruan pertobatan para nabi sebelum pembuangan dan membisunya umatPara nabi dipanggil oleh Tuhan un

  • Ephorus dan Walikota Banda Aceh Resmikan Monumen Korban Tsunami Aceh

    12 bulan lalu

    Aceh (Pelita Batak):Mengenang jemaat HKBP Banda Aceh yang menjadi korban bencana alam gempa bumi dan tsunami tahun 2004 lalu, HKBP Banda Aceh membangun monumen peringatan korban tsunami Acehyangdiresm

  • Dr SAE Nababan Dianugerahi Medali 'Mesrop Mashtots' oleh Gereja Katolik Armenia di Cicilia

    5 bulan lalu

    Armenia (Pelita Batak):Pelopor gerakan ekumenis di Asia Dr Soritua Albert Ernest Nababan baru saja dianugerahi medali St Mesrop Mashtots His Holiness Aram I di Gereja Armenia Catholicos of Cilicia.Di

  •   komentar Pembaca
    Copyright © 2020 Pelita Batak Online. All Rights Reserved. Design by. heriweb