KSP Makmur Mandiri
Minggu, 11 April 2021 13:56:00

PARHOBAS di Sumba Timur

Oleh: Bachtiar Sitanggang
BAGIKAN:
Ist|pelitabatak
MERINDING membaca berita dan foto tentang Merlyati Simanjuntak, istri Bupati Sumba Timur, Nusa Tenggara Timur (NTT), Drs. Khristofel A Praing MSi, yang dengan sepenuh hati menerjang banjir, tanah longsor serta lumpur pekat menjunjung barang di kepala dan mendekap di tangan kanan.

Nuraninya bicara dan naluri ke-ibu-annya tergerak sehingga dia menghimpun tenaga, dan bantuan dari sekitarnya dalam waktu singkat untuk diantarkannya ke warga yang terkena bencana yang meluluh-lantakkan segi-segi kehidupan di daerahnya.
Tidak banyak yang dapat diketahui tentang siapa dan bagaimana sebenarnya kepribadian  Merlyati Praing Simanjuntak ini, yang dapat dipetik dia pernah  mengenyam pendidikan di Sekolah Pamong Praja dan aktif sebagai Resimen Mahasiswa. Pasti nurani dan naluri ‘wajib menolong sesama” itu mungkin juga diserap dari Sekolah Minggu dan Pramuka. 

Di era milenial ini apa yang dilakukan Merlyati, sungguh sangat spektakuler. Apa yang dilakukan adalah sepenuh hati, dia menjunjung barang dalam kotak dan mendekap yang lain di tangan kanan, dia tidak pakai baju identitas kelompok atau partai, tetapi dia adalah dirinya sendiri, berbuat sebagai PARHOBAS, sebagai petugas yang melaksanakan kewajibannya  setulus hati tanpa pamrih apalagi imbalan.

Ketika saya anak-anak/remaja ada syair lagu “Molo naeng ho hasea ingot ma poda ni Omputa asa tanda boru ni raja...., ” membaca dan melihat foto Merlyati, saya mengenang lagu itu walaupun hanya yang sepenggal itu saya tahu dan ingat. Tidak perlu dibandingkan dengan orang lain, sebab takut ada yang bilang, ya istri bupati lain tidak melakukan itu karena tidak ada bencana di daerahnya. Benar juga, siapa tahu ada yang lebih berbuat lebih dari itu. Tetapi yang jelas  Merlyaty menunjukkan siapa dirinya dan tentunya juga orangtuanya yang memberikan pendidikan “kasih agave” kepadanya.

Dengan  lengkap Kompas.com memberitakan, saya kutip sebagian: “ Badai Siklon Tropis Seroja, tanah longsor, dan banjir bandang, menerjang sejumlah daerah di Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT) sejak 4 April 2021. Salah satu wilayah yang terdampak bencana alam tersebut adalah Kabupaten Sumba Timur, Pulau Sumba, NTT. ... ribuan warga yang mengungsi di kabupaten yang terletak di ujung timur Pulau Sumba itu. Kamis (8/4/2021), 7.212 jiwa mengungsi, 1.919 kepala keluarga terdampak, dan 250 rumah rusak berat.

Ketua Tim Penggerak Pemberdayaan Kesejahteraan Keluarga (TP PKK) sekaligus istri Bupati Sumba Timur, Merliaty Praing Simanjuntak mengisahkan perjuangannya di tengah musibah tersebut. Ia dan sejumlah relawan muda menerobos lumpur setinggi paha orang dewasa sejauh kurang lebih satu kilometer. Memikul barang bantuan darurat untuk warga penyintas bencana di Desa Kiritana, Kecamatan Kambera, Sumba Timur, Selasa (6/4/2021) sore. Bantuan darurat tersebut antara lain, pakaian, nasi bungkus, mi instan, bubur bayi, dan susu bayi. Selain itu, ada popok bayi, karpet, sabun mandi, dan pasta gigi. "Jadi, begitu keadaan seperti itu sih yang terlintas di kepala, apa yang bisa kita lakukan, ya kita lakukan," kata Merliaty kepada Kompas.com, Kamis (8/4/2021) malam. "Yang kami khawatirkan begini, tidak ada korban nyawa karena bencana, tapi justru (ada korban jiwa) karena tidak terjangkau bantuan (darurat berupa makanan)," ujar Merliaty menambahkan.

Merliaty dan rombongan awalnya ia berangkat dengan mobil dari Waingapu, ibu kota Sumba Timur. Ternyata bukan air, lumpur. Merliaty dan para relawan berjalan kaki sampai di tempat yang longsor, (lumpurnya) dalam sampai paha. Nah, itu yang paling berbahaya di situ. Karena jalannya sisa sedikit saja yang nempel di bukit itu," ujarnya.

Ia dan relawan tidak bisa sampai di lokasi terdampak banjir bandang. Mereka hanya sampai di pinggir Sungai Kiritana yang sedang banjir. Sementara lokasi bencana terletak di seberang sungai tersebut. Bantuan yang dibawakan itu dijemput oleh sejumlah warga dari lokasi bencana memiliki kemampuan khusus untuk melewati sungai yang sedang banjir.
Tanpa pupur dan bedak, lipstik dan bulumata palsu, sepatu dan tas, Merliaty Simanjuntak bertindak hanya dengan baju apa adanya dengan jeans menerjang banjir dan lumpur. Mari kita orang-orang tua mendidik anak-anak menjadi Merliaty di masa depan. Selamat kepada orang tua, ayah dan ibu yang membesarkan Merliaty Simanjuntak, istri Bupati Sumba Timur, NTT, Drs. Khristofel A. Praing MSi. Semoga kondisi masyarakat Sumba Timur khususnya dan NTT umumnya cepat teratasi dengan pertolongan Tuhan Yang Maha Kuasa.***
(Penulis adalah wartawan senior dan advokat berdomisili di Jakarta)
  BeritaTerkait
  • Potensi Gelombang Tinggi Terjadi Hingga Jumat, BMKG Minta Warga Waspada

    2 tahun lalu

    Jakarta (Pelita Batak):Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika ( BMKG) menginformasikan adanya potensi gelombang tinggi pada Selasa (11/6) hingga Jumat (14/6) di sejumlah wilayah perairan Indone

  • Rekson Silaban Isi Seri Diskusi Pendidikan Kader Holistik di Waingapu, Sumba Timur

    2 tahun lalu

    Waingapu, Sumba Timur (Pelita Batak): Dewan Pengawas BPJS Ketenagakerjaan Rekson Silaban mengisi acara "Seri Diskusi Pendidikan Kader Holistik" di Waingapu, Sumba Timur, Kamis (7/11).Dia membahas "Tan

  • Wakil Bupati Sumba Timur Umbu Lili Pekuwali: Dampak Negatif Pilkada Bukan Alasan untuk Menghapusnya

    2 tahun lalu

    Waingapu, Sumba Timur (Pelita Batak): Wakil Bupati Sumba Timur Umbu Lili Pekuwali ST MT mengakui ada beberapa dampak negatif dari penyelenggaraan pilkada. Namun tak bisa dinafikan, ada banyak dampak p

  • Bersama Kelompok Tani Hutan "Bersama", TPL Lakukan Penanaman Kemenyan

    tahun lalu

    Parlilitan (Pelita Batak):PT.Toba Pulb Lestari  dengan kelompok tani hutan "BERSAMA" Desa Sionom Hudon Kecamatan Parlilitan Kabupaten Humbang Hasundutan lakukan penanaman Kemenyan di wilayah Parl

  • Presiden Jokowi Akan Tinjau Lumbung Pangan dan Resmikan Bendungan Napun Gete di NTT

    3 bulan lalu

    Jakarta (Pelita Batak):Presiden Joko Widodo pada Selasa pagi, 23 Februari 2021, bertolak menuju Provinsi Nusa Tenggara Timur dalam rangka kunjungan kerja.Kepala Negara bersama rombongan terbatas lepas

  •   komentar Pembaca
    Copyright © 2021 Pelita Batak Online. All Rights Reserved. Design by. heriweb